cerita dewasa

Selingkuhan Tante Hany

Cerita ini dimulai sejak aku berumur 19 tahun, saat itu aku baru saja lulus SMA di salah satu sekolah yang lumayan terkenal juga di jakarta,, nama ku wiliam aku anak paling bungsu di keluarga ku. Aku memiliki kaka lakilaki dan satu kaka perempuan, bisa di bilang keluarga ku adalah keluarga yang bercukupan lah namun entah mengapa kami tidak harmonis. Orang tua ku sangat sibuk dengan kerjaan nya sehingga lupa dengan anak2nya , namun aku sudah terbiasa dengan hal itu.

Aku sering mencari kesenangan di luar dari pada di rumah, suatu ketika teman ku mengajak ku ke suatu club ternama di jakarta club itu bernama alexis. Ini adalah pertama kali nya aku datang ke tempat2 seperti ini, saat ini kami hanya berdua saja aku dan teman ku Harry.
Saat ini dalam club aku merasakan suasana yang berbeda , hatiku berdegub kencang mendengar suara musik DJ apa lagi aku melihat wanita2 cantik berpakain sexy. Wow! Duniaku seakan2 memang berada di sini hehehe.

Saat aku memesan meja dan minuman seketika aku melihat ke arah kanan ada wanit STW berkisar umur 30 an memakai baju kaos berwarna merah dan memakai hotpans model sobek2 yang sangat menunjukan pantat nya yang motok. Aku menelan ludah saat melihat aku langsung berimajinasi bagaimana jika bisa melakukan hubungan intim dengan dia hahha.

Seketika itu dia menghampiri ku dan berkata:
Tante Hany: Hmm, kamu baru ya di ke sini?
Wiliam: Eh iya tan.
Tante Hany: Hmm, boleh aku gabung ga sama kalian ? soal nya teman ku udah di tunggu dari tadi tidak dateng2 nih.
Wiliam: Silahkan tan kami juga hanya berdua saja kok (sambil berdegub degub jantungku betapa senang nya).

Tante Hany: Nama kalian siapa ??
Wiliam : Saya Wiliam dan teman saya Harry. Kalau tante?
Tante Hany: Nama ku Hany, salam kenal ya. saya ingin malam ini kita happy2 ya, karna aku lagi pusing banget nihh.
Wiliam: Hmm, cerita dong tan lagi pusing kenapa??
Harry: Wil, lu banyak nanya itu kan privasi orang.
Wiliam : Ga papa lah kita di sini harus terbuka satu sama lain, ya ga tan?
Tante Hany: Iya deh hahaha.
Aku pusing karena suami ku jarang pulang kerumah karna sibuk dengan kerjaan nya sampai2 aku dilupain olehnya. Aku kan ingin ditemani juga dan butuh perhatian tapi dia jarang ada buat aku. Maka dari itu aku mencari kesenangan disini untuk melampiaskan nya (dengan wajah penuh kesedihan).
Wiliam: Hmm, kalo gitu kami akan menghapus kesedihan tante untuk malam ini ya tan , tante jangan sedih lagi yah hehehe.
Tante Hany: makasih yah kalian semua baik 🙂
Wiliam : kalo begitu ayo kita minum tann hahahaha.

Setelah berjamjam kami minum bersama tak terasa kami bertiga sudah menghabiskan 10 botol bir. Hary dan Tante Hany sudah mulai ON tapi aku masih belum mungkin karena aku meminum minuman asem juga.

Gak berasa udah jam 5, kami bergegas pulang. Tante Hany sepertinya tidak ingin pulang.
Wiliam : Tan udah mau pagii nih pulang yuk.
Tante Hany dengan suara lemas dan setengah sadar menjawab.
Tante hany: Aku ga mau pulang Will, aku ingin kamu menemaniku teruss.
Dalam hatiku, wah susah juga nih tante kalo lagi mabok.
Wiliam: Harr, lu pulang duluan aja deh biar gw pulang sendiri nanti. Lu naik taxi aja nih gw kasih lu goban buat bayar taxi ya.
Harry : Owwh, oke deh brayy, thanks nih buat malam ini bray hahahaha.
Wiliam : Tenang men hahaha.

Setelah Harry pergi, saya langsung bopong Tante Hany ke mobilku. Dia berkata tidak ingin pulang, itu sangat membuat saya bingung. Lantas di pikiran saya, sebaiknya saya membawa dia ke hotel saja agar dia bisa beristirahat, jadi saya bisa pulang ke rumah. Setelah 10 menit mengendarai mobil saya sampai juga di hotel tujuan. Ya, tidak murah juga namun cuman hotel itu saja yang dekat dari tempat kami.

Saya membopong Tante Hany ke tempat tunggu tamu, lalu saya checkin hotel ke resepsionis. Setelah mendapat kan kunci saya langsung membawa Tante Hany ke kamar, dan membaringkan Tante Hany di kasur. Namun tidak tahu apa yang merasukinya, tiba2 dia menarik saya juga ke kasur lalu mencium saya dengan bertubi2 hampir2 saya kehilangan napas tapi akhirnya saya menikmati juga ciuman yang di berikan Tante Hany itu.

Dibantingnya saya ke kasur lalu ia menindih badan saya dan membuka bajunya, dengan cengang saya melihat tubuhnya yang begitu seksinya, tampak seperti Tamara Bleszynski hahaha. Dia membuka kancing kemeja saya satu persatu dan melepas semua pakaian di tubuh saya tanpa tersisa sehelai benang pun.

Dia mulai menjilat jilat puting saya dan menjilat semua bagian dari perut saya membuat saya menjadi geli, namun tanpa pikir panjang saya langsung meremas buah dada nya yang menurut saya ukuran 36B, tanpa ampun saya menjilat2 putingnya yang nonjol merah muda itu. Birahi kami berdua sudah mulai meningkat sehingga sudah tidak sabar saya memasukan penis saya ke dalam lubang kenikmatan Tante Hany.

Tante Hany: Will tunggu apa lagi ayo dong tante udah ga tahannn ahh.
Wiliam : Oke siap ya tan, ko*tol ku ini tidak besar namun menyakitkan hehe.
Tante Hany : Udah ayoo lama tante udah ga tahan nihh.

Dengan sigap aku langsung mengambil posisi atas mengambil alih permainan, saat aku memasukan ko*tol ku ke dalam me*ek Tante Hany begitu peret lantas di pikiran saya berarti Tante Hany sudah lama tidak melakukan hubungan seks. Setelah full masuk barangku kedalam lubang Tante Hany, dia mendesah keenakan. Langsung saja saya berikan gesekan dan sodokan bertubitubi sambil mencium bibir indah Tante Hany ini.

Sampai puncaknyalah kenikmatan saya.
Tante Hany: Will, tante udah mau keluar nih achhh achh.
Wiliam: Sebentar tan, kita keluarin sama2 yah achhh.
Tanpa pikir panjang, saya keluarkan cairan mani saya di dalam lubang kenikmatan Tante Hany. Saya juga merasakan kehangatan cairan Tante Hany yang menggulumi ko*tol saya.

Kami berbaring berdua sambil berciuman kembali.
Tante Hany : Terima kasih, Wil. Kamu membuatku bahagia hari ini.
Wiliam: Sama sama tan.
Sambil kami kembali ciuman dan berpelukan.

Post Terkait