Cerita Dewasa

Threesome Dengan 2 Pembantu

Hai nama saya Margo, Saya mengucapkan terima kasih yang mereply dan membaca kisah sex saya. dengan ini sesuai janji saya, saya akan menceritakan kisah sex saya dengan Mawar, pembantu baby sitter paman saya yang ada di Ibukota.

Mawar ini mukanya cantik sekali, rupanya menurut saya telah mengalahkan pembantu saya, Renni. Tetapi, kalau masalah badan, Renni tetap nomor satu. Sejak saya memerawani Renni, dia menjadi lebih care dengan dirinya seperti mencukur bulu kakinya, memakai body lotion, menggunakan cutex, meminum jamu perapet vagina biar liangnya tetap memuaskan aku, menggunakan bedak untuk vaginanya, pintar berdandan, bahkan yang tadinya risih dengan payudaranya sekarang dia merasa bangga dengan payudaranya, sekarang dia menggunakan gel untuk mengencangkan dan membesarkan payudaranya serta menggunakan penyangga dada agar pertumbuhan dadanya terarah dan biar tambah kenyal.

Rupanya cara ini terbukti, Dari Cupnya B,sudah berubah menjadi C, sehingga ukuran Branya sekarang 36C, serta tambah kenyal (sangat-sangat kenyal) sekali bila saya meremasnya, dan apabila melewati jalan berbatu atau polisi tidur,para pria tidak lagi melihatnya karena payudaranya terlihat seperti batu tidak bergoyang karena menggunakan penyangga payudara dan sikapnya berubah, dari yang Ndeso, sekarang ia percaya diri. Dia juga tidak menggunakan Bra lagi karena saya larang dan seluruh CDnya saya suruh buang dan saya belikan G string. Dia sudah mempunyai keahlian tarian erotis yang ia pelajari dari Video porno yang saya sering pinjam dari teman saya. wah, sangat membanggakan. tetapi dia tetap santun dengan kedua orang tuaku serta tetap sayang dengan adikku. kalau ada orang tuaku, dia selalu menggunakan baju yang tebal agar tidak ketahuan tidak menggunakan bra dan apabila kedua ortuku pergi dalam waktu yang lama, dia menggunakan pakaian seksi yang aku belikan (lebih cocoknya colongan) pakaian ketat, tipis, belahan dadanya kelihatan minim-minim seperti tanktop, rok mini atau lainnya. serta biasanya saya diberi tarian erotis olehnya serta Ngesex seengganya.

Tidak hanya Renni berubah, sayapun begitu, kehidupan saya menjadi teratur dan teroganisir. saya rajin menggunakan senam kegel agar bisa tahan lama. sekarang kita fokus lagi ke Mawar, dia adalah orang sunda, terlihat dari logatnya apabila dia berbicara. dia sudah kerja di rumah paman saya 1 tahun. usianya 17 tahun. usia muda dan tentunya nikmat untuk ditiduri juga. tingginya lebih tinggi sedikit dibandingkan Renni. payudaranya juga proporsional dengan tubuhnya dan dia sangat cantik, cuma kulitnya dia lebih gelap dari pada Renni. ya kulitnya indonesian banget lah. mukanya sayu dan bibir yang pink tanpa lipstik dan selalu basah karena suka digigit olehnya. kalau saya melihat dia sedang gigit bibirnya membuat saya jadi berfantasi mencium bibirnya atau di anal olehnya ohhhh. tapi jujur, pantat Mawar lebih bulat dan besar dibandingkan Renni.

Baca Juga: ROK KETAT NENG RISKA

Saya baru mengenalnya ketika pamanku beserta istrinya datang jauh-jauh kerumahku hanya untuk silaturahmi dengan seorang gadis berseragam putih yang sedang menggendong anak dari paman saya. Paman saya adalah orang arab yang punya usaha restoran di jakarta, paman saya ini punya bujet tinggi. tetapi dia alim dan rendah diri. sebut saja namanya pak Asep. ketika saya melihat dirinya, dia langsung menundukan kepalanya dan langsung bermain dengan bayi itu dan menginap selama 3 hari.

Saya punya feeling bahwa gadis ini pemalu berat. rupanya feeling saya ini benar, ketika saya berusaha mendekati dirinya, dia langsung menjauh dan ketika saya bertanya namanya. dia mengucap dengan kata yang sangat simpel Mawar dengan lirih dan langsung menjauhiku. Apa dia takut dengan saya?. kemudian saya menugasi Renni untuk menginterogasi dia. Tapi kalau Renni,dia bicara dengan lancar. tentunya Renni memberikan pertanyaan terselubung untuk mengetahuinya. Rupanya dia memang malu ke saya. selama di rumah saya, dia tidur bersama Renni di kamar pembantu dan saya nguping di balik pintu yang ditutup oleh Renni.

Mawar, kok kamu tadi diajak bicara sama mas Margo kok takut sih?, mas Margo nggak gigit kok
hihihi, kamu bisa aja deh
trus kenapa toh?
saya malu sama mas Margo
kok malu sama mas Margo?
nggak tau, kalo saya dekat dengannya,saya jadi ndredeg (nervous) nggak tau kenapa
Ooo gitu to, kamu naksir sama mas Margo ya?
enggak sih, lagipula dia apa mau sama gadis desa kayak saya ini
Eee jangan gitu dong
ni, kamu kan udah lama tinggal disini kan?
iya, kira kira udah 3 tahunan lah
berarti kamu tau sifatnya mas Margo dong
iya, emang kenapa?
mas Margo tuh sifatnya gimana?
baik hati, tidak sombong, wah pokoknya teratur deh, eh tapi kok kita bicarain mas Margo sih?, kamu naksir ya
nggak, nggak sama sekali
yang benerrr?
iyahaah(menguap) aku ngantuk ,aku bobo duluan ya, kamu nggak bobo?
nggak, nanti aja. aku mau ngasih minum ke majikanmu. met bobo ya

Kemudian saya lari kedapur dan Renni tentunya juga ke dapur karena saya suruh juga kedapur. kemudian saya suruh dia berbalik badan dan saya peluk dia dari belakang sambil kedua tangan saya meremas payudaranya. spontan penis saya naik dan saya gesekan kepantatnya. gimana tadi interogasinya say?
oh iya mas rupanya.
iya tadi aku nguping
tadi mas nguping to sshhh? katanya sambil mendesah
iya, makasih ya kamu muji saya,saya berkata sambil bibir saya mengecup lehernya.
ah, saya kan cuma berkata apa ada nya sshhh geli mas katanya sambil mendesah
tapi kamukan ngasih positif ke Mawar
tapi kan memang begitu ahhh
kamu juga pinter Renni, kamu itu cantik, seksi ,montok terus bikin mas puas lagi.

Tangan kananku yang berpindah dari payudarnya menggerayap di balik celananya yang sudah basah dan bibir saya dari leher ke kuping
ah mas juga pintar puasin Renni geli mass
Renni, kalau kamu bicara sama Mawar, kamu laporan ke saya ya, tapi kalau cuma tentang masalah perbantuan nggak usah lapor
iya mas, emang kenapa sih mas nyari informasi tentang Mawar sih?
mas tertarik aja sama Mawar
mas juga mau tidurin Mawar ya?, wajahnya penuh cemburu
kok kamu tahu sih kataku sambil meraba vaginanya kemudian wajahnya yang mendesah itu berubah menjadi cemberut
mas, aku nggak rela kalo mas tidur sama Mawar, emang mas udah bosan sama Renni ya?
nggak, mas nggak pernah bosan sama Renni, kamu itukan cantik, seksi, liat deh susu kamu, mas lebih demen susu kamu yang besar dan montok. liat Mawar, susunya kan nggak kayak kamu punya, trus kan kamu punya tarian maut tapi liat Mawar, mungkin goyang ngebor aja nggak bisa.

terus kenapa?
mas cuma pengin sesuatu yang baru, biar mas punya semangat baru aja, nanti kalo mas tidur sama Mawar, kamu tetep mas kasih kok, namanya threesome
janji ya mas
mas janji deh
omong-omong trisam itu apa mas?
three some itu kita main sex 3 orang, bisa 1 laki-laki dengan 2 orang
tapi mas kan cuma punya satu burung, trus satunya lagi ngapain dong?
ya gantian dong Renniku sayang
kemudian saya mengeluarkan HP dari kantong saya menggunakan tangan kiri saya dan saya cari film porno dalam HP saya, sejak memori hp saya di upgrade 2GB, bertambah pula film porno saya sehingga rada kesulitan mencari film three some,tapi akhirnya ketemu juga dan langsung saya putarkan, ketika saya putar saya terdengar suara teriakan. kemudian saya panik dan langsung mengecilkan volume, untung semua sudah tidur, kalo ketahuan, Renni bisa dipecat dan saya bisa dimarahi ortu saya.

kayak begini lo Renni
kemudian dia melihat video tersebut. kelihatanya dia serius sekali melihat film yang saya berikan. film itu berdurasi 1.5 menit, karena sudah tidak ada lagi pembicaraan, saya lebih keras meremas payudaranya dan memijit clitnya
mas, aku nggak bisa jilat memek kaya di film itu lo mas aduh ngilu mas(saking kerasnya saya meremas payudaranya)
kemudian saya ruangi tekanan meremas payudaranya
makanya kamu harus belajar, biar bisa kayak di film itu
tapi mas, saya kan nggak lesbi
nggak, mas nggak nyuruh kamu jadi lesbi, tapi kamu harus tau gimana cara mas Margo muasin kamu, dan kamu harus praktekan ke Mawar, lagipula mas nggak suka cewek lesbi.

Oooo gitu toh, mas, aku udah mau keluar nih argghh
ya udah, keluarin aja
kemudian cairan kental itu akhirnya keluar juga akhirnya. kemudian tanganku yang sudah dipenuhi maninya saya cuci di di wastafel
mas, makasih ya sudah nyenengin Renni
mas juga seneng kok
mas, pak Asep sudah tidur belum?
sudah, eh kamu Renni, aku masih ngaceng nih, kamu tolong kocokin sama ngemut burung saya ini
iya mas
kemudian saya duduk dikursi di ruang makan. kemudian Renni mulai mengocok alat kejantanan saya. aduhh sungguh enaknya hidup punya pembantu kayak dia ini nggak nyesel dulu ibu saya membawanya dari desa dengan susah payah melewati jalan tidak beraspal, berbatu, penuh tanjakan ke pegunungan, bahkan sampai masuk ke sawah karena jalanya curam. kocokan mautnya memberi sensasi luar biasa. desahan-desahan lirih saya keluar begitu saja. mungkin sudah ratusan kata ahhh, ohhh , yess saya lontarkan. itu baru kocokannya apalagi emutannya. serasa saya tidak perlu jauh-jauh ke surga untuk mencari bidadari karena bidadari itu sedang jongkok dihadapan saya sambil menjilat dan mengemut penis saya.

ahh Renni kamu ahh pintar sekali ahh yess ohh desahanku berulang ulang sedot lebih keras lagi dan tangan kecilnya memainkan burungku. emutan saktinya memang sungguh enak. giginya tidak pernah mengenai burungku karena dia adalah pengemut profesional. two thumbs up deh. kemudian beberapa menit kemudian akhirnya mani saya keluar dan Renni langsung menelan maniku saking nikmatnya. kemudian saya langsung menaikan celanaku dan saya cium mulutnya itu.
Renni, saya bisa minta tolong nggak?
apa sih yang nggak saya lakukan mas?
saya minta tolong kamu diam-diam bawa tasnya si Mawar
saya usahain deh.

Kemudian sekitar lima menitan saya menunggu, kemudian Renni kembali dengan membawa tas merah jinjing. kemudian kami berdua melihat isi tas Mawar. isinya softex, 3 bh CD, 2 bh dan 1 celana jeans dan 1 T-shirt lengan pendek. berarti dia benar-benar menyiapkan dengan benar. kemudian saya berpikir menghilangkan 1 buah bhnya dan 1 CD supaya dia tidak memakai bh dan CD di hari ke 2 & 3 agar mengerti bentuk payudaranya. kemudian saya mengambil BH putih berendanya dan saya suruh Renni untuk kemudian kembali dan bh yang wangi tersebut saya sembunyikan di bawah springbed tempat tidurku dan langsung tidur.

kemudian paginya benar. Pada pagi hari setelah mandi saya mau memakai baju putih abu-abu saya untuk mempersiapkan sekolah. kemudian setelah mengancing baju ada ketukan pintu. kemudian saya suruh masuk dan kemudian Renni dengan pakaian baju ungu longgar dengan celana pendek datang masuk ke kamarku.
mas Margo sesuai dengan perintahnya tadi malem saya mau ngelapor
mau ngelapor apaan
tadi sesudah Mawar mandi terus pas mau pake baju pas buka tas dia ngomong ke saya katanya bhnya sama CD ilang satu
terus dia ngomong apa
ni, kok perasaan kutangku ama CD kok ada yang ilang ya?
trus kamu bilang apa
trus saya bilang mungkin ketinggalan di tas tapi dia malah ngeyel udah ngecek sebelum berangkat
terus?
eh dia malah nuduh aku nyolong bhnya.

trus saya marah sambil nunjukin susu saya sambil bilang enak aja kalo ngomong, ngomong tuh ati-ati ya saya tuh gak pake bh dan CD kamu!, lagipula bh kecilmu dan CD kumalmu itu apa muat di susuku dan pinggangku. nih liat nih trus Mawar minta maaf ke saya dan saya maafin melihat dia yang terbawa emosi menyeritakan sampe memamerkan kan susunya otomatis membuat penis saya naik lagi. kemudian dia minta maaf karena terbawa emosi sehingga memamerkan payudaranya dan CDnya. kemudian saya melihat ke jam dinding
wah, rupanya masih ada waktu lebar nih. kemudian saya langsung melepas handuk saya.

Renni, Renni.. kamu ini bikin saya panas lagi,padahal kamu itu udah ngemut penis saya tadi malam. kamu bikin saya kesal
maaf mas, saya lupa
saya maafin kamu tapi.., kamu tahu kan?
iya mas
kemudian dia mendekat padaku
Renni, sudah lama saya nggak rasain pantat kamu. mungkin perih tapi dengan ini saya maafin kamu
mas, kenapa nggak lewat depan aja?
udah kamu nurut aja, kamu mau dimaafin gak?
i..iya mas katanya sedikit takut
makanya kamu nurut aja, saya kan nggak pernah bikin kamu kecewa, masa enak mulu, tapi sekali ini aja rasain sakit sebentar nggak mau sih!
iya mas, saya nurut saja.

kemudian dia dalam kondisi pasrah dia menuju ke tempat tidur dan telungkup. kemudian saya berdiri diatasnya dan saya berkata,bikin dirimu seenak mungkin, cuma 15 menit kok, tahan sakitnya
iya mas, yang penting mas senang
kemudian saya mulai memasukan penis saya pertama dan kemudian berulang ulang. semakin lama semakin cepat, ah,ah,ah,ah desahanku ketika menyoblos pantat besarnya itu. kedua tangan saya memukul-mukul pantatnya tas tos tas tos bunyi tanganku memukul pantatnya yang sudah memerah itu. dan saya mendengar suara rintihan kesakitan auw-auw mas aw pelan mas suaranya lirih. tetapi suara itu malah membuatku semakin bersemangat dan beberapa menit kemudian akhirnya saya mengeluarkan mani di pantat semoknya itu.

sudah Renni, aku sudah keluar sekarang berbaliklah
kemudian dia berbalik. saya melihat mukanya hidungnya merah dan melihat matanya berlinangan. kemudian saya mencium kedua matanya
sudah Renni, jangan nangis lagi, sayakan jarang menikmati yang kayak begini, saya tidak rela melakukan kayak begini setiap hari. karena saya sayang kamu. saya mungkin cuma melakukan ini 1-2 kali setahun karena saya tidak suka menyiksa kamu. udah jangan nangis lagi
iya mas saya ngerti kok. Lagipula ini saya salah mas kenapa menyiksa mas dengan memamerkan tetek dan CD saya
udah-udah, sekarang kamu jilat penis saya biar bersih
iya mas.

kemudian senyumnya mengembang lagi kemudian dia mulai membersihkan penis saya yang mengkerut itu sampai bersih. kemudian saya menggunakan CD dan celana saya. pada saat saya keluar rumah dan naik angkot saya merasa bersalah dan saya berpikir nanti juga penisku turun sendiri, nggak usah nyiksa Renni, ah mungkin kelewat nafsu aja kali
kemudian saya sekolah seperti biasa. dan biasanya perempuan di sekolahku ingin menarik perhatianku. tetapi saya tidak tertarik. sejak saya biasa ngentot dengan pembantuku Renni, sifat saya menggoda wanita berubah menjadi cuek, mungkin, karena jarang digoda lagi, dia malah jadi caper. ada yang ngedip mata, memberi senyuman. saya cuekin semua, tapi malah ada sebagian wanita anggap kecuekan saya itu keren. malah digila-gilai saya. setelah itu saya pulang. rupanya paman beserta keluarga termasuk Mawar ke pariwisata terkenal di tempatku dan kebetulan saya les di bimbel terkemuka sampai magrib.kemudian setelah itu saya langsung pulang. rupanya mereka sudah pulang semuanya. Mawar yang sudah mandi pada waktu itu kelihatan dia menggunakan T-shirt lengan pendek ketat dan rok terusan. tapi saya bingung. kok dia masih menggunakan BH dan CD?.

kemudian saya menemui Renni.Renni, kok si Mawar masih pake BH dan CD sih, kamu pinjemin ya
nggak kok mas, mungkin dia pake BH dan CD bekas
kalo gitu, Renni, kamu bikin dia melepaskan BH dan CD-nya, caranya gini, bilang aja kalo pake CD dan BH bekas bikin susumu nanti jamuran terus gatel-gatel dan nanti memek kamu gatel-gatel nanti jamuran susah diilangin
iya mas
kemudian saya nguping lagi ucapan mereka
Mawar, kamu pake CD ama BH bekas ya?
kok kamu tahu saya takut Renni tidak bisa membalasnya, tapi rupanya di pintar juga
kan tadi pagi kamu ngomong sendiri ke saya, eh nanti jamuran lo
ah, yang bener kalo ngomong
iya betulan, temanku aja yang pake CD dan BH bekas terus susunya ada panunya sampe digaruk berdarah terus memeknya juga kalo kencing perih rasanya
yang bener
iya bener, kalo nggak percaya, besok palingan kamu juga ngrasain nasibnya sama dengan temanku
iya deh aku copot.

kemudian Mawar mencopot bajunya terlebih dahulu dan baru kedua pakaian dalamnya. sayangnya saya tidak memasang one way mirror seperti dikamar mandinya. kenapa tidak mengintip dari kamar mandi?, karena waktunya tidak pas. selalu telat. kemudian setelah itu kelihatannya dia mau keluar kasih susu anaknya pak Asep.kemudian saya menyuruh Renni untuk akrab dengannya sampai besok karena waktu-waktunya kemarin sangat padat dan saya juga lupa mengingat ini.saya menyuruh ini agar Mawar percaya dengan Renni. kalau sudah ada kepercayaan maka membuat mudah untuk tidur dengannya. dan akhirnya kepercayaan itu tumbuh antara mereka karena mereka sudah mengobrol yang mendalam (seperti pacar). kemudian saya memanggil Renni untuk melanjutkan rencana saya yang kedua.

Renni, sekarang kamu kasih minum,ini obat tidurnya biar bisa saya jamah karena pakaian dalamnya copot. jadi nanti tinggal saya buka roknya dan angkat bajunya. kemarin saya ingin melakukan tapi Mawar ini tidurnya lasak(suka bergerak). saya takut nanti ketahuan rencana saya. kemudian ketika membuat minuman, anaknya pak Asep menangis keras. kemudian Mawar yang ada di kamar pembantu langsung lari ke ruang keluarga. Anak itu menangis terus, dicek, popoknya tidak basah, kemudian Mawar ke dapur. Dia melihat kami dengan wajah bingung. mungkin karena tidak berani nanya saking malunya, dia langsung menggotong termos, botol susu dan toples susu bayi. kemudian saya melihat dia membuat susu di dekat keranjang bayi, kemudian dia memberikan susu itu tapi bayinya tidak mau. kemudian pak Asep dan bu asep datang. mereka juga panik melihat bayinya menangis terus. kemudian ortu saya beserta Mawar pergi ke dokter anak. kemudian setelah sepulang dari dokter anak, diketahui lagi sakit, oleh karena itu mereka bertiga, pak dan bu asep serta Mawar mereka lembur. kalau begini, saya ga bisa threesome yah gagal total, saya tidak berhasil menidurinya. Tapi, rupanya segala kekecewaan tersebut terganti pada esok harinya yang tidak kuduga.

Seusai pulang sekolah, dimana pak Asep rupanya meninggalkan undangan ultah yang akan dirayakan satu minggu lagi. kemudian saya lihat ke kalendar. wah rupanya hari sabtu, tanggal merah lagi, rupanya ada hari besar nasional. kemudian saya bersorak gembira. Kemudian ketika ortu datang, mereka membaca undangan tersebut. dan saya yakin pasti aku juga diajak.
Di, kamu mau ikut nggak ke rumah paman asep?mau,itu langsung keluar di mulutku dengan cepat dan saya beritahu Renni, rupanya dia juga senang. Sebelum kami sekeluarga berangkat. Saya dan Renni mengatur strategi menjebak Mawar. dan akhirnya setelah sepulang sekolah kami sekeluarga termasuk Renni pergi menggunakan mobil. mobil yang kami gunakan adalah mobil MPV yang sanggup memuat 7 orang. ortu kami duduk di depan, saya dan adik saya duduk di tengah dan Renni duduk dibelakang. baru beberapa kilo, adik saya langsung pelor dan dia tidur memanjang dan akhirnya saya migrasi ke belakang. pada saat dibelakang, tangan-tangan jail saya merayap ke badannya. alunan radio mampu menyamarkan desahan, desahan kecil Renni, tapi saking konsentrasi ortu saya nyetir, mereka tidak tahu apa yang saya lakukan. saya menyuruh Renni sejak awal untuk menggunakan rok selutut dan tidak menggunakan CD agar mudah merabanya dan menutupnya ketika kami berhenti di pom bensin. apabila tidak mendengarkan radio maka tidur, apa bila tidak tidur, maka tangan jail saya merayap lagi. saya suka mengelus pahanya yang mulus itu dan usil memasukan jari saya ke memeknya.terhitung Renni sudah 8 kali mengalami orgasme karena saya raba vaginanya selama 12 jam perjalanan. dan setelah menunggu sekitar 12 jam, akhirnya kami sampai ke rumahnya.rumahnya besar sekali. bisa 300m2 rumahnya. sangat berbeda dengan rumah saya. rumah ini sudah berastitekstur modern. terhitung 3 mobil mewah berjajar di rumahnya.

Ketika kami sudah berada di depan rumahnya. Mawar, gadis itu mendorong pagar tersebut. senyum saya mengambang melihat gadis itu. kemudian kami disambut oleh pak dan bu asep. kemudian saya mulai menjalankan propaganda saya. Karena Renni dan Mawar sudah akrab, maka menjalankan propaganda yang saya lakukan. setelah malam hari, saya mulai menyuruh Renni menjalankan propaganda tersebut. saya menyuruh Renni berbicara intim dan seru untuk diperbincangkan. setelah bincang panas, Renni melapor kepada saya, dia melaporkan yang dia bincangkan dan seperti ini:(basa-basi dulu)
war, kamu udah punya pacar belum?
udah, tukang sayur di depan
kamu sama tukang sayur itu ngapain aja
rahasia dong
ayo dong kita kan sama-sama pembantu
kita ciuman mulut trus mas Retno pernah juga megang susuku
gimana rasanya?
duh, mulutnya bau, abis itu dipegang sakit diteken keras-keras
hahaha emang enak, eh aku mo nanya nih. boleh nggak?
boleh, emang nanya apa?
kamu pernah begituan belum?
begituan?
sex, hubungan suami istri
belum, tapi pernah baca
baca?

iya, ceritanya begini, ketika saya sedang membersihkan perpustakaan saya liat pak Asep serius baca novelnya, hampir setelah makan atau pulang kerja pak Asep selalu baca novel ini. kemudian saya penasaran. setelah pak Asep pergi kerja diam-diam saya baca novel ini, di depannya ada tulisan nick carternya kemudian saya baca di kamar saya. ketika saya membaca, entah kenapa tetek saya jadi tegang Renni, terus puting saya jadi keras. kalo saya tarik ya mbak, rasanya enak banget mbak, tapi kenapa memek saya jadi basah mbak terus pengen pipis terus
itu namanya terangsang mbak
terangsang, apaan tuh?
wah susah neranginya in, pokoknya itu artinya kamu sudah siap untuk ditiduri
kok kamu tau sih, emang pernah ngalamin ya?
iya, bahkan sampai puncaknya malahan, rasanya enak banget mbak sumpah
wah kayak apaan sih?
kamu mau tau rasanya?
iya mbak, mau banget
kalo gitu, yuk kita bugil bareng-bareng!
nggak salah nih?
udah, tenang aja, kita kan sama perempuan, ngapain takut!
iyaya, yuk!

Kemudian mereka bugil bersama, Mawar disuruh Renni tidur. kemudian disuruh untuk menutup mata. Renni mulai memegang payudara Mawar, kemudian Renni memuntir-muntir payudara Mawar. Mawar kemudian menggelinjang-menggelinjang kegelian
humph Renni ahh geli kamu dapat ilmu dari mana sih?
dari mas Margo
ha! kamu tidur sama mas Margo!
dia yang tidur langsung duduk
iya, emang kenapa?
rasanya gimana?
aduh mas Margo udah ganteng,gagah,berotot lagi wah jangan tanya deh!
emang kamu diapain aja sama mas Margo?
wah, susah neranginya,pokoknya mas Margo itu muasin aku banget in, yang gampang ya dipratekin
iya deh
kemudian Mawar tidur kembali, Renni meremas-remas payudara Mawar. kemudian diemut-umut payudara kanan
hmph enak Renni terus ahhhh
kemudian payudara Mawar satunya lagi, Renni mulai meraba raba vagina Mawar.
dhuh geli Renni
kemudian Renni mulai mencari klitoris memek Mawar.
ahh Renni terus Renni ahh
Mawar menggelinjang keenakan. kemudian beberapa menit kemudian mani keluar dari vaginanya crotcrot vaginanya basah karena maninya
gimana Mawar enak kan?
iya enak banget besok-besok lagi dong..
nggak ah males
kok males, padahal tadi saya keluar pertama kali loo, saya kan moo lagi..plis
nggak, jangan sama saya!, saya tadi cuma mengenalkan
plis, padahal tadi enak banget lo ni
jangan minta sama saya tapi minta..
sama siapa
sama majikan saya, mas Margo
saya malu mbak sama dia, diakan ganteng,gagah, dia apa mau sama saya
ya saya usahain ya malem-malem besok
tapi Renni..

alah nggak ada tapi-tapian, dia juga yang ngenalin aku ini kok
kemudian Renni keluar dari kamar pembantu itu dan melapor pada saya. dan saya sudah siap bertempur dengan 2 orang sekaligus. besoknya saya dan keluarga kami merayakan pesta ulang tahun di restorannya. ah, malasnya acara kayak begini. kemudian saya meliat Mawar yang berada pojok sana. dan saya mendekatinya.
war, katanya Renni kamu mau tau rasanya sex itu ya..?
iiya mas. nggak boleh ya mas, katanya.
wah dia tidak menghindariku. ini adalah kesempatan emas
boleh kok, saya malah merasa senang
yang bener mas
iya, saya seneng banget
makasih ya mass
nanti malem ya, kamu pake yang bagus ya.

Akhirnya kami pulang sore hari. hari itu hari yang melelahkan. kedua orang tua saya dan adikku sangat semangat mengikuti acara ini, saya yakin energinya betul-betul terkuras. begitu juga dengan pak Asep dan ibu asep yang sangat terkuras karena jadi panitianya. padahal masih jam 19.30 tapi semua pada bobo. ini kesempatan saya. kemudian saya mengambil obat kuat terkenal dan meminum 2 tablet sekaligus. wah rasanya minum ini saya jadi fire. kemudian saya mantapkan kakiku ke kamar pembantu. kemudian saya mengetok pintu di depan. kemudian Mawar keluar dengan daster pendek bewarna merah muda. tentu Renni sudah saya suruh keluar dan saya suruh mengintip dari celah pintu yang memang saya sengaja tidak menutupnya sampai full supaya Renni mengintip.

kamu cantik deh Mawar
ah mas bisa aja
kemudian saya langsung melumat bibir merahnya, cukup lama, saya yakin dia sangat menikmatinya. kemudian saya mengigit kecil kupingnya dan membuang napas di luBang kupingnya
Hmph mas geli ucapnya.
kemudian saya turun ke lehernya. ahhhh wangi parfumnya membuat saya jadi tambah horny. saya jilat lehernya dan gigit kecil sampai tanda merah di lehernya. dia mendesah kegelian mas geli mas jangan mass. tapi kata itu membuat saya bersemangat. kemudian dari lehernya saya turun ke pundak kanannya yang mulus saya gigit-gigit kecil pundaknya dan tali dasternya sama tali bra-nya saya gigit sampai turun kebawah dan tangan kiri saya memijat mijat kecil pundaknya dan mulai menurunkan tali daster dan BHnya. kemudian saya turunkan sedikit demi sedikit bajunya dan akhirnya kedua payudaranya yang belum matang tapi proporsiornal dengan kemolekan tubuhnya yang sintal itu. kemudian sekejap dia langsung menutup kedua gunungnya yang padat itu.

lo kok ditutup sih in?
malu mas
kok malu, susumu kan bagus
malu mas susu saya diliatin mas, ini pertama kali susu saya diliat sama laki-laki
udah Mawar, nggak usah malu-malu, lagipula kan cuma saya yang ngeliat
kata bohong itu keluar begitu saja dari mulut saya. padahal Renni yang ngintip celah itu rupanya sudah panas.kemudian saya cium lagi mulutnya yang merekah itu dan kedua tangan saya meremas-remas payudaranya. Kedua tangan saya saya pusatkan ke putingnya. saya puntir puntir kedua putingnya. kemudian putingnya saya cubit dan saya putar-putar toketnya. kepala saya saya taruh di tengah payudaranya kemudian saya suruh Mawar untuk memegang payudaranya dan kepala saya dijepit oleh payudaranya. ohhh enaknya seperti kepala saya dipijat-pijat.

kemudian mulai kepala saya menekan payudara kirinya dan saya mulai menjilat payudaranya. saya memasukan seluruh payudaranya ke mulut saya. dhuh mas ngilu mas katanya. kemudian saya emut dan gigit-gigit kecil puting kanan kerasnya. mas enak mas ahhh geli mas achhh desahanya dan sebaliknya. saya membuka celananya. terlihat sebuah CD biru muda yang berenda sudah basah dan sepasang paha putih yang kontras. kemudian saya lepaskan CDnya. rupanya tidak ada perlawanan sama sekali. Tampaklah sebuah tempik yang sudah berlendir dengan jembut lebat. rupanya dia tidak pernah mencukurinya. kemudian saya raba dan hidungku saya gesekan di celah vaginanya yang pink itu.

mas enak mas udah masukin aja ahhh udah enggak tahan mass katanya yang sudah penuh nafsu. tetapi tentu saja tidak saya langsung masukan dengan penis saya. saya masih ingin membuatnya orgasme dulu agar vaginanya basah. kemudian, saya membuat bibir saya menjadi O dan mulai menyedot vaginanya. tidak lupa lidah saya juga menjulur mencari itilnya. mas enak mass ach mas ouw..desahannya berulang ulang tak tahan menerima kenikmatan yang dialaminya. kemudian setelah beberapa menit kemudian,
mas mau pipis nih
udah keluarin aja
tapi masak saya keluar di mulut mas?
udh nggak papa
keliatan dia menahan orgasmenya karena dia tidak mau mengeluarkan maninya di depan muka saya. saya jadi makin bersemangat, saya semakin menguatkan kekuatan sedotanku. semakin tidak kuat dia menahan dan akhirnya setelah bergelut dengan vaginanya akhirnya dia keluar juga, maninya sangat kental, lebih kental dari susu kental manis. tapi entah kenapa dia malah mengelap mukaku dengan BH-nya.
maaf mas saya pipis di muka mas, katanya sambil mengelapku
ah nggak papa, ini namanya orgasme
Oooo
Mawar, kamu udah siap belum?
siap ngapain mas?
udah siap mas masukin burung mas ke memek Mawar
Mawar siap aja kalo mas mau, katanya sambil malu-malu
tapi, nanti ini rada perih, kamu tahan ya
iya mas.

Mawar, tolong kamu copot baju saya
Kemudian dia grogi ketika mencopot baju saya dan paling grogi pas membuka celana jeans saya. ketika dia menyentuh kancing celana saya. dia diam sejenak. saya memegang kedua tanganya dan menuntunya dia membuka kancingku. mukanya merah menyala. begitu juga membuka resliting celanaku. dan dia menyenggol kontolku. rupanya dia tambah grogi. kemudian celana jeans saya akhirnya copot juga. dan tertampanglah saya dengan CD putih yang terkenal anti nyelip dengan bulu yang lebat di paha dan betisku. tangannya yang masih saya pegang saya gesekan dengan burung saya yang sudah njendol di dalam kolor yang minta jatah. pada awalnya, dia menggunakan punggung tangannya karena masih malu. tapi lama kelamaan, dia mulai berani berani mengelus penisku. dan ketika tanganku melepasnya, dia mulai berani mengelus-elus penis ku. kemudian saya suruh melepaskan kolorku. dia mulai berani melepaskan kolor ku. terlihat dia takjub meliat burungku. setelah itu saya suruh jongkok.

war, kamu tolong kocokin dan emut burung saya ya
caranya gimana mas?
dengan cara kamu pegang burung saya terus kamu urut ke depan kebelakang?
kalo ngemutnya gimana mas?
caranya kamu masukan burungku ke mulutmu, tapi jangan kena gigi, kayak ngemut permen lolipop
kemudian dia mulai memasukkan kontolku ke mulutnya, dia rupanya tidak pandai mengocok dan mengemut penisku, sesekali dia mengenai giginya yang membuat rada sakit dan kocokanya juga tidak teratur seperti pertama kali Renni mengocok burungku. mungkin karena Renni sering menyuci dan memeras baju tidak seperti Mawar yang sudah terbiasa dengan mesin cuci di rumah ini. tetapi rasa itu tertutupi oleh nikmatnya emutan Mawar yang sensual. ah enak Mawar terus ahh yess desahanku. setelah berselang beberapa menit kemudian saya akhirnya mengeluarkan mani juga. penis saya tidak mengkerut karena pengaruh obat kuat yang saya minum. tidak seperti Renni, dia langsung ngacir ketika saya mengeluarkan mani di mulutnya. dia langsung batuk-batuk dan kemudian saya membantu mengelapnya dengan BHnya. terlihat nomor bhnya 34B.

mas, kok udah keluar nggak bilang-bilang sih?
maaf mas lupa, sini saya bersihin
kemudian saya membersihkan mukanya yang tercecer oleh maniku, kemudian saya langsung menciumnya dan menyuruhnya untuk berbaring.
war, mas masukin ya, ditahan perihnya, nanti juga hilang. kemudian saya langsung memasukan penis saya ke liang Mawar dengan posisi misonnaris, ah, susahnya, sangat kecil lubangnya, mungkin sebesar kelingking. saya perlahan lahan maju mundur dan disetiap masukan saya tambah 0.5 cm supaya tidak perih, dan akhirnya saya berhasil menyentuh selaput dara perawannya.
war, tahan ya, abis ini enak saja yang kau dapat, ucapan ini saya berikan kepada Mawar yang hidungnya sudah memerah. kemudian saya menekan dengan keras.

ahhhh Mawar teriak kecil yang untuk tidak membuat orang tidak bangun. kemudian saya mulai mengenjot Mawar dalam tempo cepat,maju..mundur..maju..mundur, ini yang saya lakukan, yang tadinya Mawar menahan sakit sekarang dia mulai mendesis keenakan
ah mas enak mas ohhh desisnya yang membuat permainan kami semakin cepat. susah loo cari orang kayak begini, yang vaginanya rapet sekali. kontolku betul dipijat oleh vaginanya, awesome!, tanpa sadar mulut saya keluar seperti ini dan Mawar akhirnya ingin di klimaks,
mas Margo, aku mau keluar ya
udah keluarin aja.

memang senam kegel mampu membuatku bertahan lama, obat kuat ini hanya berfungsi untuk membuat saya ngaceng meskipun mani saya keluar, tapi kalau masalah tahan lama itu karena latihan kegel saya alami. kemudian Mawar keluar dan setelah beberapa menit setelah keluar maninya Mawar saya pun keluar. croot-croot mani hangat saya telah bergabung dengan mani plus darah keperawanan pembantu telah bergabung di vaginanya. kemudian kami melakukan french kiss kami saling membersihkan mani yang tercecer di burung saya (masih ngaceng) dan vaginanya menggunakan branya. saya melihat dia kelelahan padahal saya masih fit 100%, kemudian saya dengan cepat membuka pintu. alangkah kagetnya saya dan Mawar melihat Renni yang menurunkan rok dan CDnya dan memasukan ujung botol kecap kosong ke vaginanya dan terlihat putingnya menyembul di balik baju longgarnya, terlihat botol kecap itu sudah terisi 1/4 cairan maninya.

Renni, ngapain kamu onani pake botol kecap?, kamu juga mau ya?
abis kelamaan nunggu mas sih
kemudian Renni langsung melepas baju dan roknya dengan sigap dan ia langsung mencium mulutku dengan ganas(mungk).

Post Terkait