cerita dewasa

Melayani Tante Liar Ronde Kedua

Setelah pergumulan bertiga malam itu, kami bertiga tidur saling bepelukan tanpa busana dan hanya ditutupi selimut. Pagi itu aku terbangun. Tapi aku merasakan ada sesuatu yang aneh. Ah ternyata Tante Anis sudah bangun lebih dulu dan dia sedang asyik mengulum penisku. Aduh tante pagipagi udah mainn kontol kataku sambil tertawa.

Hmmm.. sorry ya Don, tante tadi bangun dulu terus tante nggak tahan liat penis kamu. Tante langsung ngebayangin kayaknya enak banget kalau morning seks gini ML lagi dengan Doni nggak apaapa kan? Kulihat penisku sudah berdiri tegak akibat ulah Tante Anis. Tampaknya Tante Anis sudah sangat bernafsu, nafasnya memburu tak teratur dan pandangan matanya menunjukkan dirinya sedang berada pada puncak birahinya.

Sementara itu Dewi tampak masih tidur tergeletak pulas disampingku. Doni sayang tante pengen ngerasain penis kamu lagi yaa. soalnya sebentar lagi khan kita pisah jadi sekarang tante pengen ML lagi dengan Doni mau khan? Masukin aja tante Doni juga suka ML dengan tante.pokoknya hari ini Doni mau ML sampai kita benerbener udah nggak kuat lagi. tante mau khan? Hm. dengan senang hati sayang.. ssttt jangan keraskeras hotsnanti si Dewi bangun.

Kasihan dia masih kecapaian semalam garagara ML dengan kamu. Ah kali ini aku akan memberikan sesuatu yang lain untuk Tante Anis. Aku akan membuatnya mengalami orgasme berkalikali tanpa sempat istirahat. Aku rasa ini tidak terlau sulit karena tampaknya Tante Anis tipe wanita yang sangat sensitif dan mudah mengalami orgasme. Lagi pula karena semalam aku sudah 3 kali orgasme, aku yakin bisa bertahan lebih lama lagi sekarang. Kubiarkan Tante Anis menaiki diriku dan memasukkan penisku ke dalam vaginanya.

Seperti biasa dia mulai menaikturunkan pinggulnya sehingga penisku meluncur keluarmasuk vaginanya. Dengan sengaja kusentakkan pinggulku untuk menandingi gerakannya sehingga membuatnya makin terangsang. Benar saja tidak sampai lima menit Tante Anis mulai kehilangan kontrol dan melenguh kuat, ia mengalami orgasmenya. Aahhh Doni. tante keluar. mmmhh adduuhhh aahhh aahhh.. aaghhh!!

Aku tidak memberi Tante Anis kesempatan beristirahat. Setelah tubuhnya melemas aku langsung membaringkan Tante Anis dan membuka pahanya, tanpa basabasi aku langsung menancapkan penisku ke dalam vaginanya. Dan kali ini aku menusukkan penisku dengan kuat dan cepat. Benar saja, Tante Anis tampak kaget dan tidak siap dengan serangan tibatiba ini. Tidak sampai 3 menit kemudian tubuhnya mulai bergetar hebat.

Adduhh Doni tante jadi pengen keluar lagi. aahh aahh aahh Kurasakan badan Tante Anis mengejang dan kemudian lemas. Sementara itu penisku masih keras dan besar di dalam vaginanya. Tanpa memberinya kesempatan istirahat aku kembali menggerakgerakkan penisku dengan kuat dan ganas.

Tante Anis yang belum sempat istirahat untuk memulihkan tenaganya, kembali tergetar oleh rangsangan orgasme. Donni.. kamu nakal. nanti tante bisa keluar lagi aduuhh mhh aahh mmhh. Doni.. tante mau keluar lagii.. aduuhh aahh.. dorong yang keras sayang iya tusuk yang dalam sayang iya gitu terus terus. jangan berhenti aahh aahh enak sekali sayang mmhh tante keluar lagiii aahh Kembali aku tidak memberinya kesempatan istirahat, kali ini kuangkat kedua kakinya dan pantatnya kuganjal dengan bantal sehingga penisku masuk semakin dalam hingga menyentuh ujung vaginanya.

Kutusukkan penisku ke dalam vagina Tante Anis berulangulang dengan cepat dan kuat. Hanya berselang satu atau dua menit dari orgasme sebelumnya kembali tubuh Tante Anis bergetar hebat untuk mengalami orgasmenya.
Aahh Donnii. uughh. masukin yang dalam sayang. masukin sampai ujung. aahh. enak banget.. aaahh gimana nih. tante bisa keluar lagi. mmhh. aahh aduuhh tante keluar lagi sayang aahh.. aahh.. kali ini tubuhnya menggelinjang cukup lama, pinggulnya berkedutkedut tidak beraturan, matanya terpejam rapatrapat dan giginya terkatup menahan kenikmatan yang luar biasa. Begitu selesai orgasme kembali aku meneruskan tusukan penisku.

Kali ini tante Anis sudah mulai merasa tidak kuat lagi, matanya memelas memintaku untuk berhenti. Udah dong sayang tante capek banget. vagina tante mulai perih sayang jangan cepetcepet dong sakit udah sayang tante istirahat dulu sebentar aja nanti kita lanjutin lagi kasih kesempatan tante istirahat dulu sayang katanya sambil mencoba menahanku. Tapi aku tidak peduli, memang gerakanku kuperlambat supaya Tante Anis tidak merasa sakit tapi aku tetap menusukkan penisku ke dalam vaginanya.

Aku sendiri sekarang mulai terangsang berat melihat pandangan sayu tanpa daya seorang wanita yang haus kenikmatan seperti Tante Anis. Setelah beberapa saat tampaknya Tante Anis mulai kehilangan rasa sakitnya dan berubah menjadi rasa nikmat kembali, dia mulai menggerakgerakkan pinggulnya mengikuti gerakanku. Sekarang aku ubah sedikit posisiku, hanya kaki kiri Tante Anis yang kuangkat sementara kaki kanannya tergeletak di kasur dan kaki kiriku kuletakkan diatas paha kanannya. Kelihatan Tante Anis menikmati sekali posisi ini, dia mulai bergairah lagi dan gerakan pinggulnya mengganas kembali.

Tak lama kemudian iapun mengalami orgasmenya AhhoohhDoni. kamu pinter banget sih aahh anak nakal. tusuk tante yang kuat sayang aahh aahh tante keluar lagi. aahh.. aahh aahh..!, teriakannya kali begitu keras dan panjang sehingga Dewi yang tertidur kelelahan akhirnya terbangun juga. Aku menekan penisku dalamdalam di vagina Tante Anis sambil menunggunya kembali siap.

Udah sayang tante udah capek tante nggak kuat lagi sayang. udah ya sayang vagina tante udah kebas please tante udah nggak sanggup lagi
Hmm Doni masih pengen terus tante soalnya sebentar lagi kita pisah Doni mau menikmati tubuh Tante Anis hari ini sampai sepuaspuasnya kataku sambil memulai lagi tusukan penisku.
Ayo dong sayang.. udah dulu kapankapan kita khan bisa ketemu lagi. tante janji deh. tapi sekarang udah dulu tante capek banget tenaga tante udah abis.
Yang ini terakhir tante Doni juga udah mau keluar kok boleh yaa kataku sambil mengecup bibirnya.

jilat spermaTante Anis terdiam dan berusaha menikmati permainan penisku yang terus mengganas nyaris tanpa henti. Sementara itu aku sudah merasakan diriku mulai mendekati orgasme juga, penisku terasa membesar dan memenuhi vagina Tante Anis. Tampaknya Tante Anis juga merasakan hal yang sama, iapun segera terangsang berat serta mulai mendesahdesah untuk orgasme..

Ahh Doni. keluarin punya kamu sekarang sayaang tusuk tante yang kuat tante juga udah mau keluar sekarang. aaaahhh..!! Ayo tante kita barengan ini yang terakhir. aahh Doni keluarr aaggh!
Aahh mmhh tante juga keluar lagii.. adduhh maakkenak bangeett aaghh! Akhirnya kali itu persetubuhan kami benarbenar terhenti dan kamipun berpelukan lemas.

Kukecup bibir Tante Anis dan perlahanlahan kulepaskan penisku dari dalam vaginanya. Kulihat vagina tante Anis sudah sangat merah dan Tante Anis sendiri masih memejamkan matanya kehabisan energi. Hanya sedikit saja sisa lelehan spermaku yang keluar dari vagina Tante Anis, rupanya aku sudah mulai kehabisan cadangan sperma. sementara dia asik menjilati spermaku yang masih tersisa

Tibatiba keheningan kami dipecahkan oleh suara Dewi, Hey kalian ML kok nggak ngajakngajak Dewi sih emangnya kalian kira aku nggak pengen yaa.

Sudah berapa lama sih kalian main kok kayaknya seru banget Anis sampai basah penuh keringat gitu, lanjut

Dewi lagi. Tante Anis hanya menoleh sejenak lalu memberi kode dengan jarinya bahwa ia mengalami berkali2 orgasme pagi itu.

?????? Ah gila juga benerbener teteh maniak ML.. Dewi baru tau. kata Dewi melotot memandangi Tante

Anis seolah tidak percaya.

Swear enggak juga Wi. aku baru kali ini kok ML segila ini, gak tau nih siapa yang gila, si Doni apa gue. kata Tante Anis membela diri sambil masih terengahengah kelelahan.
Dewi juga pengen dong sayang. nggak usah kayak Teh Anis tapi Dewi pengen ML lagi pagi ini sebelum kita pisah ya sayang.. please aku pengen dapet kenangkenangan yang spesial dari kamu. Ok, honey.. Tapi tampaknya Dewi menyadari kondisiku yang masih lelah kehabisan tenaga.
Kalau Doni masih cape, pakai tangan atau lidah juga gak masalah kok.. dari tadi aku liat Teh Anis ML dengan kamu kok kayaknya seru banget, Dewi jadi konak kepengen ngerasain juga. Please honey jilatin punyaku seperti kemarin malam. Dewi suka kok jilatin terus sampai Dewi puas pokoknya jangan berhenti sebelum aku puas yaaa please honey eat my pussy. please

Dewi yang beberapa jam sebelumnya masih malumalu dan purapura tidak mau ikutan kini terlihat mulai berani merayuku dengan genit, di bukanya pahanya dan kedua tangannya menarik bibir vaginanya ke samping sehingga lubang vaginanya yang mungil tampak jelas.

Mau tidak mau akupun kembali terangsang dan mulai melupakan kelelahanku. Aku ingin membuat Dewi mengalami orgasme berkalikali tanpa istirahat seperti Tante Anis. Karena penisku masih lemas, kali ini aku memulainya dengan lidahku dulu. Kubaringkan Dewi di atas ranjang dan pantatnya kualasi dengan dua buah bantal supaya lidahku bisa menjangkau vaginanya dengan mudah.

Nah gitu sayang jilatin vagina Dewi hmmh enak banget. Dewi belum pernah orgasme pakai oral sekarang Dewi pengen ngerasain ayoo sayang bikin aku terbang melayang ke bulan. cmon honey lick my pussy. mmhh yesss I like it yess make me cum honey Kujilati bibir dan liang vaginanya lalu kupermainkan klitoris Dewi dengan bibir dan lidahku sementara itu jarijari tanganku masuk ke dalam liang vaginanya.

Tampaknya Dewi sangat menikmati ini, pinggulnya bergoyanggoyang perlahan serta suaranya mendesahdesah sexy sekali. Setelah beberapa menit akhirnya kuputuskan untuk meningkatkan rangsangan dengan jalan menghisap klitorisnya dengan kuat dan menjilatinya dengan cepat sehingga tubuh Dewi mulai bergetar tak beraturan. Sementara itu jarijariku terus masuk semakin dalam sampai menyentuh gspotnya. Ini membuat Dewi menjadi makin tak mampu mengontrol dirinya lagi, pinggulnya bergetar keras hingga akhirnya dia mengalami orgasmenya yang ketiga.

Mmhh Doni adduhh Dewi nggak tahan lagi adduuhh terus isep yang kuat cmon honey. mmhh yess. Im cumming. Im cumming aduh enak bangeett. aahh oohh. oohh!! tubuh Dewi mengejang keras, giginya terkatup rapat, matanya terpejam dan tangannya mencengkeram kasur dengan kuat. Tapi aku tidak menghentikan permainanku, klitoris dan gspotnya terus aku rangsang sampai akhirnya setelah hampir semenit berlalu tubuh Dewi yang menggelinjang mulai terkulai lemas kehabisan tenaga. Aku ingin Dewi merasakan orgasme yang terusmenerus tanpa henti seperti Tante Anis. Dewi masih tergolek lemas di tengah tempat tidur, sementara itu penisku sudah mulai menegang kembali setelah mendapatkan cukup waktu beristirahat.

Dewi yang belum sadar akan apa yang terjadi tibatiba kaget karena aku memasukkan penis ke dalam vaginanya yang masih berdenyutdenyut akibat orgasmenya yang terakhir.

Aduhh Doni sayang kamu ganas banget sih. Dewi masih capek nih. istirahat dulu yaa. please honey Aku tersenyum dan menggelengkan kepala perlahan sambil terus menancapkan penisku ke dalam vaginanya.

Akhirnya tidak berapa lama kemudian Dewi mulai terangsang juga, dia mulai menikmati sodokan penisku dan mulai menggerakgerakkan pinggulnya dengan ganas. Setelah beberapa menit berlalu akhirnya pertahanan Dewi mulai bobol. Ia mulai kehilangan kendali dan tubuhnya bergetargetar merasakan orgasmenya yang keempat.

Donni.. mmhh gimana nih Dewi bisa keluar lagi sayang. aduhh aahh keluar lagi deh aahh.. mmhh. aahh! kedua tangan Dewi mencengkeram punggungku sementara itu kakinya menjepit kuat pinggulku. Aku membiarkan penisku tertancap dalamdalam di vagina Dewi dan membiarkan dia menikmati orgasmenya.

Begitu cengkeraman Dewi mulai melunak aku mulai lagi melanjutkan goyangan penisku di dalam vaginanya. Dewi tampaknya kaget setengah mati dan benarbenar tidak siap mendapat serangan beruntun ini.

Doni udah dulu dong sayaang Dewi masih capek.. Dewi lemes banget sayang. please. gimme a break, honey. Tapi sama seperti dengan Tante Anis sebelumnya, aku tidak ambil peduli. Aku terus menusukkan penisku ke dalam vaginanya, makin lama makin cepat sampai akhirnya Dewi mulai terangsang lagi untuk yang kesekian kalinya dan kembali ikut bergerak aktif.

Tanda pria puas di ranjangDoni gantian ya Dewi pengen di atas. Aku lalu merebahkan diriku dan membiarikan Dewi menaiki tubuhku sambil membenamkan penisku ke dalam vaginanya. Kali ini Dewi benarbenar sudah belajar banyak dari Tante Anis, gerakannya mulai ganas dan liar. Desahandesahan kenikmatannya benarbenar membangkitkan nafsu. Akhirnya Dewi mulai mengalami puncak kenikmatan orgasmenya yang kelima, gerakannya makin liar terutama saat membenamkan penisku ke dalam vaginanya dan desahannya berubah menjadi jerit kenikmatan.

Donii. aahh Dewi udah nggak tahanuuhh mmhh ..Dewi keluar lagi. mmhh yess. Im cumming aahh aahh!! Akhirnya pinggul Dewi menghujam keras ke bawah membuat penisku terbenam sampai ke ujung vaginanya berbarengan dengan rasa nikmat luar biasa yang menjalari tubuhnya. Dan Dewipun terkulai lemas di atas tubuhku.

Kelihatan Dewi sudah begitu lemas setelah orgasmenya yang kelima, tapi sudah kepalang tanggung. Aku sudah terangsang berat dan belum orgasme. Kubaringkan Dewi yang masih memejamkan mata, lalu perlahanlahan kubuka pahanya dan kuarahkan penisku ke liang kenikmatannya. Aduh jangan sayang uuh sakit sayang vagina Dewi udah mulai ngilu. berhenti dulu yaaa istirahat sebentar aja nanti boleh lagi. Dewi mencoba menolakku, tapi tubuhnya yang sudah lemah tidak kuasa menahan masuknya penisku ke dalam vaginanya. Akhirnya ia tergolek pasrah di bawah berat tubuhku yang menindihnya.

Aku tidak ingin menyakiti Dewi, sebaliknya aku ingin memberinya kenikmatan. Maka aku menggerakgerakkan pinggulku dengan hatihati supaya penisku bergerak dengan lembut di dalam vaginanya yang sudah oversensitif. Kalau Dewi terlihat kesakitan aku berhenti sebentar, setelah itu aku lanjutkan lagi dengan gerakan yang lembut. Sesekali kucumbu bibirnya, lalu kujilati leher dan telinganya agar nafsunya bangkit kembali sehingga akhirnya perlahan tapi pasti libido Dewi mulai naik kembali.

Shauna OBrien nude in threesome sex sceneIa mulai bisa merasakan kenikmatan yang diberikan penisku. Matanya mulai terpejam merasakan nikmat dan dari mulutnya yang mungil kembali keluar desahandesahannya yang khas dan sexy. Beberapa saat kemudian tampaknya Dewi benarbenar sudah pulih, rasa sakitnya sudah tergantikan sepenuhnya dengan rasa nikmat. Ia mulai menggerakkan pinggulnya dengan ganas sehingga akupun harus mempercepat tusukan penisku untuk mengimbanginya. Aku merasakan Dewi sebentar lagi akan mencapai orgasme, dan begitu juga aku.

Thea Brooks nude threesome sex sceneDoni sayang Dewi mau keluar lagi.. adduhh adduhh enak banget mmhh cmon honey fuck me harder. yess. aahh masukin yang dalam sayang adduuh mmhh. adduhh Dewi keluar lagii. mhh aahh Im cumming. aahh!

Ayo Dewi. kita barengan yaa sayang. mmhh aahh!! Akhirnya aku menumpahkan sisa persediaan spermaku yang terakhir ke dalam vagina Dewi, sementara tubuh Dewi menggelinjang hebat menahan nikmat orgasmenya.

Seperti sebelumnya kali ini dian memaksa kontolku untuk dikeluarkan sepermaku untuk dinikmatinya. Namun kali ini berdua.

Post Terkait