Cerita Dewasa

Ngentot meki tembem begitu nikmat

Ini pengalamanku kurang lebih 6 tahun yg lalu. ketika ini saya sudah berusia 32 tahun serta bekerja pada keliru satu instansi pemerintahan. dan aku menikah semenjak 9 tahun yg lalu dgn 2 anak. saya asal dr galat satu kota di kalimantan dan kuliah di keliru satu kota pada jawa.

Selepas kuliah saya sempat kerja di perusahaan partikelir setahun serta akhirnya diterima di instansi pemerintahan daerah aku bekerja.tuntutan pekerjaan membentuk aku wajib beberapa kaliPindah kota dan di 5 tahun yg kemudian saya sempat ditempatkan di keliru satu kota pada propinsi asalku di kalimantan yg berjarak kurang lebih 1-1,lima jam dari kota asalku.

Di ketika itu istri serta anakku tidak ikut serta sebab istriku wajib bekerja dan terikat kontrak kerja yang tidak memperkenankannnya mengundurkan diri atau bermohon pindah sebelum lima tahun masa kerjanya.

Sehingga jadilah aku sendiri di sana dan tinggal pada keliru satu rumah orang tuaku yang mereka beli buat investasi. krn kebutulan aku Pindah ke sana maka saya tinggal sendiri.

Baca Juga: EJAKULASI SAAT TUKAR PASANGAN ISTRI

Tempat tinggal tersebut berada pada kompleks perumahan yg cukup luas tetapi cenderung sepi krn kebanyakan hanya sebagai kawasan investasi cara lain saja, dan kalau ada yg tinggal artinya para pendatang yg mengontrak rumah di sana.
jadi lingkungan cukup apatis pada sana. pada beberapa kesempatan saya kadang-kadang berkunjung ke tempat nenekku yang tinggal di suatu kabupaten (kurang lebih 4 jam asal kota tempat aku tinggal kini ) utk sekedar silaturahmi dengan famili diSana.

Di galat satu kunjungan aku ke sana, saya sempat bertemu dengan salah seorang yg pada korelasi korelasi bisa dianggap nenekku juga di tempat tinggal salah satu famili, sebetulnya bukan nenek pribadi. persisnya ia artinya adik bungsu asal istri saudara termuda kakekku (susah ya ngurutnya). usianya lebih tua sekitar 8-9 tahunan dariku.

Profil mukanya seperti agnes monica (tentu agnes monica betulan lebih cantik), menggunakan kulit cenderung relatif gelap, serta badannya kini sedikit relatif gemuk. walaupunTerhitung nenekku, dia biasanya saya panggil bibi saja krn usianya dia risih dipanggil nenek.

Pertemuan tsb sebetulnya biasa saja, akan tetapi sebetulnya terdapat beberapa hal yg sedikit spesial terkait pertemuan tersebut. pertama, aku baru tau jikalau suaminya baru mangkat sekitar 1 tahunan yg kemudian. beliau yg berstatus honorer pada sebuah instansi pemerintah sedikit mengeluhkan syarat kehidupannya (laba ia hayati pada kota kabupaten yg kecil) dengan dua anak perempuannya yg berusia 12 serta 8 tahun.

Waktu itu sayaBilang akan mencoba utk membantu memperbaiki status honorernya dgn mencoba menghubungi beberapa relasi/kolegaku. hal spesial yang lain artinya sedikit pengalamanku di masa lalu dgn dia yg sebetulnya relatif memalukan Jika diingat (saat itu saya berharap beliau lupa).

Waktu saya masih pada bangku Sekolah Menengan Atas, ia dan kadang bersama famili yang lain acapkali berkunjung ke rumahku krn beliau pernah kuliah pada kota kelahiranku tetapi kost pada daerah lain. beliau kadang2 menginap di rumahku. pada saat ia nginap dengan beberapaKeluarga yg lain, saya tak jarang ngintip mereka mandi serta tidur.

Sialnya sekali waktu, waktu malam2 aku menyelinap ke kamarnya (di rumahku kamar tidur jarang pada kunci), dan menyingkap kelambunya (dulu kelambu masih acapkali digunakan). saya menikmati pemandangan di mana dia tidur telentang serta dasternya tersingkap sampai keliatan celana dalam serta sedikit perutnya.

Saat itu saya mencoba mengusap tumpukan nya yg terbungkus celana pada dan pahanya. selesainya beberapa kali usapan ia tiba2 terbangunDan saya pun cepat2 menyingkir keluar kamar. tampaknya beliau sempat melihat saya, hanya saja dia tidak berteriak. hari2 berikutnya saya selalu merasa risih bertemu dia, namun iapun bersikap seolah2 tdk terjadi apa2.

Semenjak saat itu saya tdk pernah coba2 lagi ngintip dia mandi serta tidur. hal itu akhirnya mirip terlupakan selesainya saya kuliah ke jawa, ia menikah dan sayapun akhirnya menikah juga. inilah rendezvous saya yang pertama sejak saya kuliah meninggalkan kota kelahiran aku .

Beberapa wktLalu pada beberapa instansi ada program perekrutan pegawai termasuk yg eks honorer termasuk pada instansi nenek mudaku tersebut. di suatu pembicaraan seperti yg pernah aku singgung sebelumnya, nenek mudaku tadi sempat minta tolong agar dia bisa diangkat sbg pegawai permanen dan akupun kasak-kusuk menemui kenalanku agar nenek mudaku tersebut dapat dialihkan status honorernya menjadi pegawai.

Saya beberapa kali menelpon nenek mudaku tadi buat meminta beberapa data serta dokumen ygDiharapkan. entah sebab donasi kenalanku atau bukan, akhirnya ia dinyatakan diterima menjadi pegawai. nenek mudaku itu beberapa kali menelponku utk mengucapkan terima kasih, serta saya yang waktu itu memang nrimo membantunya jua ikut merasa suka .

Beberapa bulan lalu saya mendapat telpon lagi asal nenek mudaku tadi yang mengabarkan bhw dia akan ke kota tempatku bertugas karena ia wajib mengikuti training terkait menggunakan pengangkatannya menjadi pegawai pada keliru satu balai pelatihan ygTempatnya relatif dekat dengan rumahku.

Waktu itu dia menginformasikan akan menginap pada balai pelatihan tersebut tetapi akan berkunjung ke rumahku pula. di suatu hari sabtu sore beliau datang pada rumahku menggunakan membawa koper dan oleh2 berupa penganan spesial wilayahnya tinggal serta buah2an.

Ia mengatakan hari pelatihannya dimulai hari senin namun dia takut terlambat serta akan segera ke balai pelatihan tersebut malamnya. saya tawarkan buat istirahat dulu serta menginap satu malam.

Tetapi karena kekahwatiranTadi dia menolak untuk menginap dan hanya beristirahat saja. maka beliau kutunjukkan kamar tidur yang terdapat di samping kamar tidurku utk istirahat sejenak. tidak terdapat insiden apa2 hingga waktu itu, serta di malam harinya beliau kuantar ke balai latihan.

Namun pada balai latihan tersebut suasananya masih sepi dan baru tiga orang yang melapor itupun masih keluar jalan2. melihat keraguan buat masuk ke balai latihan tadi balik saya tawarkan buat menginap pada tempat tinggal dulu dan nanti senin pagi baruBalik .

Dia langsung mendapatkan tawaranku sambil menambahkan komentar bahwa ia dengar balai training tersebut agak menyeramkan. malam minggu beliau menginap serta tak ada kejadian yang spesial kecuali kami mengobrol hingga malam serta dia menyiapkan makanan/minumanku. hingga waktu itu belum terlintas apa2 pada pikiranku.

Namun waktu ia terselesaikan mencuci piring dan melintas pada depanku yaitu antara saya dan televisi yang sedang aku tonton beliau berhenti buat melihat program televisi sejenak. saat itu aku melihatSilhuote tubuhnya pada balik daster katunnya yang agak tipis diterobos cahaya monitor televisi. ketika itulah pikiranku mulai mengkhayalkan yang tidak2.

Maklum saya jauh berasal istri serta jikalau ngesekspun dengan orang lain pula kadang2 (saya pernah ngeseks menggunakan psk yg relatif elit dan beberapa mahasiswi akan tetapi frekuensinya sporadis krn biaya tinggi). ketika itu dia saya suruh duduk dekat saya utk nonton tv bersama2.

Kami pun ngobrol ngalor ngidul hingga malam dan ia pun pamit utk tidur. malam seninnya jugaTak terjadi apa2 kecuali ketika ngobrol sudah mulai bersifat pribadi ihwal duduk perkara-masalahnya mirip anaknya yg perlu uang sekolah serta lainnya.
Saya katakan bahwa aku akan bantu sedikit keuangannya dan iapun berterima kasih berkali2 serta mengatakan sangat berhutang budi padaku. senin paginya dia kuantar ke balai pelatihan tadi serta dengan membawakan kopernya saya ikut masuk ke kamarnya yg mestinya bisa buat 6 orang.

Dengan menginapnya beliau di sana, maka buyarlah angan2 erotisku pd dirinyaDan akupun terus ke kantorku utk kerja seperti biasa. tetapi di sore hari aku menerima telpon yg ternyata asal nenek mudaku tadi.

ia mengatakan bahwa relatif ragu2 menginap di balai training tersebut krn ternyata semua teman2 perempuannya tidak menginap pada situ, akan tetapi di rumah familinya masing2 yg terdapat pada kota ini sebagai akibatnya di kamar yg relatif utk 6 orang itu dia tinggal sendiri kecuali jam istirahat siang baru beberapa rekan perempuannya ikut istirahat di situ.

Dengan bersemangat aku Menawarkan dia menginap pada tempat tinggal lagi sembari melontarkan kekhawatiranku kalau beliau sendiri pada situ (sekedar akting). ia terima tawaranku dan aku berjanji akan menjemput dia sepulang tempat kerja.

Akhirnya iapun menginap di rumahku dan rencananya akan hingga sebulan hingga pelatihan terselesaikan. angan2ku kembali melambung namun aku masih tdk berani apa2 mengingat penampilannya yang sdh sangat keibuan, kedudukannya dalam korelasi kami yang terhitung nenek saya, dan sehari2nya jikalau keluar tempat tinggal pakai kerudung(tapi bukan jilbab).
Saya betul2 memeras otak tetapi tdk pernah ketemu bagaimana cara bisa menyetubuhinya tanpa ada resiko penolakan. aku sedikit melakukan pendekatan yg halus. sekedar utk memberi perhatian dan sedikit akal bulus sempat aku belikan beliau baju dan daster. utk daster aku pilihkan ia yg cenderung tipis dan contoh you can see.

Hampir setiap malam dia aku ajak keluar makan malam atau belanja (walaupun pernah beliau sekali menolak dgn alasan capek). bila terdapat kesempatan aku kadang2 mendempetkanBadanku ke badannya Jika lagi jalan kaki bersama atau duduk makan berdua di tempat tinggal makan.

Saya pula seringkali keluar kamar mandi (kamar mandi pada rumahku ada di luar kamar tidur) dgn hanya melilitkan handuk di badan. selain itu saya jua kadang menyapa dan memujinyaa sembari memegang keliru satu atau ke 2 pundaknya Jika ia mengolah sarapan pagi di dapur.

Berasal seluruh itu saya belum bisa menangkap apakah responnya positif terhadap saya. dan selesainya hampir 1 minggu, yaitu pada hari sabtu pagi iapun pamitBalik ke kotanya buat menengok anaknya yang agak sakit dan akan pulang minggu malamnya.
Iapun kembali serta saya yg sendirian di rumah akhirnya jua keluar kota ke kota kelahiranku yang jaraknya cuma 1 jam dr kota tinggalku utk main2 dgn teman2 masa smaku serta silaturahmi ke tempat tinggal orang tuaku. waktu bertemu teman2 lamaku aku agak poly minum minuman memabukan serta saat tidurku relatif kurang.

Sore menjelang maghirib akupun pulang ke kota pada mana saya tinggal, terlintas sebuah planning utk menggauli nenek mudaku yangSaya perkirakan akan lebih duluan hingga pada rumahku (beliau kukasihkan kunci duplikat rumah utk antisipasi seandainya saya tdk terdapat dirumah Bila beliau tiba).

Sayapun sampai pada rumah dan memang sahih ia telah ada di tempat tinggal . dia bertanya kepadaku kenapa aku pucat serta keringatan serta waktu dia pegang dahi serta tanganku dia bilang relatif hangat (mugkin krn imbas begadang).

Saya hanya berkomentar bhw saya mau cerita akan tetapi tdk lezat dan minta agar malam ini makan malam di rumah saja krn aku tdk lezat badan. dia tdkKeberatan dan tanya aku mau makan apa, saya bilang saya cuma mau makan indomie telur serta iapun putusan bulat. mirip kebiasaannya dia selalu buatkan saya kopi serta teh utk dirinya, tak terkecuali malam itu.

Melihat saya masih pucat beliau memperlihatkan obat flu akan tetapi aku bilang aku tdk flu dan tdk mampu cerita sambil pergi menggunakan pura2 sempoyongan ke kamarku dan bilang saya mau istirahat. saya masuk kamar serta membuka baju dan berbaring di kawasan tidur dgn hanya gunakan celana pendek. iapun menyusulku ke kamarku sertaDgn iba bertanya kenapa dan apa yang mampu dia bantu.

Pada hatiku aku mulai tersenyum dan mulai melihat suatu peluang. ia bahkan memberikan utk memijat atau mengerik punggungku, akan tetapi aku mau pribadi ke sasaran saja menggunakan mempersiapkan sebuah cerita rekayasa.

Akhirnya saya menatap dia dan menanyakan apakah beliau mau tau kenapa aku begini serta mau menolong saya. ia segera menjawab bahwa beliau akan senang sekali bisa menolong saya krn saya telah poly membantunya.

iapun kusuruh duduk di daerah tidurDan menggunakan memasang mimik serius serta memelas sambil memegang salah satu tangannya akupun bercerita. aku karang cerita bhw saya baru saja kumpul2 sama teman2ku saat ke luar kota tersebut sore.
Terus terdapat keliru satu temanku yang bawa obat perangsang yang saya kira merupakan obat suplemen penyegar badan. sebab tdk tau, obat itu saya minum serta skrg efeknya jadi begini di mana aku kepingin mililiter dgn wanita. saya karang cerita bhw Jika tdk tersalur itu akan membahayakan kesehatanku sementara istriku tdk terdapat diSini.

Aku pula mengarang cerita bhw aku sudah mengupayakan onani tapi tdk berhasil serta tdk mungkin aku mencari psk krn tdk biasa. saya katakan bhw dgn terpaksa serta berat hati saya mengajak dia bersedia utk mililiter denganku utk kepentingan kesehatanku.

Mendengar ceritaku beliau terdiam dan menundukkan wajahnya, akan tetapi salah satu tangannya permanen kupegang sembari kubelai menggunakan lembut. melihat itu, saya lanjutkan dgn mengatakan bhw jikalau ia tdk bersedia agar tdk usah memaksakan diri dan aku mohon maaf dgn sikapkuKrn ini dampak obat perangsang yg terminum olehku.

Selain itu kusampaikan bahwa biarlah kutanggung dampak kesalahan minum obat tersebut serta saya katakan lagi bhw aku sadar jika permintaanku itu tdk pantas akan tetapi aku tdk bisa melihat jalan keluar lain sembari minta ia memikirkan solusi selain yang kutawarkan.

Dia tetap diam, namun kurasakan bhw nafasnya mulai memburu serta dengan lirih ia mengatakan apa aku benar2 mau mililiter sama dia padahal beliau merasa beliau sudah agak tua, tdk terlalu mengagumkan, relatif sedikitGemuk dan dari berasal kampung.

Saya jawab bahwa dia masih menarik, tetapi yang penting saya wajib menyalurkan hasratku. beliau diam lagi dan aku duduk dikasur sembari tanganku merangkul serta membelai pundaknya yg terbuka karena dasternya contoh you can see. kulitnya terasa masih halus dan sedikit kuremas pundaknya yg relatif lunak dagingnya.

Mukanya pucat serta bersemu merah berganti2, beliau juga terlihat gelisah. sedikit lama situasi seperti itu terjadi akan tetapi saya tdk tau entah berapa lama , sampai aku mengulangPertanyaanku kembali (walaupun aku telah yakin ia tdk akan menolak) dan akhirnya ada bunyi pelan serta lirih berasal mulutnya.

Aku tdk tau apa yg beliau katakan akan tetapi instingku mengatakan itu indikasi persetujuan dan menggunakan pelan aku dekatkan mukaku ke wajahnya. mula2 saya cium dahinya, selesainya itu mulutku menuju pipinya. ia hanya memejamkan mata, tetapi gerakan wajahnya yang sedikit maju sudah menjadi isyarat bhw beliau tdk keberatan.

Sedikit lama saya mencium ke 2 pipinya dan aku sejenak mencium hidungnya (diSitu kurasakan desah nafasnya relatif memburu) kemudian akhirnya saya mencium bibirnya yg sudah relatif terbuka semenjak tersebut.

Sambil melakukan itu kedua tanganku juga beraksi dengan halus. tangan kananku merangkulnya melewati belakang kepalanya kadang pada bahu kanannya serta kadang di tengkuknya pada belakang rambutnya yg terurai. sedang tangan kiriku merangkul punggungnya dan mengusap paha kanannya secara bergantian.

Ciuman bibir mulai kuintensifkan dengan memasukan lidahku ke mulutnya. beliau gelagapan namunTangan kananku memegang tengkuknya untuk meredam gerakan kepalanya. ternyata ia tak biasa dicium dgn memasukan lidah ke lisan yg kelak baru aku ketahui belakangan..

Tangan kiriku terus bergerilya, aku menarik bagian bawah dasternya yang beliau duduki supaya tangan kiriku bisa masuk ke sela2 antara daster serta punggungnya. berhasil, tanganku mengusap punggungnya yang halus namun masih kurasakan tali bh nya pada situ.

Menggunakan pelan2 kubuka tali bh nya. terasa ada sedikit perlawanan berasal dia menggunakanMenggerak2an punggungnya sedikit. iapun hampir melepaskan mulutnya berasal mulutku.

Namun bibirku terus mengunci bibirnnya serta tugas tangan kiriku membuka pengait bh nya dibelakan telah terealisasi. tangan kananku eksklusif berpindah dengan menyelinap pada balik daster bagian depan dan menuju bh nya yg sudah terbuka.

Saya biarkan bh tsb dan tangan kananku menyelinap pada antara bh serta payudaranya. saya elus2 serta cubit2 pelan payudara pada lebih kurang putingnya beberapa ketika sebelum akhirnya menuju putingSampai akhirnya payudara yang memang telah tidak terlalu kencang tapi cukup besar itu kuremas2 bergantian kiri serta kanan.

Ketika itu mulutnya menggigit bibirku, aku terkaget2, dan dengan cepat kutanggalkan daster serta bhnya serta dia kutelentangkan dikasurku. ia rebah di kasurku dengan hanya mengenakan celana dalam yg sudah tua serta sedikit lubangnya pada bagian selangkangannya. saya pribadi menggumulinya menggunakan mulutku pribadi menuju mulutnya.

Ia sempat melenguhkan suara yg sepertinya menyebutNamaku. saya tidak peduli. mulutku bergeser ke lehernya serta kudengar ia berkata dgn tidak jelas …. ?aduh kenapa kita jadi begini??. aku tdk peduli serta mulutkupun bergeser ke payudaranya secara bergantion. akhirnya suaranya yg awalnya seperti keberatan menjadi berganti menggunakan lenguhan serta desahan yang lirih. saya bangkit dr badannya sejenak utk melepaskan celanaku sampai akupun telanjang bulat.

kulihat ia sedikit kaget dan matanya terbuka melihatku seolah2 tidak rela aku melepaskan tubuhnya. namunSecepat kilat sehabis aku telanjang bundar aku balik menggumulinya serta melumat bibirnya habis2an. ke 2 tanganku merangkulnya dengan memegang erat bahu dan belakang kepalanya.

Kupeluk beliau erat2 dan iapun membalas ciuman bibirku dengan hangat bahkan liar. matanya terpejam dan ke 2 tangannyapun memeluk diriku serta kadang megusap punggungku. mulutku beralih ke payudaranya. kini saya baru mampu melihat jelas bentuk payudara dan tubuhnya yang lain. memang bukan bentuk yang ideal sebagaimana umumnyaDiceritakan pada cerita2 saru lainnya.

Payudaranya memang besar (saya tidak tau ukurannya) akan tetapi sedikit turun serta tdk kencang. tubuhnya masih proporsional walaupun cenderung gemuk dengan adanya lipatan2 lemak di pinggangnya serta perut yang kendur karena bekas melahirkan (mungkin), namun kulitnya begitu halus. mulutku kemudian melumat puting payudaranya yang kiri serta tangan kiriku meremas payudara yang kanan.

Sedang tangan kananku bergerilya ke selangkangannya serta mengusap2 bagian yang masih terbungkus celanaPada tersebut. jari2 tanganku menemukan lubang di robekan celana dalamnya yang telah tua sehingga jari2ku tsb bisa mengakses ke bagian selangkangannya yg mulai lembab pd rambutnya yg kurasakan cukup lebat.

Jari2 kananku memainkan klitorisnya serta kadang2 kumasukkan ke dalam lubangnya sembari menggesaek2annya. kurasakan desahan serta lenguhannya sedikit lebih keras menceracau. sekilas kulihat kepalanya bergoyang ke kiri dan ke kanan dengan pelan tapi mulai liar.

Tangan kirinya beliau angkatSebagai akibatnya jarinya ada didekat indera pendengaran kirinya sembari meremas2 seprai dan ujung bantal tidak karuan. tangan kanannya mengusap kepala dan menarik2 rambutku. akupun mulai tdk mampu menunda diri lagi sebab penisku sudah berdiri tegak semenjak tadi.

Berukuran penisku biasa2 saja (sebetulnya saya agak heran dgn ceritaa erotis yang bilang hingga 20 centimeter, aku tdk pernah mengukur sendiri). kutarik celana dalamnya hingga tanggal. lalu saya melepaskan tubuhnya dan merogoh posisi pada antara dua pahanya. waktuKulepas tubuhnya sejenak tersebut dia sempat tersetak dan matanya terbuka seolah2 bertanya kenapa.
Akan tetapi begitu melihat saya telah pada posisi siap mengeksekusi dirinya iapun mulai memejamkan matanya lagi. sambil kuremas2 payudaranya sebelum memasukan rudalku ke liangnya saya sedikit berbasa basi dan menanyakan apa beliau lapang dada aku setubuhi malam ini.

Menggunakan lirih dia mempersilakan serta bibirnya sedikit tersenyum. ke 2 tangannya menarik badanku dan akupun mulai memasukkan penisku ke lubangnya. walaupunSudah lembab serta beliau pernah melahirkan, ternayata saya tdk bisa langsunga memasukkan penisku. sampai2 tangan wanita yang sudah lama menjanda dan kehidupan sehari2nya begitu udik ini ikut membantu mengarahkan rudalku ke lubangnya.

Rupanya nafsunya telah menghasilkan ia terlupa. pada luar terdengar hujan mulai turun dengan lebat menambah liarnya suasana pada kamarku serta pintu kamarku masih terbuka krn aku yakin tdk ada siapa2 lagi pada tempat tinggal tipe 60 milik orang tuaku ini. ujung rudalku mencoba merangsekKelubangnya scr pelan2 dgn gerakan maju mundur dan kadang2 berputar pada area ekspresi lubangnya.
Tidak terlalu usang rudalku mulai menembus liang senggamanya. kepalanya berkiprah ke arah kiri dan kanan. matanya merem dan kadang setengah terbuka. tangannya ke sana kemari kadang meremas seprai serta ujung bantal, kadang meremas rambutku serta kadang mengusap punggung serta bahkan mencakar punggung atau dadaku.

Pinggulnya kadang menyentak maju menuju rudalku seolah2 sangat ingin agar rudalku segera masuk.Akhirnya rudalku yang telah masuk sepertiganya ke liang senggamanya kucabut tiba2. terlihat ia kaget serta membuka matanya. ia memanggil namaku dengan bunyi yang telah dikuasai ereksi serta bertanya ada apa.

Tetapi sebelum selesai pertanyaannya aku pribadi dengan cepat serta sedikit tekanan menghujamkan rudalku ke liangnya yang walaupun sedikit seret akan tetapi akhirnya mampu masuk seluruhnya ke pada lubangnya dan aku memeluknya dengan mukaku begitu dekat dengan mukanya sambil menatap wajahnya yg penuhKepasrahan tetapi pula dikuasai ereksi yang bertenaga. ia tersentak dan melenguh keras ………….. aaaaaaaahh …. sejenak aku mendiamkannya dengan posisi mirip itu.

Beliau mencoba menggerakkan pinggulnya maju serta mundur menggunakan ruang motilitas yg terbatas. saya pun mulai menggerakkan pinggulku ke belakang dan ke depan menggunakan gerakan pelan tapi pasti.

Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya dengan liar. beliau menceracau dan terus mendesah dan pinggulnya mencoba utk membawa diriku menggoyangnya lebih cepat lagi.Entah beberapa kali namaku ia sebut. beliau juga menceracau dia sayang dan mencintaiku.

Dan aku yg sudah terbawa gelombang birahipun tidak memanggil dia ?bibi? lagi (beliau sebetulnya terhitung nenekku, namun krn usianya tdk terlalu tua maka ia tak jarang dipanggil bibi). ya … dalam keadaan ereksi tsb saya jua kadang menceracau memanggil namanya saja. seperti tdk terdapat perbedaan usia dan kedudukan pada antara kami.

entah berapa lama saya menggoyangnya dengan gerakan yg sedang2 saja, tiba2 ke 2 tangannyaMerangkul tubuhku utk lebih merapat dengan dia. saya pun melepaskan payudaranya serta juga akan merangkul tubuhnya. kurasakan betapa lunak serta empuk tubuhnya yang agak gemuk dan memang telah tidak terlalu sexy itu saat kudekap.

Seluruh bagian tubuhnya tidak terdapat yg kencang lagi. tetapi kelunakan tubuhnya dan kehalusan kulitnya ditambah pertemuan dan ukiran antara kulit dadaku dgn ke 2 payudaranya membawa sensasi yang luar biasa bagi diriku.

Irama gerakan pinggulku dan pinggulnya tetap stabil. tiba2Ia mendesah dengan suara yang agak berbeda serta ke 2 matanya memejam rapat2. dia mempererat dekapannya dan mengangkat pinggulnya supaya selangkangannya lebih rapat menggunakan selangkanganku.

Sesudah itu kedua kakinya mencoba mengkait ke 2 kakiku. gerakan bibir serta raut mukanya mengambarkan kelelahan tercampur dengan kenikmatan yg amat sangat. rupanya beliau telah orgasme. dia membuka matanya dan wajahnya beliau dekatkan ke wajahku sambil bibirnya terbuka serta menunjukkan isyarat utk minta saya cium.

BibirkupunMenyambar bibirnya serta saling melumat. ketika lidahku masuk kemulutnya, ternyata dia telah mampu mengimbangi walaupun dengan terengah2. terbayang reaksinya ketika orgasme tersebut maka gairahku menjadi meningkat.

Walaupun tau ia sudah orgasme beberapa saat sesudah itu saya mulai meningkatkan kecepatan irama gerakan pinggulku utk membawa rudalku menghujam2 liang senggamanya. walaupun sambil berciuman saya tetap mempercepat gerakan pinggulku.
awalnya pinggulnya mencoba mengikuti gerakan pinggulku. namunTiba2 ia melepaskan mulutku serta kepalanya berkiprah kekiri dan diam menggunakan posisi miring ke arah kiri sehingga saya hanya mampu mencium pipi kanannya.

Matanya merem melek. dekapan tangannya ketubuhkupun dia lepaskan serta dia angkat ke atas sebagai akibatnya jari2 kedua tangannya hanya meremas2 seprai di atas kepalanya. ke 2 kakinya berubah gerakan menjadi mengangkang menggunakan seluas2nya.
saya jadi mempecepat gerakan pinggulku. bahkan gerakan rudalku menjadi lebih ganas yaitu waktu saya memundurkan pinggulku makaRudal keluar seluruhnya hingga pada depan ekspresi liang senggamanya tetapi secepat kilat masuk lagi ke pada lubangnya dan begitu seterusnya tetapi tdk pernah meleset.

tangan kiriku pulang meraba payu daranya serta kadang2 ke klitorisnya. beliau menceracau dan kali ini tidak menyebut namaku tetapi berkali bilang ?aduh …. ampun … sayang …? atau ?kasian aku sayang? dan bahkan ia bilang sudah tidak tahan lagi.
Namun saya tau ia terbawa kenikmatan yg luar biasa yg sekian tahun tidak pernah ia nikmati. malamDingin dan ac pada kamarku tdk mampu menunda keluarnya keringat pada tubuh kami. tiba2 kembali ia melenguh, kali ini lebih keras dan mulutnya maju mencari bibirku. ya, dia balik orgasme.

Aku tidak menghiraukan mulutnya tetapi lebih berkosentrasi utk meningkatkan kecepatan gerakan pantatku sambil aku putar. putus asa dia mencoba mencium bibirku ia rebah balik , tetapi pd ketika itu akupun mencapai puncaknya serta rudalku menyemburkan sperma yg poly ke liang senggamanya.

Sementara liang senggamanya berdenyutMendapatkan sperma hangatku. saya terkulai pada atas tubuhnya dengan rudalku masih di pada liang senggamanya. kami berpelukan dgn sangat erat seolah2 tubuh kami ingin sebagai satu. kami berciuman serta saling membelai.

Berkali2 kami saling mengucapkan sayang. iapun menyampaikan betapa bahagianya beliau krn selain bisa menolongku menyalurkan libidoku, juga dia merasa terpuaskan kebutuhan yg tdk pernah beliau nikmati sekian memahami.

apalagi ketika sehabis itu dia semapat bercerita betapa almarhum suaminyaBegitu bodoh pada bercinta dan sekedar mengeluarkan sperma saja. dia baru tau bahwa bercinta dengan laki2 bisa lebih nikmat dibanding yang pernah beliau rasakan.
Kami tertidur sambil berpelukan. paginya waktu terbangun jam 8 pagi kami bercinta lagi dengan sebelumnya menelpon ke tempat diklatnya utk memberitahukan bahwa dia tdk enak badan. ia adalah tipe wanina yg jua agak udik.

beberapa variasi dia lakukan dgn kikuk. dia tak jarang tdk bersedia Jika vaginanya aku oral dgn alasan tdk sampai hatiMelihat aku yg banyak menolongnya mengoral vaginanya. akan tetapi beliau mau mengoral penisku kadang2. umumnya dia mau jikalau dia sudah tdk mampu mengimbangi permainanku sedang aku masih mau bercinta.

Selama sebulan ia tinggal pada rumahku dan kami sudah mirip suami istri …. bahkan percintaan kami seringkali lebih panas. 2 hari sehabis percintaan kami yg pertama aku malah sempat mengantar dia ke dokter utk pasang spiral supaya tdk terjadi hal2 yg tdk diinginkan. hal yg kusuka darinya merupakan ia ternyata pintarMenyembunyikan korelasi kami. jadi Jika terdapat tamu atau famili datang ke rumahku, sikap kami biasa2 saja.

Memang saya sempat mendoktrin dia bhw hubungan kami ini adalah hubungan terlarang, namun krn awalnya menolongku maka tdk apa2 dilanjutkan krn dia harus mengerti dgn kebutuhanku sbg laki2 drpd saya kena penyakit bercinta pada luaran maka ia tdk perlu tanggung2 menolongku.

Selain itu hal yang kusukai dr dia artinya sikapnya yang berbakti kepadaku Jika kami berdua saja. hampir semua permintaanku mau beliauTerima selama dia anggap permainan normal. dia bilang itu ia lakukan krn aku banyak menolongnya.

Kadang saya memutarkan kaset video bf utk menunjukkan beberapa variasi padanya. aku bahkan sempat melakukan penetrasi di anusnya. sebetulnya kesediaannya utk disodomi itu dilakukan dgn terpaksa krn pd waktu kami melakukan foreplay ternyata beliau menstruasi.

Melihat aku telah di puncak birahi ia mencoba melakukannya dengan tangan serta mulut akan tetapi tdk berhasil krn dia mmg tdk terlalu lihay. akhirnya denganDibantu hand body cream maka anusnya lah yg jadi sasaranku. sebetulnya saya kasian pula melihat beliau menitikan airmata ketika saya mulai menusukan rudalku ke anusnya.

Tapi karena saya telah berada pada ujung kenikmatan maka aku tetap melakukannya. krn pada rumah hanya kami berdua maka kami melakukannya pada mana saja, mampu pada kamar mandi, bisa di depan tv, serta lainnya.

Hal yang paling mengesankan adalah suatu hari pada waktu aku balik jam istirahat siang, ternyata iapun baru balik pula utk istirahat padaTempat tinggal krn ada informasi instrukturnya akan tiba terlambat sekitar setengah atau satu jam.
Mendengar penyampaiannya itu saya langsung mutup pintu tempat tinggal serta menyergapnya. saya baringkan beliau di atas hambal di ruang tengah depan tv. dia gelagapan dan berteriak2 suka sembari berpura2 protes.

Aku hanya menurunkan celana tidak hingga tanggal dan iapun cuma kusingkapkan rok panjangnya dan melepaskan celana dalamnya. baju pns nya hanya kubuka kancingnya serta menarik bhnya ke atas. kerudungnya saya biarkanTerpasang. sehingga kamu bercinta dgn tdk sepenuhnya telanjang. mungkin krn relatif tegang permainan kami sebagai lebih lama dr permainan umumnya.

Akhirnya kami istirahat di rumah menggunakan hanya makan nasi serta telur dadar krn waktu istirahat tersita utk bercinta. di saat dia balik ke kotanya kami masih berafiliasi sebulan 3-4 kali pada sebulan.

Namun selesainya aku pindah ke kota lain hubungan kami jadi sangat sporadis. terakhir dia menikah lagi dengan seorang duda yg usianya 7 tahun lebih tuaAsal beliau. itupun ia terima selesainya saya yg mendorong utk menerimanya wkt beliau menceritakan bhw terdapat orang yang mau melamarnya.

Demikianlah ceritaku. sebetulnya hingga ketika dia bersuamipun saya tau jikalau aku tiba pada dirinya dan ia punya ketika maka dia akan bersedia melayaniku. hanya aku tdk mau merogoh resiko yg lebih tinggi.

Post Terkait