cerita dewasa

Teman Istriku

Aku bangun kesiangan. Kulirik jam dindingah pukul 8 pagiSuasana rumahku sepi. Tumben, pikirku. Segera aku meloncat bangun, mencaricari istri dan anakanakku..tidak adaAhhbaru kuingat, hari Minggu ini ada acara di sekolah anakku mulai jam 9 pagi. Pantas saja mereka sudah berangkat. Istriku sengaja tidak membangunkan aku untuk ikut ke sekolah anakku, karena malamnya aku pulang kantor hampir pukul 4 pagi.

Yah, beginilah nasib auditor kalo lagi dikejar tenggat laporan audit. Untung saja, ada anggota timku yang bisa mengurangi keteganganku. Ya, Agnes tentunya, yang semalam telah memberikan servis untukku. Baginya, bersetubuh dengan lelaki lain selain suaminya bukan hal yang tabu, karena dia sendiri juga tidak mempermasalahkan jika suaminya berkencan dengan wanita lain. Prinsip mereka, yang penting pasangan tidak melihat kejadian itu dengan mata kepala sendiri.
Aku tersenyum mengingat kejadian semalam. Sebenarnya jam 11 malam kami sepakat untuk pulang kantor, tapi ternyata aku dan Agnes samasama lagi horny. Akhirnya, terjadilah seperti yang sudah kuceritakan diatas. Tak terasa, aku mulai horny lagi. tongkolku pelanpelan menganggukangguk dan mulai mengacung.
Walahrepot bener nih, pikirku. Lagi sendiri, eh ngaceng. Kebetulan, di rumah tidak ada pembantu, karena istriku, Indah, lebih suka bersihbersih rumah sendiri dibantu kedua anakku. Biar anakanak gak manja dan bisa belajar mandiri. Lagian, bisa menghemat pengeluaran, kilah istriku. Aku setuju saja.
Kurebahkan tubuhku di sofa ruang tengah, setelah memutar DVD BF. Sengaja kusetel, biar hasratku cepet tuntas. Setelah kubuka celanaku, aku sekarang hanya pakai kaos, dan tidak pakai celana. Pelanpelan kuurut dan kukocok tongkolku. Tampak dari ujung lubang tongkolku melelehkan cairan bening, tanda bahwa birahiku sudah memuncak. Aku pun teringat Linda, sahabat istriku. Kebetulan Linda berasal dari suku Chinese. Dia adalah sahabat istriku sejak dari SMP hingga lulus kuliah, dan sering juga main kerumahku. Kadang sendiri, kadang bersama keluarganya. Ya, aku memang sering berfantasi sedang menyetubuhi Linda. Tubuhnya mungil, setinggi Agnes, tapi lebih gendut. Yang kukagumi adalah kulitnya yang sangatsangatsangat putih mulus, seperti warna patung lilin. Dan pantatnya yang membulat indah, sering membuatku ngaceng kalo dia berkunjung.
Aku hanya bisa membayangkan seandainya tubuh mulus Linda bisa kujamah, pasti nikmat sekali. Fantasiku ini ternyata membuat tongkolku makin keras, merah padam dan cairan bening itu mengalir lagi dengan deras. Ah Lindaseandainya aku bisa menyentuhmu..dan kamu mau ngocokin tongkolku..begitu pikiranku saat itu.
Lagi enakenak ngocok sambil nonton bokep dan membayangkan Linda, terdengar suara langkah sepatu dan seseorang memanggilmanggil istriku.
NdahIndahaku dateng, seru suara itu
Oh my goshitu suara Lindamau ngapain dia kesini, pikirku. Kapan masuknya, kok gak kedengaran? Linda memang tidak pernah mengetuk pintu kalau ke rumahku, karena keluarga kami sudah sangat akrab dengan dia dan keluarganya.
Belum sempat aku berpikir dan bertindak untuk menyelamatkan diri, tautau Linda udah nongol di ruang tengah, dan
AAAHHHANDREEEEW!!!!,jeritnya. Kamu lagi ngapain?
Akuehanuaku.eelagiini,aku tak bisa menjawa pertanyaannya. Gugup. Panik. Salting. Semua bercampur jadi satu. Orang yang selama ini hanya ada dalam fantasiku, tibatiba muncul dihadapanku dan straight, langsung melihatku dalam keadaan telanjang, gak pake celana, Cuma kaos aja. Ngaceng pula.
Kamu dateng ok gak ngabarin dulu sih? aku protes.
Udah, sana, pake celana dulu! Pagipagi telanjang, nonton bf sendirian,lagi ngapain sih?ucapnya sambil duduk di kursi didepanku.
Yeenamanya juga lagi hornyya udah mending colai sambil nonton bf. Lagian anakanak sama mamanya lagi pergi ke sekolah. Ya udah, self service,sahutku.
Udah, Ndrew. Sana pake celana dulu. Kamu gak risih apa?
Ah, kepalang tanggung kamu dah liat? Ngapain juga dtitutupin? Telat donk,kilahku.
Dasar kamu ya. Ya, udah deh, aku pamit dulu. Salam aja buat istrimu. Sana, terusin lagi. Linda beranjak dari duduknya, dan pamit pulang.
Buruburu aku mencegahnya. Lin, ntar dulu lah,pintaku.
Apaan sih, orang aku mau ngajak Indah jalan, dia nggak ada ya udah, aku mau jalan sendiri,sahutnya.
Bentar deh Lin. Tolongin aku, gak lama kok, paling sepuluh menit,aku berusaha merayunya.
Gila kamu ya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!Linda protes sambil melotot. Kamu jangan macemmacem deh, Ndrew. Gak mungkin donk aku lakukan itu,sergahnya.
Lin,sahutku tenang. Aku gak minta kamu untuk melakukan hal itu. Enggak. Aku Cuma minta tolong, kamu duduk didepanku, sambil liatin aku colai.
Gimana?
Linda tidak menjawab. Matanya menatapku tajam.
Sejurus kemudian..
Ok, Lin. Aku janji gak ndeketin apalagi menyentuh kamu. Tapi, sebelum itu, kamu juga buka bajumu dongpake BH sama CD aja deh, gak usah telanjang. Kan kamu dah liat punyaku, please? aku merayunya dengan sedikit memelas sekaligus khawatir.
Hmfine deh. Aku bantuin dehtapi bener ya, aku masih pake BH dan CDku dan kamu gak nyentuh aku ya. Janji lho,katanya. Tapi, tunggu. Aku mau tanya, kok kamu berani banget minta tolong begitu ke aku?
Yaaaaku beraniberaniintoh aku gak nyentuh kamu, Cuma liat doang. Lagian, kamu dah liat punyaku? Trus, aku lagi colai sambil liat BFlha ada kamu, kenapa gak minta tolong aja, liat yang asli?kilahku.
Dasar kamu. Ya udah deh, aku buka baju di kamar dulu.
Gak usah, disini aja,sahutku.
Perlahan, dibukanya kemejanyadanah payudara itu menyembul keluar. Payudara yang terbungkus BH sexy berwarna merahmenambah kontras warna kulitnya yang sangat putih dan mulus. Aku menelan ludah karena hanya bisa membayangkan seperti apa isi BH merah itu. Seteah itu, diturunkannya zip celana jeansnya, dan dibukanya kancing celananya. Perlahan, diturunkannya jeansnyasedikit ada keraguan di wajahnya. Tapi akhirnya, celana itu terlepas dari kaki yang dibungkusnya. Wowaku terbelalak melihatnya. Paha itu sangat putih sekali. Lebih putih dari yang pernah aku bayangkan. Tak ada cacat, tak ada noda. Selangkangannya masih terbungkus celana dalam mini berbahan satin, sewarna dengan Bhnya. Sepertinya, itu adalah satu set BH dan CD.
Nih, aku udah buka baju. Dah, kamu terusin lagi colinya. Aku duduk ya.
Linda segera duduk, dan hendak menyilangkan kakinya. Buruburu aku cegah.
Duduknya jangan gitu dong
Ih, kamu tuh yamacemmacem banget. Emang aku musti gimana?protes Linda. Nungging, gitu?
Ya kalo kamu mau nungging, bagus banget,sahutku.
Sori yeemang gue apaan,cibirnya.
Kamu duduk biasa aja, tapi kakimu di buka dikit, jadi aku bisa liat celana dalam sama selangkanganmu. Toh veggy kamu gak keliatan?usulku.
Iyaiyani anak rewel banget ya. Mau colai aja pake minta macemmacem,Linda masih saja protes dengan permintaanku.
Begini posisi yang kamu mau?tanyanya sambil duduk dan membuka pahanya lebarlebar.
Yak sip. Sahutku. Aku lanjut ya colinya.
Sambil memandangi tbuh Linda, aku terus mengocok tongkolku, tapi kulakukan dengan perlahan, karena aku nggak mau cepetcepet ejakulasi. Sayang, kalau pemandangan langka ini berlalau terlalu cepat. Aku pun menceracau, tapi Linda tidak menanggapi omonganku.
OhLiiiinnn.kamu kok mulus banget siiiihhh.aku terus menceracau. Linda menatapku dan tersenyum.
Susumu montok bangeeeettttt pahamu sekel dan putiiiihhhh.hhhhh.bikin aku ngaceng, Liiiiiinnn
Linda terus saja menatapku dan kini bergantian, menatap wajahku dan sesekali melirik ke arah tongkolku yang terus saja ngacai alias mengeluarkan lendir dari ujung lobangnya.
Pantatmu, Liiiinnn.seandainya kau boleh megang.uuuuhhhhh.apalagi kena tongkolku.oouuufff..pasti muncrat aku.,aku merintih dan menceracau memuji keindahan tubuhnya. Sekaligus aku berharap, katakataku dapat membuatnya terangsang.
Linda masih tetap diam, dan tersenyum Matanya mulai sayu, dan dapat kulihat kalo nafasnya seperti orang yang sesak nafas. Kulirik ke arah celana dalamnyaoppsss.aku menangkap sinyal kalo ternyata Linda juga mulai ternagsang dengan aktivitasku. Karena celana dalamnya berbahan satin dan tipis, jelas sekali terlihat ada noda cairan di sekitar selangkannya. Duduknya pun mulai gelisah. Tangannya mulai meraba dadanya, dan tangan yang satunya turun meraba paha dan selangkangannya. Tapi Linda nampak ragu untuk melakukannya. Mungkin karena ia belum pernah melakukan ini dihadapan orang lain.
Kupejamkan mataku, agar Linda tau bahwa aku tidak memperhatikan aktivitasku. Dan benar sajasetelah beberapa saat, aku membuka sedikit mataku, kulihat tangan kiri Linda meremas payudaranya dan owwwBH sebelah kiri ternyata sudah diturunkan
Astagaaa..!!! Puting itu merah sekalitegak mengacung. Meski sudah melahirkan, dan memiliki satu anak, kuakui, payudara Linda lebih bagus dan kencang dibandingkan Agnes. Kulihat tangan kiri Linda memilinmilin putingnya, dan tangan kanannya ternyata telah menyusup ke dalam celana dalamnya.
Sssshh.oofff.hhhhhh..: Kudengar suaranya mendesis seolah menahan kenikmatan. Aku kembali memejamkan mataku dan meneruskan kocokan pada tongkolku sambil menikmati rintihanrintihan Linda.
Tibatiba aku merasa ada sesuatu yang hangatbasahlembutmenerpa tongkol dan tanganku. Aku membuka mata dan terpekik. Linkamu,leherku tercekat.
Aku nggak tega liat kamu menderita, Ndrew,sahut Linda sambil membelai tongkolku dengan tangannya yang lembut.
My goshperlahan impin dan obsesiku menjadi kenyataan. tongkolku dibelai dan dikocok dengan tangan Linda yang putih mulus. Aku mendesis dan membelai rambut Linda. Kemudian secara spontan Linda menjilat tongkolku yang sudah benebener sewarna kepiting rebus dan sekeras kayu. Danhap! Sebuah kejadian tak terduga tetapi sangat kunantikanakhirnya tongkolku masuk ke mulutnya. Ya, tongkolku dihisap Linda. Sedikit lagi pasti aku memperoleh lebih dari sekedar cunilingis.
Tak tahan dengan perlakuan sepiha Linda, kutarik pinggulnya dan buruburu kulepaskan Cdnya.
Kamu mau ngapain, Ndrew? Linda protes sambil menghentikan hisapannya. Aku tidak menjawab, jariku sibuk mengusap dan meremas pantat putih nan montok, yang selama ini hanya menjadi khayalanku.
Ohh..Linboleh ya aku megang pantat sama memiaw kamu?pintaku.
Terserahyang penting kamu puas.
Segera kuremasremas pantat Linda yang montok. Ah, obsesiku tercapaidulu aku hanya bisa berkhayal, sekarang, tubuh Linda terpampang dihadapanku.
Puas dengan pantatnya, kuarahkan jariku turun ke anus dan vaginanya. Linda merintih menahan rasa nikmat akibat usapan jariku.
AchhLiiiinnenak bangeeeeett.sssshhh.aku menceracau menikmati jilatan lidah dan hangatnya mulut Linda saat mengenyot tongkolku. Betulbetul menggairahkan melihat bibir dan lidahnya yang merah menyapu lembut kepala dan batang kelelakianku. Hingga akhirnya.
Liiinn.bibir kamu lembut banget sayaaaannggg.akukachaku
Keluarin sayangtongkol kamu udah berdenyut tuh.udah mau muncrat yaaa.
Iiiyiiyyaaa.Liiiiinnnnnnnnn.Ouuuuufuffffff.. argggghhhhhhhhhh..
Tak dapat kutahan lagi. Bobol sudah pertahananku. Crottt..crooottt.crooootttt
Spermaku muncrat sejadijadinya di muka, bibir dan dada Linda. Tanganhalus Linda tak berhenti mengocok batang kejantananku, seolah ingin melahap habis cairan yang kumuntahkan
Ohhhh.my dream come true.. Obsesiku tercapaipagi ini aku muncratin pejuhku di bibir dan muka Linda.
Linkamu gak geli sayang? Bibir, muka sama dada kamu kenas permaku?
Linda menggeleng dengan pandangan sayu. Tangannya masih tetap memainkan tongkolku yang sedikit melemas.
Kamu baru pertam kali kan, mainin koto orang selain suami kamu?
Iya, Ndrew. Tapi kok aku suka yaterus terang, bau sperma kamu seger bangetkamu rajin maka buah sama sayur ya? tanya Linda.
Iyakalo gak gitu, Indahmana mau nelen sperma aku.
Aihhh. Linda terpekik. Indah mau nelen sperma?
Aku mengangguk. Keapa Lin? Penasaran sama rasanya? Lha itu spremaku masih meleleh di muka sama dada kamu. Coba aja rasanya,sahutku.
Mmmmccpppssllrppp. terdengar lidah dan bibir Linda mengecap spermaku. Dengan jarinya yang lentik, disapunya spermaku yang tumpah didada dan mukanya, kemudian dijilatnyajarinya smape bersih.Hmmm.akhirnya spermaku masuk kedalam tubuhnya
Iya, Ndrew, sperma kamu kok enak ya. Aku gak ngerasa enek pas nelen sperma kamu
Mau lagi.?
Ihkamu tuch yamasih kurang, Ndrew?
Lha kan baru oral belum masuk ke meqi kamu, Lin. SahutkuTuh, liatbangun lagi kan?
Dasar kamu ya.
Benerkamu gak mau spermaku ? Ya udah kalo gitu, aku mau bersihbersih dulu.ancamku sambil bangkit dari kursi.
Mau sihCuma takut kalo Indah datenggimana donk.Linda merajuk.
Perlahan kuhampiri Lida, kuminta dia duduk di sofa, sambil kedua kakiya diangkat mengangkang.
Kulihat meqinya yang licin karena cairan cintanya meleleh akibat perbuatan jariku.
HmmmLinmeqi kamu masih basahkamu masih horny dongtanyaku.
Udah, Ndrew.cepetan dehnanti istrimu keburu datengLagian aku udahAuuuwwww.!!!! Ohhh..Shhhhh.Linda memiawik saat lidahku menari diujung klitorisnya.
Ndrewwwwkamu gilaaa yaaabisiknya samil menjambak rambutku.
Kumainkan lidahku dikelentitnya yang udah membengkak. Jari ku menguak bibir vagina Linda yang semakin membengkak. Perlahan kumasukkan telunjukku, mencari Gspotnya.
Akibatnya luar biasa. Linda makin meronta dan merintih. Jambakannya makin kuat. Cairan birahinya makin membasahi lidah dan mulutku. Tentu saja hal ini tak kusiasiakan. Kusedot kuat agar aku dapat menelan cairan yang meleleh dari vaginanya. Yaaroma vagina Linda lain dengan aroma vagina istriku. Meskipun keduanya tidak berbau amis, tapi ada sensasi tersendiri saat kuhirup aroma kewanitaan Linda.
Cmon..NdrewI cant standochhhahhhhhhshhhhcmon honey.quickquick.
Aku paham, gerakan pantt Linda makin liar. Makin kencang. Kurasakan pula meqinya mulai berdenyut..seentar lagi dia meledak, pikirku.
Tingtongbel rumahku berbunyi.
Mas..mas Andrew.suara wanita didepan memanggil namaku.
Sontak kulepaskan jilatanku. Linda memandang wajahku dengan wajah pucat. Aku pun memandang wajahnya dengan jantung berdebar.
Ndrew..kok kyaka suara Rika yaLinda bertanya
Wah..mau ngapain dia kesini..gawat dongucapku ketakutan. Udah Lin, kamu masuk kamarku dulu dehcepetan
Segera Linda berjingkat masuk ke kamarku, mungkin sekalian membersihkan tubuhnya karena dikamarku ada kamar mandi. Aku tau ada sebersit ekspresi kecewa di wajahnya, karena Linda hampir meledakkan orgasmenya, yang terputus oleh kedatangan Rika, sahabatnya sekaligus sahabat istriku.
Setelah kupakai kaos dan celana yang kuambil dari lemari dan cuci muka sedikit, aku menuju ke ruang tamu, membuka pintu.
Halo, mas.Pa kabar..? sahut Rika begitu melihatku membuka pintu.
Baik, dik. Ayo masuk dulu. Tumben nih pagipagi, kayaknya ada yang penting? tanyaku seraya mengajak Rika menuju ruang tengah.
Mataku sedikit terbelalak melihat pakaiannya. Bagaimana tidak?
Kaos ketat menempel dibadannya, dipadukan dengan celana spandex ketat berwarna putih. Aku melihat lipatan cameltoe di selangkangannya menandakan bahwa didaerah itu tidak ada bulu jembutnya, dan saat aku berjalan dibelakangnya, tak kulihat garis celana dalam mebayang di spandexnya.
Hmmmana mungkin dia gak pake CD..mungkin pake Gstring, pikirku.
Kami berdua segera menuju ruang tengah. Untung saja, film bokep yang aku setel udah selesai, jadi Rika nggak sempat melihat film apa yang tengah aku setel.
Ini lho mas, aku mau anter oleholeh. Kan kemarin aku baru dateng dari Jepang. Nah, ini aku bawain .sedikit bawaan lah, buat kamu sama Indah. Itungitung membagi kesenangan.
Wahtengkyu banget lhokamu baik banget
Ah, biasa aja lageee..hehehe
Kami berdua sejenak ngobrolngobrol, karena memang sudah beberapa bulan Rika nggak berkunjung ke rumahku. Rika ini adalah salah satu sahabat istriku, selain Linda.

Diamdiam, akupun juga terobsesi dapat menikmati tubuhnya. Ya, Rika seorang wanita yang mungil. Tinggi badannya nggak lebih dari 155cm. Bandingkan dengan tinggiku yang 170. Warna kulitnya putih, tapi cenderung kemerahan. Hmm..aku sering berkhayal lagi ngent*tin Rika, sambil aku gendong dan aku rajam memiawnya dengan tongkolku. Pasti dia merintihrintih menikmati hujaman tongkolku
Heybengong ajangeliatin apa sih.. tegur Rika.
Ehahanuenggak. Cuma lagi mikir, kapan ya gw bisa jalanjalan sama kamu
Eits..kok ngomongku ngelantur begini sih. Aduhgawat deh
Alaaa..mikirin jalanjalan apa lagi ngeliatin sesuatu? Rika melirikku dengan pandangan menyelidik.
Mati akuberarti waktu aku ngeliatin bodynya, ketahuan dong kalo aku melototin selangkangannya. Wah.
Ya udah, mas. Aku pamit dulu, abis Indah pergi. Lagian,dari tadi kamu ngeliatin melulu. Ngeri akuntar diperkosa sama kamu deh..hiyyy Rika bergidik ambil tertawa.
Aku Cuma tersenyum.
Ya udah, kalo kamu mau pamit. Aku gak bisa ngelarang.
Aku numpang pipis dulu ya.Rika menuju kamar mandi di sebelah kamarku.
Iya.
Tepat saatRika masuk kamar mandi, sambil berjingkat Linda keluar dari kamarku.
Aku terkejut, dan segera menyuruhnya masuk lagi, karena takut ketahuan. Ternyata CD Linda ketinggalan di kursi yang tadi didudukinya waktu sedang aku jilat memiawnya. Astagaaauntung Rika nggak ngeliatatu janganjangan dia udah liat, makanya sempat melontarkan pandangan menyelidik? Entahlah
Cepeeeett..ambil trus ke kamar lagi.perintahku sambil berbisik.
Linda mengangguk, segera menyambar Cdnya dan
Ceklek.!
Pintu kamar mandi terbuka, dan saat Rika keluar, kulihat wajahnya terkejut melihat Linda berdiri terpaku dihadapannya sambil memegang celana dalamnya yang belum sempat dipakainya. Ditambah keadaan Linda yang hanya memaki kaos, tetapi dibawah tidak memakai celana jeansnya. Akupun terkejut, dan berdiri terpaku. Hatiku berdebar, tak tahu apa yang harus kuperbuat atau kuucapkan. Semuanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat dan tak terelakkan. Kepalaku terasa pening.
Linda? Kamu lagi ngapain? Rika bertanya dengan wajah bingung campur kaget.
Ehanuini lhokudengar Linda gelagapan menjawab pertanyaan Rika.
Kok kamu megang celana dalem? Setengah telanjang lagi? selidik Rika. Ooaku taupasti kamu berdua lagi berbuat yaaa?
Enggak Rik. Ngaco kamu, orang Linda lagi numpang dandan di kamarku kok. Sergahku membela diri.
Trus, kalo emang numpang dandan, ngapain dia diruangan ni, pake bawa celana dalem lagi. Udah gitu telanjang juga..Hayo!!! Rika bertanya dengan galak.
Sini liat. Rika menghampiri Linda dan cepat merebut celana dalam yang dipegang Linda, tanpa perlawanan dari Linda.
Kok basah?Rika mengerutkan keningnya. Nhaaaaa..bener kanhayooooo.kamu ngapain?
udah deh, Rikemang bener, aku lagi mau ML sama Linda. Belum sempet aku ent*t, sih. Baru aku jilatjilat memiawnya, keburu kamu dateng. Aku menyerah dan memilih menjelaskan apa yang barusan aku lakukan.
Kamu tuh yaudah punya istri masih doyan yang lain. Ini cewek juga sama aja, gatel ngeliat suami sahabatnya sendiri. Rika memaki kami berdua dengan wajah merah padam.
Terserah kamu lahkamu mau laporin aku sama Linda ke polisisilakan. Mau laporin ke Indahterserah.ucapku pasrah.
Hmmkalo aku laporin ke Indahkasian dia. Nanti dia kaget.Kalo ke polisi.ahngrepotin. Rika meninmbangnimbang apa yang hendak dilakukannya.
Gini aja mas. Aku gak laporin ke manamana. Tapi ada syaratnya. Rika memberikan tawarannya kepadaku.
Apa syaratnya, Rik?
Nggak berat kok. Gampang banget dan mudah.
Iya, apaan syaratnya? Linda ikut bertanya
Terusin apa yang kamu berdua tadi lakuin. Aku duduk disini, nonton. Bagaimana?
WHAT? aku dan Linda berteriak bebarengan. Gila lu ya, masa mau nonton orang lagi ML?
Ya terserah kamu.Mau pilih mana?Rika mencibir dengan senyum kemenangan.
Aku dan Linda saling berpandangan. Kuhampiri Linda, kubelai tangan dan rambutnya. Linda seolah memahami dan menyetujui syarat yang diajukan Rika.
Segera saja kulumat bibirnya yang ranum dan tanganku meremas pantatnya yang sekel. Linda segera membuka kaosnya.
Sambil terus berciuman dan meremas pantatnya, kubimbing Linda menuju sofa. Kurebahkan ia disana, dan dengan cekatan dilepaskannya kaos dan celana ku sehingga aku sekarang telanjang bulat di hadapan Linda dan Rika.
Aku melirik Rika, yang duduk menyilangkan kakinya. Kulihat wajahnya menegang seperti tegangnya tongkolku. Aku tersenyumsenyum kearahnya, sambil memainkan dan mengocokngocok tongkolku, seolah hendak memamerkan kejantananku.
Ayo, ndrewcepetan dehudah gak tahan, honeyLinda merintih. Biarin aja si Rikapaling dia juga udah basah.
Enak aja kamu bilang.sergah Rika. Udah buruan, aku pengen liat kayak apa sih kalian kalo ML.
Aku menatap mata Linda yang mulai sayu dan tersenyum. Setelah melepas seluruh pakaiannya, sempurnalah ketelanjangbulatan kami berdua. Tak sabar, segera kusosor memiaw Linda yang sangat becek oleh lendir birahinya.
Achhhh.sshhhh.ooouufffffgggAndreeeeewwwwww.L inda menjerit dan mengerang menerima serangan lidahku. Pantatnya tersentak keatas, mengikuti irama permainan lidahku.
Hmmmnikmat sekali. memiawnya berbau segar, tanda bahwa memiaw ini sangat terawat. Dan yang membutku girang adalah lendir memiawnya yang meleleh deras, seiring dengan makin kuatnya goyangan pinggulnya.
HmmmppppppffAndrewAndrewsayaaaanngg.. akhakhakkkkkuuLinda terus merintih. Nafasnya tersengalsengal, seolah ada sesuatu yang mendesaknya.
Akkummmhhhhhssshhh.
Keluarin sayang.keluarin yang banyak..aku berbisik sambil jari tengahku terus mengocok memiawnya, dan jempolku menggesek itilnya yang sudah sangat keras. Baik itil maupun memiaw Linda sudah benarbenar berwarna merah, sangat basah akibat lendirnya yang meleleh, hingga membasahi belahan pantat dan sofa.
Segera aktivitas tanganku kuganti dengan jilatan lidahku lagi. Hal ini membuatpaha Linda menegang, tangannya menjambak rambutku, sekaligus membenamkan kepalaku ditengah jepitan pahanya yang menegang. Aku merasakan memiawnya berdenyut, dan ada lelehan cairan hangat menerpa bibirku.
ANDREEEEEEWWWWWWW..AAAAACCCCHHHHHHHHHLin da menjerit keras sekali, menjepit kepalaku dengan pahanya, menekan kepalaku di selangkangannya dan berguncang hebat sekali.
Tak kusiasiakan lendir yang meleleh itu. Kusedot semuanya, kutelan semuanya. Ya, aku tidak mau membuang lendir kenikmatan Linda. Sedotanku pada memiawnya membuat guncanganLinda makin kerasdan akhirnya Linda terdiam seperti orang kejang. Tubuhnya kaku dan gemetaran.
OooohhhhNdrewwaaachhh..Linda menceracau sambil gemetaran.
Enn..en.Nikmatbangeth.sssse.dothansama jhiilatan kkkkamu
Kulihat Linda tersenyum dengan wajah puas. Segera kuarahkan bibrku melumat putingnya yang keras dan kemerahan. Meskipun sudah melahirkan dan menyusui dua anak, payudara Linda sangat terawat, kencang. Dan putingnya masih berwwarna kemerahan. Siapa lelaki yang tahan melihat warna putting seperti itu, apalgi sekarang puting merah itu benarbenar masih keras dan mengacung meski pemiliknya barusan menggapai orgasme.
ShhhDreeewwwwiihhhhgeli. Lnda menggelinjang saat kuserbu putingnya. Aku tidak mempedulikan rintihannya. Kulumat putingnya dengan ganas sehingga badan Linda mulai mengejang lagi.
Acchhh.Andreww.sayaaaanngggLinda merintih. Terus sayangissssseeeppppen.tilkuhhooofffffhhhhhhh hh
Tanpa abaaba, segera kusorongkan tongkolku yang memang sudah mengeras seperti kayu ke memiaw Linda. Blessss.
Ahhhhkkk..mmmmppppfff..ooooooggggghhhh.p antat Linda tersentak kedepan, seiring dengan menancapnya tongkolku di mekinya. Kutekan tongkolku makin dalam dan kuhentikan sejenak disana. Terasa sekali memiaw Linda berkedutkedut, walaupun tergolong super becek.
Ayo, nDrew..gocek tongkol kamuh.akk.kkuuuu.udah maukeluarrrrrlaggiiiihhhLinda merintih memohon.
Segera kugocek tongkolku dengan ganas. crep.crepcplakkk.cplaakkkkcplaakkkk . suar gesekan tongkolku dengan memiaw Linda yang sudah basah kuyup nyaring terdengar. Tak lupa kulumat bibirnya yang ranum, dan tanganku menggerayang memilin menikmati payudara dan putingnya.
Sesaat kemudian kulihat mata Lnda terbalik, Cuma terlihat putihnya. Kakinya dilipat mengapit pinggul dan pantatku. Tangannya memeluk ubuhku erat.
ANDREEEWWWW.OOOOGGGHHHHAAAKKKKKKKKKK KK. Linda menjerit keras dan sekejap terdiam. Tubuhnya bergetar hebat. Terasa di tongkolku denyutan memiaw Lindasangat kuat. Berdenyutdenyut, seolah hendak memijit dan memaksa spermaku untuk segera mengguyur menyiram memenya yang luar biasa becek.
Makin kuat kocokan tongkolku didalam memiaw Linda, makin kencang pula pelukannya. Nafas Linda tertahan, seolah tidka ingin kehilangan momentmoment indah menggapai puncak kenikmatan.
Karena denyutan memiaw Linda yang membuatku nikmat, ditambah rasa hangat karena uyuran lendir memiawnya, aku pun tak tahan. Ditambah ekspresi wajahnya yangmemandang wajahku dengan mata sayu namun tersirat kepuasan yang maat sangat.
Ayo nDrewkeluarin pejuh kamukeluarin dimemiawku.Linda memohon.
Kamu gak papa aku tumpahin pejuh di rahim kamu?tanyaku sambil terengahengah.
No problem honeyaku safe kok.sahut Linda. Cmon honey..shot your sperm insidecmon honey.
LINLINDAAAA..LINDAAAAAAAA.ARGGGGGGHHHHHaku merasakan pejuhku mendesak. Kupercepat kocokanku, dan Linda juga mengencangkan otot memiawnya, berharap agar aku cepet muncrat.
AAACCHHHHHHH.. Jrrrrrooooooooootttt..jrrrrooooooooottttt..jrrrro ooooottttt..tak kurang dari tujuh kali semprotan pejuhku. Banyak sekali pejuh yang kusemprotkan ke rahim Linda, sampaisampai ia tersentak. Kubenamkan dalamdalam tongkolku, hingga terasa kepalaku speerti memasuki liang kedua.Ah.ternyata tongkolku bisa menembus mulut rahimnya. Berarti pejuhku langsung menggempur rahimnya.
OhhhnDrreeewwenak sayang.nikmat, sayaaanngggoffffffghhhh Linda merintih lagi. Uggghhhhangat sekali pejuh kamu, Ndrew ucap Linda.
Setelah beristirahat sejenak dengan menancapkan tongkolku dalamdalam, secara mendadak kucabu tongkolku.
Plllookkkkk.
Kupandangi memiaw Linda yang masih membengkak dan merah denganlubang menganga. Linda segera mengubah posisi duduknya danceeerrrrrrpejuhku meleleh. Segera saja jemari Linda meraih dan mengorek bibir memiawnya, menjaga agar pejuhku tidak tumpah kesofa. Akibatnya, telapak tangan Linda belepotan penuh dengan pejuhku yang telah bercampur lendir memiawnya. Dengan pejuh di telapak tangan kanannya, Linda menggunakan jari tangan kirinya,mengorek memiawny untuk membersihkan memiawnya dari sisa pejuhku.
Brani kam telen lagi? tantangku.
Idihsyapa takut.Linda balas menantangku. Nih liat ya.
Clepdijilatnya telapak tangan yang penuh pejuhku
MMmmmm.slrrpppp.glek.aachhhh. Linda nampak puas menikmati pejuh ditangannya.
Hari ini kenyang sekali akusarapan pejuh kamu duakali..hihihihiLinda tertawa geli.
Tuhmasih ada sisanya ditangan. Mbelum bersih. Sahutku.
Tenang, nDrew..sisanya buatini. Sambil berkata begitu, Linda mengambil sebagian pejuhku dan mengusapkannya diwajahnya.
Bagus lho buat wajahbiar tetep mulussahut Linda sambil mengerling genit.
Astagaaaa.kamu tuh, Lindiemdiem ternyatakataku terkejut.
Kenapa? Kaget ya?
Diemdiem, muka alim..tapi kalo urusan birahi liar juga ya..
Ya iyalaaahhh..hare gene, Ndreworang enak kok ditolak.
Tau gitu tadi aku semprot di uka kamu aja ya.. sesalku
Iya juga sih..sebenernya aku pengen kamu semprot. Cuman aku dah gak bisa ngomong laginahan enak sih..lagian aku pengen ngerasain semprotan pejuh kamu di memiawku. Linda tersenyum
Eh, Ndrewsssttttcoba liat tuhjailin yuk..ajak Linda
Ya ampuuunnnnaku lupa bahwa aktivitasku tengah diamat Rika. Segera kulirik Rika, yang ternyata tanpa kami sadari tengah beraktivitas sendiri. Tangannya menggosoknggosok sapndexnya, yang mulai membasah. Kulihat lekukan cameltoenya makinbesar, lebih besar dari yang kulihat diruang tamu. Pertanda bahwa Rika juga telah dilanda birahi.

Post Terkait

Baca Juga: PERJALANAN UNTUK DIINGAT