cerita dewasa

Mbak Nur Sang Penggoda

Parmin tinggal di sebuah kota kecamatan di wilayah jawa tengah, tepatnya sebuah desa yg berada di daerah pegunungan. kisah ini terjadi pd saat musim kemarau, dimana sumber mata air dan kali/sungai yg menjadi sumber kehidupan di desa kecil itu mulai kehilangan airnya. hanya tinggal 1 sumber mata air/ belik di tepi kali yg lokasinya cukup jauh dr desa.

sehingga belik itu menjadi pusat kegiatan warga desa dipagi dan sore hari, sekedar utk mandi, mencuci, buang air, juga mengambil air bersih utk masak dirumah.tapi belik ini akan sepi jika sudah diatas jam 9 pagi, krn semua warga sudah kembali melakukan aktifitas yg lain.

disamping belik itu telah dibangun 2 buah kamar mandi oleh warga, untuk tempat mandi bersama.waktu itu hari minggu jam 10an dimana warga yg lain telah selesai melakukan aktifitas di belik itu. si parmin memang termasuk remaja yg malas bangun pagi klo minggu. tidak seperti anakanak yang lain, yang tetap bangun pagi di teruskan membantu kegiatan orang tuanya di ladang.krn utk pekerjaan di ladang orang tua si parmin telah dibantu tetangganya.

ketika si parmin sampai di belik ternyata ada seorang perempuan yang sedang mencuci pakaian, tapi sepertinya tak lama lagi akan selesai.setelah dekat si parmin mengenali perempuan itu ternyata mbak nur, istri mas mbarep tetangganya yang bekerja di jakarta, dan hanya pulang 3 bulan sekali sebagai sopir pribadi di ibukota.mbak nur bukan asli desa si parmin, tapi aslinya dr tetangga desa tapi karna mas mbarep sudah punnya rumah sendiri di desa maka mbak nurlah yg menempatinya dng anaknya yg masih umur 4 thn.

di desa parmin mbak nur bisa dibilang cantik dgn kulit putih bersih, dan postur tubuh yg ideal. tidak luar biasa memang tapi sanggup bikin mata laki2 melotot liat dadanya yg ukuran 36b. dan badan yg masih kencang. maklum saja mbak nur ini masih berumur 24 thn.terjadilah percakapan sederhana krn mereka bertetangga.kemudian si parmin mengambil air ke ember dan masuk ke kamar mandi, disaat parmin menggosokkan sabunnya kebadannya terdengar ketukan dipintu kamar mandi disusul suara mbak nur memanggil parmin, minbisa pinjam gayungnya min, saya mau mandi ucap mbak nur.

si parmin dgn bengong membuka pintu sedikit dan mengulurkan gayungnya ke luar, yg langsung diraih mbak nur..si parmin bingung juga herankan mbak nur tadi nyuci juga bawa gayung sendiri????kok minjam aku???? sementara mbak nur sudah masuk kamar mandi yg sebelah. si parmin jadi piktorkarena ia dan teman2nya sering ngintip ke kamar mandi sebelah saat mandi bareng2 temen2nya.dan warga sudah banyak yg tau klo anak2 remaja suka ngintip klo lagi mandi di kamar mandi tsb.

ahhhkesempatan emas nih batin parmin.

maka tanpa banyak pikir lagi parmin langsung naik ke bak mandi dan mulai melongok ke kamar mandi sebelahkamar mandi tersebut memang ada atapnya, tapi tembok tengahnya lebih rendah jadi ada celah cukup lebar utk bisa dilewati tubuh manusia.sambil berdebar2 si parmin melongokkan kepalanya hati2 utk bisa melihat aktifitas di ruang sebelah.ia melihat mbak nur mulai melepas daster pelan2si parmin dgn tubuh telanjang dan busa sabun yg masih menempel di tubuhnya mulai gemeteran melihat hal tersebut. gemetaran antara rasa takut dan nafsu yg bergelora didadanyajuga si otong yg mulai membengkak dan makin keras.

tapi rasa takut ternyata kalah dgn nafsu yg makin tinggi, tanpa sadar parmin semakin melongokkan kepalanya. dan smakin jelas dia bisa melihat mbak nur, yg sekarang mulai melepas bhnya

dug!dug!dug!detak jantung parmin makin keras berdetak memompa darah didada si parmin, yg berakibat makin banyak darah yg dipompa ke si otongdan si otong makin besar dan panaskarna makin banyak darah yg berkumpul.

mata si parmin smakin melotot melihat 2 bh bukit kembar ukuran 36b yg putih mulus dgn puting coklat muda menghiasi puncak bukit kembar tersebutmasih kencangputihmulus

dan adegan selanjutnya makin mebuat si parmin bernapsu lagi, ketika mbak nur mulai melepas celana dalamnya yg berwarna hitamsangat kontras dgn kulit mbak nur yg putih mulus.

dan ketika segi3 pengaman itu mulai melorotmaka tersembulah segerombolan bulu2 warna hitam yg tidak terlalu lebat dan halushampir seperti punya anak yg masih perawanbukan keriting tak beraturan, tapi lebih lurus.

tapi mbak nur melakukan semua itu dgn santaianeh memang hal ini bagi si parmin, karena biasanya cewek2/perempuan2 lainnya klo lagi madi dan disebelah ada anak2 cowok lagi mandi jugamereka selalu menengok ke atas utk melihat apa ada yg ngintip mereka.

tapi kali ini mbak nur tidak melongok sedikitpun ke atas.

si parmin makin heran krn mbak nur melepas pakaiannya malah pelan2. otaknya sudah dipenuhi nafsu memangtapi si parmin masih bisa mencerna sedikit hal2 yg sedang berlangsung ini.

dr mbak nur meminjam gayungnyapadahal bawa sendirikenapa musti pinjam??? pdhal mbak nuar tahu parmin sedang sabunan dan pasti parmin membutuhkan gayung itu.

kemudiankenapa mbak nur melepas pakaiannya tanpa menengok keatasutk melihat apakah si parmin berusaha ngintip?????
malah melakukan semua itu dgn kepala agak menunduk.

si parmin sekarang bukan cuma melongok tapi seluruh kepalanya sudah berada di kamar mandi sebelah, dadanya dan lengannya yg berada diatass tembok penyekat ke2 kamar mandi tersebut. praktis si parmin sudah tidak bisa dikatakan mengintiptapi sudah melihat kebawah.

dan harusnya mbak nur bisa dgn mudah melihat 1/2 badan parmin yg telah berada diatasnya.hanya 80cm diatasnya.
si parmin smakin memperhatikan wajah mbak nurdan parmin bisa melihat ternyata mbak nur sambil menunduk dia melirik keatas. dan mata si parmin sesaat beradu dgn lirikan mata mbak nur.

DUERRR!!!!!.bagai ada halilintar di siang itu!!si parmin sangat kaget dan secara reflek berusaha sembunyi di balik tembok penyekat.

dan degup jangtungnya smakin naik ke 7000rpmpadahal sebelumnya hanya dikisaran 5000rpm
smakin gemetaran badan si parminsambil masih menggantung di tembok dan telanjangbusa sabun suadh kering sekarang, karena suhu badan si parmin naik sampai 38celcius.
..
..
..
si parmin telah siap menerima caci maki dr mbak nur karena dia tahu bahwa mbak nur telah melihatnya ngintip
tapi tidak terjadi apapunjustru guyuran air yg si parmin dengar dr kamar mandi sebelah.
si parmin makin bingungtakutpenasarandan pasti nafsunya mulai bangkit lagi
si otong yg tadi sempat ngedrop abissudah mulai garang lagi.

akhirnya dgn tekad bulat si parmin melongok lagi ke sebelah. dan dia melihat mbak nur sedang mengguyur badannya dgn gayungnya, tanpa menunjukkan kecurigaan apapunpadahal jelas tadi mbak nur melihat dia????

ahhh masa bodohsi parmin sudah nekat!!!

mabk nur mulai menggosok2 badannya tetap sambil menunduk kemudian mbak nur mengambil sabun mandi dan mulai menyabunin badannya. dimulai dari kedua kakinya kemudian badannyadan ketika menyabunin 2 buah bukit kembarnya, mbak nur menggosok2an sabunnya dgn cara memutar2 hingga menyentuh 2 putingnyadan sepertinya mbak nur memilin2 ke2 putingnya tersebut

si parmin makin blingsatantanpa sadar si parmin mulai memegang si otong yg smakin keras dan mulai mengocoknya pelan2. sambil masih melihat mbak nur yg sekarang sudah mulai meremas2 bukit kembarnyatapi masih tetap menundukkan kepala.

sementara parmin melihatnya sudah dgn mata yg mulai sayu karena mulai merasa enak si otong dikocok2 sendiri.

ketika sedang asyik2nya melihat mbak nur yg sedang meremas2 buah dadanya sambil asyik mengocok si otongtiba2 mbak nur mendongakkan kepala keatasdan mata mbak nur bertatapan dgn mata parmin tapi bukan tatapan melotot melainkan tatapan sayu dr keduanya.

utk beberapa saat si parmin dan mbak nur hanya saling menatap tanpa melakukan apapuntapi 45 detik kemudian baik parmin juga mbak nur mulai melakukan aktifitasnya semula.

ya mbak nur meneruskan meremas2 buah dadanya sementara si parmin mulai mengocok si otong lagimasih sambil saling menatap.

sejenak kemudian mbak nur tersenyum kepada parmin dan si parmin membalas senyuman itu

kemudian mbak nur mengangkat kakinya ke bibir bak mandi yg ada di kamar mandi tersebutsambil berkata parminsiniturun

dan bagai kerbau dicocok hidungnya si parmin melompati tembok tersebut dan turun kedalam kamar mandi yg di pakai mbak nur mandi, sesampainya di dalam si parmin hanya melongo diam seribu bahasa hanya matanya yg menjelajahi tubuh mbak nur yg kini berdiri di hadapannyatanpa sehelai benangpun ditubuhnya, dgn posisi satu kaki diatas bak mandi yg memperlihatkan lipatan kulit berwarna merah dibalik rimbunnya bulu2 halus diselangkangan mbak nurdgn tubuh yg sama2 telanjang dan si otong yg tegak mengacung keatasselayaknya senjata seorang perjaka tulen.

dan demikian juga dgn mbak nur, dia dgn semangat memperhatikan senjata si parmin yg telah keras dan tegak mengacung keatassepertinya menunjuk2 mukanya.

suasana heningkarena keduanya sibuk memperhatikan tubuh yg ada di hadapannya. sesaat kemudian mbak nur memecah keheningan tersebut dengan berkata sini saya guyur biar sabunnya bersih dan si parmin hanya diam saja.

mbak nur mengguyur tubuh parmin dan menggosok2 tubuhnya menghilangkan sisa sabun yg belum sempat di basuh tadi.

disela2 gosokan tangannya mbak nur mengelus2 senjata si parmin jugahal ini menbuat parmin mendesah nikmat
kemudian mbak nur mengguyur tubuhnya utk menhilangkan sabun yg ada di tubuhnya. sejurus kemudian mbak nur kembali mengguyur tubuh parmin dan kembali mbak nur mengels2 senjata parmin yg praktis sudah siap meledaksi parmin hanya berdiri tanpa melakukan apapun, hanya bisa mendesah nikmat.

sementara mbak nur sambil mengelus2 senjata parmin di mulai mendekatkan wajahnya ke wajah parmindan parmin hanya bisa mendesah sambil memejamkan matanya. kemudian parmin mersakan bibirnya ada yg menyentuh2dan kemudian dia rasakan bibirnya di lumat olah bibir mbak nur. parmin hanya bisa diam sambil merasakan kenimatan disenjatanya dan bibirnya juga mulai tersa nikmatlidah mbak nur mulai masuk kedlm mulutnya, secara tidak sadar parmin menghisap lidah mbak nur

mbak nur makin merapatkan tubuhnya hingga tubuh mereka bersatu sekarang, masih sambil mengelus2 senjata parmin, mbak nur mulai menjelajahi leher parmindan parmin makin blingsatan merasakan serangan2 nikmat tersebut. bibir mbak nur semakin turun kedada parmindan mulai menjilat dan mengenyot2 puting si parminparmin makin merinding mendapat serangan itutanpa sadar tangannya mulai memeluk mbak nur dan mulai meraba2 punggung mbak nur.

tapi mbak nur tidak menghentikan serangnyamalah berlanjutbibirnya menjeljah turun kepusar parminterus turundan kini mbak nur sudah berjongkok didepan parmin, masih sambil mengocok senjata parmin dgn tangan kanannya kemudian tangan kirinya ikut memegang senjata yg berdenyut2 dan terasa panas di kedua tangan mbak nur

dgn wajah bahagia mbak nur memperhatikan senjata parmin yg tepak di depan wajahnya itudia perhatikan bahwa senjata itu berwarna kemerahanpanaskerasssberdenyut kuattidak seperti senjata suawimnya yg hitam dan tdk begitu keras.

mbak nur tahu bahwa senjata dihapannya sekarang ini adalah perjaka tulentanpa membuang waktu mbak nur mulai menciumi senjata parminmulai di topi bajanyakemudian ke batangnyaditeruskan ke pangklnyabahkan telurnyapun mbak nur ciuminseakan mendapat mainan yg telah lama diimpikan.

sementara si parmin hanya bisa menyandarkan tubuhnya ketembok kamar mandisambil mendesah2 kenikmatan karena ciuman2 mbak nur di senjatanya. matanya terpejamtanagnya memegang rambut mbak nur yg menciumin senjatanya.

mbak nur makin gemas dgn senjata orisinil yg belum pernah buat nembak sasarannya secara benar ini,kemudian topi baja tersebut dia kulum dgn lembutsambil matanya terpejamdgn wajah bahagiaseakan mengulum sesuatu yg nikmat sekali. dia kulum2 kepalanya sambil diputar pelan2

semetara si parmin sudah sangat sangat nikmatparmin merasakan sesuatu yg bergejolak liar didalam perut bawahnya dekat dgn pangkal senjatanyaparmin tau ini rasa yg menandaka sebentar lagi akan ada ledakan diujung senjatanya yg kini sedang di kulum dgn sepenuh perasaan oleh mbak nurtetapi rasa nikmat kali ini jauhhhh lebih nikmat daripada rasa nikmat jika di melakukan onani dgn sabun menggunakan tangannya sendiri

sesaat kemudiantubuh si parmin mengejang seakan terkena sengatan arus listrik bertegangan extra tinggidgn bola mata yg hampir terbalik hanya tinggal putihnya sajatubuh si parmin terlonjak mengejang!!sekalikemudian sekali lagidan sekali lagidisusul oleh sentakan berikutnyahampir 8x tubuh parmin tersentak mengejang2yg bersamaan disetiap mengejangnya tubuh parmindi ujung senjatanya yg sedang di kulum mbak nur dgn sepenuh perasaan meledak!menembakkan misil kental berwarna putih dgn kecepatan 120km/jamlangsung mengarah ke ujung tenggorokan mbak nur yg hangat. dan mbak nur menyambutnya dengan smakin dalam mengulum dan menghisap dgn smakin terpejam matanyautk menikmati setiap ledakan yg terjadi didalam mulutnya

delapan tembakan misil kental tersebut semuanya mbak nur telan tanpa ada sisabahkan setelah 8x dibombardir misil kental dgn bau yg khas tersebutmbak nur masih bersemangat mengulum dan menhisap senjata parminseakan ingin meminta tembakan2 berikutnya.

setelah memuntahkan ledakan2 tersebuttubuh siparmin melengkung kedepankarena mbak nur tetap mengulum dan menghisap senjatanyatersa sangat ngilu diujung senjata parminparmin sudah tadak tahan dgn rasa ngilu tersebutsehingga dia berkata

mbak.nursudahhh ngiluuu mbak burungkuuu

mbak nur kemudian membuka matanya dan melihat ke arah parminsambil tetap mengulum senjata parminkemudian dilepaskan senjata parmin dr mulutnya

gimana min?enak yaaa???

iya mbakenak buanget dehkok jauh lebih enak drpd onani ya mbak
ya iyal minlebih enak di kulum gini drpd onanitapi ada yg lebih enak lagi loh minmau ngrasain gak yg lebih enak lagi?
mau mbak diapain lagi mbak supyay lebih enak? tanya parmin bloon.

sambil mbak nur berdiridia bilang

dimasukin kesini min sambil dia raih tangan parmin dan dibimbingnya keselangkangannya.

si parmin merasakan bulu2 halus yg tumbuh diselangkangan mbak nurmasih basah oleh airtapi ada yg terasa basahnya lainyadi balik bulu2 halus itu jari2 parmin mersakan ada cairan agak kental dan hangat

mbak nur membingbing tangan parmin utk bergerak mengusap belahan di selangkangannyakemudian dia lumat lagi bibir si parmin sambil berkata

min terus mindigosok2punyaku, iya min terusssenak minnnesshhh

siparmin membalas lumatan bibir mbak nur dgn semangat ssambil terus menggosok2 selangkangan mbak nurterasa dijari parmin bahwa cairan kemtal hangat tersebut semakin banyak. dan tubuh mbak nur mulai bergoyang2 kadan maju mundur kadang kekiri ke kanansambil terus berciuman mbak nur berbisik

minmasukinnn jarimu ke lubangnya minnnshhhh.akhhh enakkk

parmin mulai mencari2 lubang yg di maksud mbak nursesaat kemudian jari parmin menemukan lubang yg hangat dan licindia masukin satu jari tengahnyahangatlicindan terasa jarinya di remes2 lembutseperti dihisap2 oleh lubang itu jarinya

refleks parmin mulai menggerakan jarinya keluar masukpelan2

eshhh iya min.shhh enak minmasukin lagi sati mindesah mbak nur.

parmin menurut saja dgn memasukan jari telunjuknya bersamaan dgn jari tengahnyadan parmin mulai menggerakkan 2 jarinya keuar masuk lubang hangat itu

tangan mbak nur mulai mencari senjata parmin kembalidan dia menemukan senjata itu ternyata masih kokohkerashangatdan berdenyuttidak seperti senjata suaminya yg langsung terkulai lemas tak berdaya jika telah menembak selangkanganya. gembira sekali mbak nur mengetahui hal inilangsung saja senjata parmin dia kocok2 lagidan kemudian mbak nur mengangkat satu kaki kirinya keatas bak mandidan dibimbingnya senjata si parmin kelubangnyasi parmin merasakan ujung senjatanya menyentuh sesuatu yg hangatlicindan rasanya nikmat

kemudian terasa kepalanya mulai masuk kelubang tersebutdan mbak nur makin mendorong masuk seluruh senjata parmin yg berukuran setandar itutapi keras

si parmin merasakan kenikmatan yg luar biasadi ujung senjatanyaterasa ujung senjatanya menyentuh dinding lembutlicinhangatdan terasa dikenyot2

ahhhh uenak mbak nurshhhuhhhh

mbak nur demikian jugamerasakan sodokan senjata parmin ini terasa sangat nikmatsensasinya luar biasa iyaminnnshhhh nikmat sekali senjata kamu minnnshhh achhhkeras sekaliterus min sodokin terus minyahhh shhh gitu min.
parmin walupun belum pernah melakukan hal ini tapi secara insting dia mulai mendorong keluar masuk senjatanya kedalam lubangnya mbak nuryg smakin licin dan hangatjuga terasa lubang tersebut menarik2 senjata parmin.

keduanya sudah lupa dgn keadan sekitarnyayg mereka ingat hanya saling lumatsaling peluk dan rabapinggul mbak nur bergoyang dgn lincahdia keluakan ilmunya dr goyang ngeborhingga goyang gergaji

sementara parminsmakin cepat memompa lubang mbak nurbagai piston mesin mobilyg bermula pelansekarang mencapai rpm tertinggi hingga hampir mencapai limiter.

berdua mereka memacu birahi di kamar mandi yang sepi itusuara kecepok!kecepok!kecepok!beradunya 2 pasang paha dan senjata parmin di lubang mbak nur yg smakin becek

shhhhahhhtrsu min.yg enncengaq mau nyampeeeeminaahh shhh achhh
iya mbak.uenak mbaknurshhh ahhhhaq juga mau kluar mbak.achhhh!!!achhhh!!!achhh!!!parmin kembali menembakan misil lendirnya kedalam rahim mbak nur
yahhh minaaahhh shhh achh!!! aaachhh!!achhhh!!!aq nyampe min

berdua mereka menyampai keniktamatan tertinggi pagi. itu.dgn tubuh yg saling berpelukan erat

berdua bagai melayang hingga menembus puncak kenikmatan.

Post Terkait