cerita dewasa

NAFSU BERAPI API

Aku yang sudah menikah dan berencana masih belum ingin mempunyai momongan karena ingikn fokus terhadap kerjaan masing masing dahulu, suamiku juga begitu sama seperti aku tapilebih over kerjanya, aku yang bekerja sebagai sales promotion girl sering mendapat job tentang pamaeran mobil , memang perawakannku itu bisa dibilang seksi dengan tinggi tubuh 173 cm berate badan 50 kg, jadi aku sering menjadi perhatian orang yang hendak mau melihat lihat pameran tersebut,

Suamiku bernama viky dia bekerja bisa di bilang sukses karena mendapat kepercayaan pada atasannya jadi sering mendapat kerjaan sampai malam hari dan datang kerja pagi buta sekali ketika aku masih tidur dia bernagkat duluan, tapi suamiku itu juga tipe yang doyan sex , sempat dalam sehari dia minta jatah 2 x mau kerja dan sesudah kerja , awalnya aku bisa memahami dia karena tugasnya terebut, tapi lama kelamaan kami sering bertengkar akibat kita jarang komunikasi dan jarang bertemu walau satu rumah, dia pulang kerja aku tidur, dia berangkat kerja aku masih tidur begitu terus sampi 3 bulan,

Suatu hari suamiku mendapat proyek yang di kerjai dengan sahabat kantornya di luar kota, sebut saja namanya Ello, sahabat sering di ajak ke rumah dan di perkenalkan denganku mata dia sering melirik mupeng ke padaku, kadang aku juga merasa gimana kalau di lihatinya, memang dia berwajah ganteng dan penampilan style banget di tunjang dengan tubuh kekarnya, suatu ketika saat suamiku mendapat tugas untuk mengecek bagian kerjanya , Ello disuruh untuk menemaniku beberapa hari, mungkin suamiku percaya kepada dia, jadinya dia meminta bantuan terhadap Ello untuk menjaga rumah.

Dia tidur di bagian samping kamar aku dan suamiku, malam pertama saat ello mau tidur dia permanitan lewat kamarku , “mbak aku tak tidur dulu” sambil menatapku dari luar pintu, saat itu aku memakai baju tidur dan memang kalau tidur aku sering mencopot BH dan CDku supaya tidurku leluasa dan Viky kalau pulang rumah bisa langsung memeluk dan bercinta denganku, tapi kulihat mata Ello tadi mencuri curi pandang di antara celah baju tidur.

Baca Juga: Sex Promotion Girl

Pernah juga suatu hari saat Ello main dirumah, dalam keadaan sange aku dan suamiku tak kenal tempat kami melakukan di dapur saat perkempoan kami berlangsung tiba tiba Ello datang tanpa di ketaui oleh Viky karena posisi itu viky sedang duduk dan aku diatasnya sambil menggenjotnya, aku yang melihat Ello datang dan melihat adegan ngentotku , karena aku juga gak mau kalau viky menjeda genjotnya aku membiarkan tanpa memberitahu suamiku kalau Ello sedang berada dibelakangnya hanya aku kasih kode untuk diam karena aku tahu bahwa viky sedang dalam puncaknya, dan sampai crotttt ello memandangi adegana dengan suamiku ngentot dengan tuibuhku yang telanjang.

Pada akhirnya ello sering menatapku dengan mata mupeng, dan sewaku saat ada acara pesta kantor juga aku dan suamiku beserta ello ikut diundang dalam acara tersebut karena undangan khusus dari atasan viky aku sebisa mungkin untuk tampil seksi dan anggun dengan aku memakai gaun berwarna hitam dengan menonjolkan lekuk tubuhku yang seksi itu, sebelum berangkat ke pesta suamiku mengajak aku bercinta karena melihat diriku mala mini terliaht cantik dan seksi saat adegan aku ngentot dengan suamiku aku merasa ada yang melihat di celah pintu, memang kami yang terlalu bernafsu sehingga lupa untuk mengunci pintu kamar, lagi lagi Ello memandangiku di luar pintu dan melihat kami sedang ngentot, setelah itu kami bertiga berangkat menuju ke rumahnya bosnya viky.

Wah memang hebat rumahnya ada 2 lantai, yang bagian atas mendapat info ada koleksi benda benda antik punya si boss di lantai 1 sudah banyak orang yang datang, dan saat suamiku bertemu dengan si boss meminta untuk berbicara dengannya di ruangan khusus, “kamu nunggu sebentar disini ya, atau naik ke lantai 2 nonton koleksinya, aku sedang di suruh menghadap atasan”kata suamiku, “ya sayang tak masalah” kataku, aku beranjak pergi ke lantai 2 dan memang koleksinya sungguh antik sekali dari lukisan, patung patung dan cermin yang besar, aku sempat tertarik dengan cermin tersebut sampai aku mengaca melihat tubuhku yang seksi dan aku berlekuk lekuk di depan cermin, dilantai 2 saat itu hanya ada 3 orang tak taunya juga ada Ello yang ada disampingku.

“eittss ngaca terus , nanti kacanya ampun ampun lho melihat keseksianmu” kata Ello

“lhoo kamu kamu ikut naik juga Ello”

Dan dia meminta diriku untuk memegang gelas yang berisi air untuk di pegangkan sebentar,

Kami pun ngobrol di tempat ini, setelah kami ngobrol ngobrol tiba tiba Ello pergi ke belakang aku dan menyilakkan rambutku sambil berkata aku bisa membuat kamu semakin seksi lagi, dengan kedua tanganku yang memegang gelas aku tak bisa menepik yang hanya aku diam saja dan mendengarkan dia berbisik, sambil memegang leherku membuat aku merinding dan mengendus ngendus dengan nafasnya kemudian dia mencium leherku di bagian pojok,

“Ello kamu ngapaian , lhooo elloooo lepaskan seruku, aku hanya berbisik dan tidak berani berteriak karena ini acara orang orang besar dan aku tak mau mempermalukan diriku dan suamiku”

Ello masih melancarkan gerakannya dengan berani dia memegang BH ku dan menciumi leherku aku pun begerak sana sini dengan masih memegang gelas, tapi aku langsung si peluk dia dari belakang dan ello juga memegang selakanganku, Plisss ellhentikan kegiatan ini, jangan kau mempermalukan aku, saat tangan ello menyentuh bagian memekku aku sudah merasa basah dia tahu kalau aku menggunakan g string dan melepaskan talinan sehingga sampai copot g stringku.

Tangan ello sudah masuk di dalam rok dan meyentuh bagian memekku aku pun merintih rintih dengan jarinya yang mengelus ngelus , aku tak bisa apa apa lagi selain meronta ronta, tiba tiba dari bawah suamiku memanggil diriku , “mahh mahh dimana kamu” aku pun langsung bisa pergi dan meninggalkan ello dilantai 2, aku merapikan gaunku dengan g stringku yang tertinggal, pada waktu itu aku sempat deg degakan karena kami melakukan di tempat umum.

Suamiku memberitahu bahwa dia tidak bisa pulang bersama karena atas suruhan atasannya untuk bertemu dengan klien dengan bosnya dan dia meminta diriku untuk pulang bersama Ello, aku pun tak bisa menolak dan aku pulang dengan Ello memakai mobilku, dalam perjalanan pulang aku tak mengatakan spetatah kata pun, dia memuji muji kalau akau mala mini cantik dan seksi sekali tanpa aku tangggapi, smapi akhirnya kmi sampai dirumah dan aku langsung masuk kedalam kamarku sambil memikirkan hal tadi kenapa kejadian itu bisa berlangsung, tapi aku akui saat aku di permainkan oleh Ello aku merasa gairahku sangat tinggi.

Aku yang sudah memakia pakaian baju tidur , rupannya Ello sudah mengunci semua pintu rumah dan masuk ke dalam kamarku sambil mengembalikan g stringku tadi yang lepas akibat perbuatan dia, saat aku mau mengambil dia langsung menyergapku dan menciumi di atas ranjang,

Hehh Ellooo lepaskan diriku atau aku akan berteriak, tolong elooo jangan lakukan ini aku meronta ronta agar tak di sentuh , tapi dengan ganas dia memeluk tubuhku dan melepaskan baju tidurku, hingga aku sekarang talanjang tanpa ada istilah pemanasan dia langsung membenamkan penisnya masuk ke dalam memekku rupanya dia tidak memakai CD dan dia memang sudah menyiapkan, tanpa basa basi dia langsung menancapkan penisnya dan memompa maju mundur, bless blesss bloeesss aku di entot kira kira selama setengah jam waluapun aku menolak tapi aku menikmati penis besarnya, tak lama aku mengeluh panjang ahh ahhh ahhh aku sudah mencapai orgasme sedangkan ello masih sibuk dengan maju mundurunya tapi saat itu dia mempercepat gerakannya dan tak lama kemudian dia mengeluarkan sperma dan tumpah di dalam memekku.

Anja sungguh aku tak bisa menahan nafsuku , sambil berbisik ke telingaku dan bergegas meniggalkanku, sampai aku tertidur gak tau pukul berapa saat itu, paginya aku melihat suamiku viky berada di sampingku dan rupanya dia sudah tertidur aku gak yau dia pulang jam berapa, seperti biasanya aku pagi menyiapkan sarapan untuk suamiku dan Ello, dan dia lanjut untuk berangkat kerja, karena di rumah sendiri aku ingin rasanya berenang untuk lebih fresh, aku tahu karena di rumah aku sendiri jadi aku berenang tanpa menggunakan pakaian , aku bisa leluasa tapi apa beberapa jam kemudian si Ello datang lagi dan beralasan pada suamiku kalau badannya gak enak dan izin tidak berangkat ke kantor, dia masuk menggunakan kunci suamiku,

Lha kamu kok disini ello bukanya kamu masuk kerja ?? tanyaku saat masih di kolam renang dalam keadaan bugil, “iya tiba tiba badanku merasa sakit sambil menghampiriku yang belum tau kalau aku telanjang setelah dia melihatku dia malah langsung bergegas mencopot pakaiannya dan celananya aku pun melihat badan dia yang kekar dan penis yang menegang aku lari dan mau berdiri tapi aku malu kalau aku nanti kelihatan tubuhku, saat aku toleh kesana kesini aku tak meilihat ello dan saat sampai di tepian aku merasakan di bawah ada yang hangat rupanya ello ada di bawah selakanganku sambil menjilati di dalam air.

Aku pun tak bisa apa apa lagi beberapa detik memek aku di jilati sampai memunculkan gairah lagi, aku heran dia kuat menahan nafasnya di dalam air untuk beberapa detik, setelah puas dia berdiri di hadapanku dan menciumiku dan menggantikan penisnya untuk menyentuh memekku, ahh ahhha hhh dengan tusukan tusukan penisnya sudah masuk ke dalam memekku, aku menikmatinya karena memang sudah lama aku tak dijamah lagi dengan suamiku, kemudian aku ditarik mentas di samping kolam dan melanjutkan persetubuhan.

“aoohhh ahhh ahhh tubuhku dalam posisi nungging”

Tangan ello mengelus ngelus pundakku dan meremas toketku,

“anja kamu masih terlihat cantik semalaman dan sekarang ini”

Aku haya diam dan menikmati walaupun aku ingin rasanya juga menggoyangkan pantatku maju mundur tapi aku berpura pura tidak mengimbanginya nyatanya dia memuaskannku, aku yang mendesah membuat dia semakin gairah dia memompa blassss bless blaass blesss , tak lama kau merasakan orgasme duluan “ahhh ahhh ahhh ahhhhhhhhhh.

Bibrku aku gigit merasakan hal yang nikmat luar biasa denga penis besarnya, lagi lagi ello masih menggenjot dengan cepat tak lama juga ello mengeluarkan spermannya lagi, setelah selesai aku melepaskan dari tusukannya dan menampar dia plaakkk kemudian aku lari menuju kamarku dan membersihkan diri, semoaga dengan itu dia menjadi kapok, malamnya suamiku yang bebas dari kantor dia sedang berada di depan computer aku yang ingin merasakan persetubuhan dengan suamiku aku memancing dia dengan aku memakai pakain kimono, aku dekati suamiku dan aku sentuh pundaknya dengan susuku yang hanya memakai BH, aku goyangkan goyangkan biar dia terangsang , tapi apa balasannnya malah aku disiruh untuk diam dan tak mengganggu dia , sebab in untuk masa depan kita katanya.

Aku sedih mendengar perkataan dia kemudian aku putuskan untuk keluar dari kamar menuju tepian kolam sambil bersedih dan menahan gairahku yang masih haus, kulihat dari luar jendela kamarku suamiku masih sibuk dengan kerjaannya beda dengan Ello yang kulihat dari luar habis keluar dari kamar mandi, aku dekati jendela dia dan mengamati dari luar aku melihat tubuh ello yang kekar dan penisnya yang bergelantungan seakan akan memanggil memekku untuk di tusuk lagi, sambil mengamati dari luar aku mengelus ngelus memeku karena aku menahan nafsu tadi yang tak terlampiaskan,

Aku takut untuk masuk ke dalam kamar Ello tapi karena nafsu membutakan segalanya aku beranikan mengetuk jendela dan masuk ke dalam kamar Ello, Sttttttt jangan bicara keras keras, “lhoo kamu kenapa anja? Tanya Ello dengan heran.

“gak papa suamiku sedang sibuk di depan computer jadi jangan bicara kencang kencang, pintaku”

Aku langsung memeluk tubuh dia dengan keadaan bugil aku juga melucuti pakaianku sendiri jadi kami berdua telanjang, ello yang heran akan tingkahku hanya diam dan aku langsung mengambil posisi duduk di hadapan penisnya aku pegang penisnya dan aku kulum dari kepala penis sampai ke pangkal semakin lama semakin membesar penis ello dan kurasa puas aku gantian yang ingin di puaskan dengan cara aku berbaring di tempat tidur dan mengangkan pahaku, tanpa ada perintah ello sudah mengerti akan inginku dia langsung menyentuh memekku dan menjilatinya ahh ahhh ahh aku mendesah, nikmat untuk malam ini, setelah basah akan jilatannya , aku menyuruh kepada penis ello yang sudah mengeras untuk segera memasukkan ke dalam memekku,

Kali ini rasanya amat beda dengan perkosaan tadi, perlahan lahan dia memasukkan dari kepala penisnya blesss sampai setengah blesss blesss dan sampai ke pangkal aku mendesah dengan mulutku aku tutup dengan sprei supaya tidak kedengaran oleh suamiku, aku kali ini member perlawanan dengan menggoyangkan pantatku dan menaikkan pantatku auhh uhh uhh ahhhh tangan ello juga meremas remas toketku sampai putingku merasa keras, di genjot memekku sampai memerah karena aku takut nanti kalau suamiku mengetahui aku percepat gerakan pantatku dan aku orgasme untuk pertama ahhh ahhhh aku memeluk tubuhnya dan mencium lehernya, ello tau kalau aku sudah orgasme karena penisnya aku siram dengan cairanku.

Dengan itu ello yang masih nafsu membalikan tubuhku dengan masih penisnya tertancap di memekku, aku dibalik tubuhku sekarang dengan gaya doggy style di pompa penisnya maju mundur, pundak dan leherku di ciumi dia lagi, entah apa aku menjadi terangsang kembali kami pun berciuman juga dengan lama sementara tangannya memegangi toketku dan meremas remasnya , karena memekku sudah basah dan sudah siap untuk ronde berikutnya , kemudian ello langsung mengayuhkan rodalnya denga cepat hingga terdengar suara plokk plokk plokk aku juga sekarang bisa mengimbangi dengan pantataku aku manju mundurkan semakin kami membakar gairah lagi.

Dan benar saja 10 menit kemudian aku sampai pada puncak orgasme yang kedua, dengan meletakan kedua kakiku dan menekan keras pantatnya hingga penisnya menyentuh rahimku. Kupeluk Ello dengan erat yang membiarkan aku menikmati deburan ombak kenikmatan yang menyerangku berkali-kali bersamaan keluarnya cairanku. Kugigit bibirku agar tidak mengeluarkan suara, cukup lama aku dalam keadaan ini dan anehnya setelah selesai aku berada dalam puncak ternyata aku sudah kembali mengimbangi gerakan Ello dengan menaik turunkan pantatku. Saat itulah kudengar pintu kamarku terbuka dan detik berikutnya pintu kamar Ello diketuk Viky,

“Ello..kau sudah tidur?”, demikian ketuk Viky. Langsung saja Ello melepaskan pelukannya dan menyuruhku bersembunyi di kamar mandi. Sempat menyambar pakaian tidurku yang tergeletak di lantai aku langsung lari ke kamar mandi dan mengunci dari luar. Sungguh hatiku berdebar dengan kerasnya membayangkan apa jadinya jika aku ketahuan suamiku.

Ello dengan santai dan masih bertelanjang membuka pintu dan mengajak Viky masuk, Viky sempat terkejut melihat Ello telanjang,

”Sedang apa kamu Ello” tanpa curiga dengan tempat tidur yang berantakan yang kalau diperhatikan dari dekat ada cairan kenikmatanku. Ello hanya tersenyum dan mengatakan,

”Mau tau aja..” Dasar Viky dia langsung membicarakan suatu hal pekerjaan dan mereka terlibat pembicaraan itu. Kurang lebih sepuluh menit mereka berbicara dan sepuluh menit juga hatiku sungguh berdebar-debar tapi anehnya dengan keadaan ini nafsuku sungguh semakin menjadi-jadi. Setelah Viky keluar, Ello kembali mengunci pintu kamar dan mengetuk kamar mandi perlahan,”Anja buka pintunya..sudah aman”.

Begitu aku buka pintunya Ello langsung menarik aku dan mendudukanku di meja dekat kamar mandi, langsung saja dibukanya kedua kakiku dan bless penisnya kembali memenuhi memekku “Ahhh..ahh..” erangan kami berdua kembali terdengar perlahan sambil terus menggoyangkan pantatnya maju mundur Ello melahap buah dadaku dan putingku.

Sepuluh menit berlalu dan goyang Ello semakin cepat sehingga aku tahu dia akan mencapai puncaknya, dan akupun merasakan hal yang sama “Braaam lebih cepat sayang aku sudah hampir keluar..” desahku

“Tahan sayang kita bersamaan keluarnya”, dan benar saja saat kurasakan maninya menyembur deras dalam memekku aku mengalami orgasme yang ketiga dan lebih hebat dari yang pertama dan kedua, kami saling berpelukan erat dan menikmati puncak gairah itu bersamaan.

“Elllooo..,” desahku tertahan.

Anjaa..kau hebat..” demikian katanya.

Akhirnya kami saling berpelukan lemas berdua, sungguh suatu pertempuran yang sangat melelahkan. Saat kulirik jam ternyata sudah dua jam kami bergumul.

“Terima kasih Ello..kau hebat..” kataku dengan kecupan mesra dan langsung memakai pakaian tidurku kembali dan kembali ke kamarku.

Viky tidak curiga sama sekali dan tetap berkutat dengan komputernya dan tidak menghiraukanku yang langsung berbaring tanpa melepas pakaianku seperti biasanya karena aku tahu ada bekas ciuman Ello di sekujur buah dadaku. Malam itu aku merasa sangat bersalah pada Viky tapi di lain sisi aku merasa sangat puas dan tidur dengan nyenyaknya.

Esoknya seperti biasa di hari Minggu aku dan Viky berenang di pagi hari tetapi mengingat adanya Ello, kami yang biasanya berenang bertelanjang akhirnya memutuskan memakai pakaian renang, aku syukuri karena hal ini dapat menutupi buah dadaku yang masih memar karena gigitan Ello. Saat kami berenang aku menyadari bahwa Ello sedang menatap kami dari kamarnya. Dan saat Viky sedang asyik berenang kulihat Ello memanggilku dengan tangannya dan yang membuat aku terkejut dia menunjukan penisnya yang sudah mengacung besar dan tegang. Seperti di hipnotis aku nekat berjalan ke dalam.

”Vik aku mau ke dalam ambil makanan ya..!” kataku pada Viky, dia hanya mengiyakan sambil terus berenang, Viky memang sangat hobi berenang bisa 2 jam nonstop tanpa berhenti.

Aku dengan tergesa masuk ke dalam dan menuju kamar Ello. Di sana Ello sudah menunggu dan tak sabar dia melucuti pakain renangku yang memang hanya menggunakan tali sebagai pengikatnya. “Gila kamu Ello..bisa ketahuan Viky lho,” protesku tanpa perlawanan karena aku sendiri sangat bergairah oleh tantangan ini. dan dengan kasar dia menciumi punggungku sambil meremas buah dadaku

“Tapi kamu menikmatinya khan?!,” goda Ello sambil mencium leher belakangku. Dan aku hanya mendesah menahan nikmat dan tantangan ini. Yang lebih gila Ello menarikku ke jendela dan masih dari belakang dia meremas-remas buah dadaku dan meciumi punggung hingga pantatku,

“Anja kamu suka ini khan?” tanyanya sambil dengan keras menusukan penisnya ke dalam memekku dari belakang.

”Ahh.. Ello lebih kencang..fuck me Ello..puaskan aku Ello..penismu sungguh luar biasa..Ello aku sayang kamu..” teriakku tak keruan dengan masih memperhatikan Viky.

Ello mengimbangi dengan gerakan yang liar hingga memekku terasa lebih dalam lagi tersentuh penisnya dengan posisi ini,

”Anjaa..khhaau hhebat..” desahnya sambil terus menekanku, kalau saja Viky melihat sejenak ke kamar Ello maka dia akn sangat terkejut meilhat pemandangan ini, istrinya sedang bercinta dengan rekan kerjanya. Ternyata kami memang bisa saling mengimbangi, kali ini dalam waktu 20 menit kami sudah mencapai puncak secara bersamaan

“Teruuus Ello lebih khheeenncang..ahhhh aku keluar”, teriaku.

“Aaakuu juga Anjaaa..nikkkkmat ssekali mmmeemeekmu..aahhhhh.” teriaknya bersamaan dengan puncak kenikmatan yang datang bersamaan. Setelah itu aku langsung mencium bibirnya dan kembali mengenakan pakaian renangku dan kembali berenang bersama Viky yang tidak menyadari kejadian itu.

Setelah itu hari-hari berikutnya sungguh mendatangkan gairah baru dalam hidupku dengan tantangan bercinta bersama Ello. Pernah suatu saat ketika akhirnya Viky mau bercinta denganku di suatu malam hingga akhirnya dia tertidur kelelahan, aku hendak mengambil susu di dapur dan karena sudah larut malam aku nekat tidak mengenakan pakaian apapun.

Saat aku membungkuk di depan lemari es sekelebat ku lihat bayangan di belakangku sebelum aku menyadari Ello sudah di belakangku dan langsung menubruku dari belakang. Penisnya langsung menusuk memekku yang membuatku hanya tersedak dan menahan nikmat tiba-tiba ini. Kami bergumul di lantai dapur lalu dia mengambil kursi dan duduk di atasnya sambil memangku aku, “Ello kamu nakal” desahku yang juga menikmatinya dan kami bercinta hingga hampir pagi di dapur. Sungguh bersama Ello kudapatkan gairah terpendamku selama ini.

Pada akhirnya setelah selesai poyeknya bersama suamiku kami pun berpisah dengan Ello tapi sebelum perpisahan itu kami sempat malakukan diam diam di dalam kamar mandi denagn durasi yang cepat, begitulah ceritaku karena aku di biarkan oleh suamiku yang memang hasrat sex ku tinggi.

Post Terkait