Cerita Dewasa

Teman Saat Lagi Mabuk Bersama

Kisah ini bermula ketika aku sedang mabuk dengan sahabatku dan dia membawa pacarnya, kulihat pacar temanku ini sangat seksi dan binal dengan payudara menyembul dan pantat montok sangat serasi dengan bentuk tubuh badannya yang seksi.

Panggil saja namaku Doni, aku adalah seorang karyawan di perusahaan franchise kota semarang (Jateng). Umurku sekarang 27 tahun, aku adalah tipe seorang laki-laki yang bisa dikatakan memiliki tubuh proposional. Aku mengatakan seperti itu kaena banyak teman-temanku bilang kalau tubuhku atletis, berkulit putih, tinggi badan172 cm, dan berat badan 67 kg. Sebagai seorang lelaki dewasa yang masih bujang, aku mempunyai hobi menonton film bokep porno.

Selama aku bekerja aku tinggal di kontrakan karena aku ingin mandiri, walaupun sebenarnya jarak tempuh tempat kerjaku itu tidak begitu jauh dari rumahku. Sudah cukup lama aku memiliki sahabat yang sangat akrab sekali dgnku, sahabatku itu bernama Ridwan. Kami sering menghabiskan waktu ditempat hiburan malam bersama-sama, kadang ditempat dugem dan kadang juga ditempat family karaoke.

Ridwan adalah seorang pembalap liar dan dia juga seorang yang bergabung di salah satu club motor besar di area semarang. Di semarang dia cukup terkenal di kalangan pembalap liar di semarang terutama didaerah jalan alteri semarang. Dari hobi dan keahlian Ridwan tersebut, Ridwan sangatlah digemari para wanita, sehingga sekarang diapun mempunyai pacar seorang mahasiswi yang sexy, cantik dan menggemaskan sekali.

Baca Juga: Nikmatnya Memek Janda Seksi

Sungguh Ridwan ini sangat beruntung sekali karena dia bisa memiliki seorang pacar seperti Echi (pacar Ridwan). Echi ini adalah seorang mahasiswi disalah satu universitas negeri di semarang dan mengambil fakultas hukum. Singkat cerita, pada suatu hari Ridwan-pun mencoba mengajak aku untuk olah vocal (Karaoke) di tempat family karaoke yang biasa kami kunjungi,

“ Don, olah vocal yuk, boring nih aku, ” isi pesan Ridwan lewat BBM.
“ Aduh sori nih Lih, bukanya aku nggk mau, tapi ini dompet lagi tipis nih, ini duit juga bakal buat bertahan hidup aku dulu Don, ” jawabku.
“ Bener juga ya Don, ini aku juga ngepres banget duitnya, palingan kalau kita olah vocal juga nggk bakalan puas deh, Tapi gimana nih nasib si Echi, soalnya aku udah terlanjur ajak dia keluar nih Don, ” ucap Ridwan mencoba membujuk aku lagi.

Jujur saja sebenarnya aku ingin sekali menyetujui ajakanya, namun mau gimana lagi isi dompet sangat tidak mendukung keadaan,

Seakan ingin memasuki liang senggama milik Echi. Saat itu air seni Echi-pun keluar dari Vagina si Echi, saaitu terus kuamati Vagina nya sampai selesai buang air kecil, kemudian di membilas Vaginanya dengan semprotan air, terlihat wajahnya yang sungguh menggoda, dengan bibir tipis, mata sayu.uuuuhh sungguh bidadari yang jatuh dari langit.dgn perasaan tak sabar aku langsung masuk ke kamar mandi.aku langsung berdiri di depan Echi.

“ Echi, Vaginamu sungguh menggoda., ” ujarku sambil melihat ke arah Echi yang dalam keadaan setengah tiang.
“ Kamu mau apa Doni ?, ”jawabnya dengan terbata bata dan seempoyongan.
Tanpa berfikir panjang.langsung aku ambil possisi di depan Vagina Echi.langsung ku jilatin Vagina Echi yang merekah.kakinya ku taruh pundakku dan ku angkat ke atas,
“ Aaaaccchhhhhh enaaaaaakkk riaannn. enaaakkk bangeeettt, ” Desahan Echi menikmatinya, kelihatannya sudah on fire juga si Echi nih. Cerita Teman lagi mabuk
“ Srrruuuupppp ehhmmm sluuuuuuupp, ”
Suara jilatanku pada seluruh rongga Vagina Echi, dan aku hisap Clitoris Vaginanya, hingga Echi semakin meronta dan mendesah hebat.
“ Doni.masukin yuk.gatel nih Vagina, ” terlihat sudah kalau Echi adalah hypersex.
Mendengar ajakan Echi tersebut, kemudian langsung ku angkat Echi, ku lepas baju dan Branya.aku balikan ke arah dinding.aku lepas celanaku dan aku basahi Penisku dengan air liurku.Penispun sudah tidak tertahan lagi.saya ajak Echi untuk Dogie style sex..perlahan kumasukkan ujung Penisku dari belakang .ku gesek gesekkan ke Vagina Echi,
“ Masukin Doni, ayooooo terus Donin, ” Pinta Echi kepadaku.
Saat itu aku-pun sudah tidak bisa menahan nafsu birahiku, dan pada akhirnya,
“ Blesssssssss…, ”
Pada akhirnya Peniskupun masuk ke dalam lobang Vagina milik Echi,
“ Aaaahhhh Ooohhh.enak banget Doni, Dorong teruuuuussss Doni,Vaginaku penuh dengan Penismu yang besar, ” desahan Echi.
Mendengar desahan Echi aku-pun semakin semangat untuk memuaskan nya.aku maju mundur keluar masuk dan terus ku goyg Penisku ke Vagina Echi. Aku merunduk dan sambil meremas buah dada Echi, sesekali aku pelintir putingnya yang sudah tumbuh.aku remas remas terus dan terus ku genjot .Echi hanya bisa mendesah.beberapa menit kemudian Echi akhirnya orgasme yang pertama kalinya.

Echi mengeluarkan cairan putih hangat terasa di Penisku yang berada di dalam Vagina Echi.
“ Aaaaccchhhh..ssssstttt..eemmmhhhh.Keluar Doni…Aaaacchhhhh oohhhh.Nikmat sekali Doni, ”. desah Echi mulai tidak karuan.
Saat itu aku semakin menambah genjotanku.aku merasa senang dalam hati bisa membuat Echi orgasme dengan begitu cepat. Selang beberapa menit kemudian akupun tak bisa menahan sperma untuk keluar.dalam masa puncakku.ku genjot lebih cepat lagi.akhirnya dengan penuh semangat. Aku cabut Penisku dari Vagina Echi dan aku keluarkan air maniku ke pantat Echi semua
“ Crotttttttttt… Crottt… Crottt… Achhhhhhhhhhh, ”
Pada akhirnya air maniku-pun keluar dengan cepat dan tercecer di pantat dan punggung Echi,
“ Makasih Echi, Vaginamu sungguh luar biasa.., ” kataku sambil aku memeluk Echi.
“ Iya Doni sayaang, aku juga yah karena kamu sudah ngasih aku kenikmatan malam ini, ” ucap Echi puas.

Setelah itu aku-pun membilas pantat dan punggung Echi yang penuh air maniku. Setelah selesai aku-pun kemudian membantu Echi untuk memakai pakaiannya lagi, dan aku antar dia untuk ke kamar menemani Ridwan yang sudah terkapar tak berdaya akibat mabuk miras.

Post Terkait