Cerita Dewasa

Ketagihan Masturbasi Sejak Masih Di Bangku SMP

Pernah minggu lalu, mungkin karena saking miripnya dgn si Donna Harun, ada seorang wartawan melihat sy sedang Jalan-jalan di Plaza Senayan dan ia langsung mendekatiku sy dan menanyakan sesuatu tentang fashion. Sy awalnya terheran-heran tetapi langsung sy bilang, “Salah orang, Mas!” hehehe..

Saya suka sekali masturbasi. Sejak duduk dibangku sekola SMP gairah sex sy sangat tinggi. Tetapi sy bisa meredam gairah sex sy. Sy dibesarkan di lingkungan keluarga yg taat beragama. Awal masturbasi terjadi ketika sy sudah lulus SMP. Waktu itu sy dan teman-teman (cowok cewek) sedang nongkrong di rumah teman setelah seharian mengurus STTB.

Si Miko datang dan membawa sebuah kaset video xxx dan langsung memutar film xxx itu di rumah temanku. Kami bersama-sama menonton. Sy sendiri baru pertama kali menonton film xxx dan ada perasaan jijik dan bergairah. Setelah selesai menonton film xxx, kami pun pulang ke rumah. Karena sy membawa mobil sendiri, sy mengantar Miko dan 3 orang teman ke halte bis terdekat.

Setiba di rumah, sy memarkir mobil di garasi lalu sebelum keluar dari mobil perhatian sy tertuju pada kaset video yg tergeletak di jok mobil belakang. Rupanya kaset itu terjatuh dari tas Miko. Segera sy masukkan video itu ke tas sy lalu sy langsung masuk kamar. Saat itu sudah jam 10 malam, kedua orang tuaku sudah tidur.

Baca Juga: Cerita Dewasa Bercinta Dengan Ibu Guru Ngaji Anakku Secara Diam-Diam

Sy bergegas mandi lalu mengganti baju. Setelah itu dgn deg-degan, sy memutar film xxx itu di kamar sy karena kebetulan di kamar sy di lengkapi TV dan video player sendiri. Dgn penuh minat, sy perhatikan adegan-adegan ngesex, sy perhatikan bentuk kelamin pria dan wanita. Sy bisa lebih enjoy melihatnya dibandingkan tadi sore waktu nonton di rumah temanku karena malu apabila terlihat terlalu serius.

Ada satu adegan di film itu dimana si wanita sedang rebahan di tempat tidur dlm keadaan bugil. Si wanita memainkan jari-jarinya di selangkangan dan buah dadanya sambil mengerang dgn penuh nikmat. Sy menjadi penasaran utk mencobanya.-cerita ngentot- Sy selipkan tangan kananku ke dlm CDku lalu mengusap meqi. Sy tdk merasakan kenikmatan. Kemudian sy perhatikan si wanita itu membuka bibir meqinya. Sy lalu mencoba membuka bibir meqiku dgn jari telunjuk dan jari tengah lalu tangan kiriku mulai mengusap meqiku. Sontak tubuhku langsung seperti disetrum.

Saya merasakan sebuah kenikmatan yg luar biasa. Sy mencoba memainkan klitoris. Sy elus, putar dan memilin-nilin. Oh nikmatnya luar biasa! Nafas sy mulai mendesah-desah kenikmatan seperti si wanita itu. Akhirnya sy langsung melucuti semua bajuku dan tidur bugil di tempat tidur. Kembali tangan kananku memainkan klitoris sedangkan tangan kiriku meremas-remas buah dadaku yg saat itu berukuran 34A. Rasanya seperti melayg di atas awan. Nikmatnya tiada tara.

Sy mulai mempercepat gerakan jariku di klitoris, semakin cepat hingga akhirnya tubuhku seperti kembali kesetrum listrik. Tubuhku mengejang. Ada rasa lega yg tdk bisa sy lukiskan. Meqi dan selangkanganku basah dgn cairan. Sy merasakan si wanita di film itu juga merasakan hal yg sama dgn sy. Si wanita itu menjilat jarinya yg basah oleh cairan dari meqinya. Sy mencoba menjilat jariku, rasanya sedikit asin. Setelah masturbasi pertama itu, sy tertidur dgn nyenyak. Sekitar jam tiga pagi, sy terbangun dan kembali hasrat sex sy bangkit kembali dan sy kembali bermasturbasi.

Sejak itu, sy ketagihan bermasturbasi. Umumnya sy masturbasi hanya dgn tangan. Sy mencoba memakai ketimun tetapi kurang bisa sy nikmati karena terasa aneh di meqiku.

Pada waktu sy kelas 1 SMA, ada sebuah long weekend karena ada hari libur nasional yg jatuh pada hari Sabtu. Orang tua sy meminta sy utk menemani mereka ke Singapore utk check up. Akhirnya berangkatlah kita bertiga ke Singapore. Kami menginap di hotel Mandarin dan orang tua sy check up di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Orang tua sy perlu melakukan beberapa tes kesehatan yg bisa memakan waktu beberapa jam.

Daripada bosan menunggu di rumah sakit, sy minta ijin utk Jalan-jalan ke Orchard Road dan nanti janjian ketemu di hotel. Di sepanjang Orchard Road, sy keluar masuk toko-toko hingga sy menemui sebuah toko kecil yg menjual khusus peralatan-peralatan utk seks. Sy baru pertama kali melihat toko itu dan dgn terheran-heran sy masuk ke dlm toko itu.

Berbagai macam kondom dijual dan dipajang di rak-rak. Buku-buku seputar sex bahkan dildo juga dijual. Bentuknya bermacam-macam. Awalnya sy mau nekat membeli dildo yg bercabang tetapi sy urungkan niat itu dan sy pilih dildo yg mirip k0ntol asli.

Sy berjalan menuju kasir. Di sebelah sy ada seorang pria tinggi dan tegap dgn potongan rambut cepak. Ia berkata kepadaku..

“Jangan lupa beli pelumasnya karena nanti bisa lecet” seraya menunjuk ke botol yg dipajang dirak.

ABG masturbasi, Sambil tersenyum malu, sy menghampiri rak botol pelumas dan mengambil satu.

“Kamu orang Indonesia ya?” kata pria itu dlm bahasa inggris.-cerita dewasa-
“Iya, kok tau?” sy membalas dgn bahasa inggris.
“Banyak orang Indonesia disini, sy bisa membedakannya. Nama sy Sony Chen”
“Sy Tyra”

Sony membayar ke kasir satu kotak kondom lalu sy kemudian membayar dildo dan botol pelumas. Usai membayar, Sony memberikan kartu namanya padaku dan berkata.

“Kalau anda perlu bantuan dlm menggunakan barang itu, sy siap membantu”
“Nanti sy pikirkan” kata sy sambil menerima kartu namanya. Setelah itu kami berpisah.

Dgn tergesa-gesa sy berjalan kembali ke Hotel Mandarin. Setiba di kamar (sy tidur di kamar sendiri), sy langsung membuka bungkusan dildo dan botol pelumas itu. Kemudian sy melucuti seluruh bajuku dan bugil di tempat tidur membaca cara pemakaian yg tertera di kotak dildo. Sy memperhatikan dgn seksama dildo itu. Memang bentuknya sangat mirip dgn k0ntol asli. Bentuknya cukup besar sekitar 30 cm, diameter 4cm dan berwarna coklat muda. Sy berpikir apakah ini muat dlm meqi sy? Mari kita coba!

Sy merebahkan diri di tempat tidur lalu membuka lebar kakiku kemudian dildo sy arahkan ke meqiku. Tak lupa sy oleskan jel pelumas di seluruh dildo kemudian sy mulai masukkan dgn perlahan ke meqi. Awalnya agak seret tetapi dgn sabar sy masukkan hingga mentok diujung meqi. Setelah itu sy mulai tarik lagi keluar.

Sy menikmati setiap senti dari dildo yg masuk dlm meqiku. Mataku terpejam menikmati sensasi ini. Setelah dildonya keluar semua, kembali sy masukkan dan kali ini lebih cepat. Akhirnya meqi sy sudah terbiasa dgn dildo itu sehingga sy bisa mengocok dildo dgn cepat. Nafas sy memburu dgn cepat. Keringat sy mengucur disekujur tubuhku. buah dadaku kuremas-remas sembari mengocok dildo di meqi.

Ada sekitar sepuluh menit sy mengocokan dildo itu dlm meqiku hingga sy orgasme pertama. Setelah itu sy membalikkan badan dlm posisi menungging dan memasukkan dildo dari arah belakang. Sy melihat bayangan tubuhku di cermin yg digantung di atas meja. Sy merasa sexy sekali. Mulutku terbuka lebar dan mataku setengah terpejam menikmati dildo yg dimasukkan ke meqiku dari arah belakang.

Sy merapatkan kedua belah kakiku hingga dildo itu rasanya bisa sy tekan dgn kuat dgn otot selangkanganku. Buah dadaku yg bergelantungan tampak bergoyg-goyg mengikuti irama gerakanku. Beberapa menit kemudian, kembali sy orgasme. Sy langsung roboh ke kasur. Tubuhku basah oleh keringat. Cairan kenikmatanku membasahi sedikit sprei tempat tidur. Sy beristirahat sejenak sementara dildo itu masih di dlm meqiku.

Lalu sy mendapat ide baru. Sy mengeluarkan dildo itu dari meqi lalu sy mengambil kursi. Kursi itu mempunyai sandaran yg dibuat dari beberapa kayu yg tegak lurus dan ada jarak dari antara satu kayu ke kayu lain. Sy selipkan dildo itu di antara kayu itu. Karena ukuran dildo yg besar, maka dildo itu bisa diselipkan dan tdk bergoyg sama sekali. Dildo itu mengacung membelakangi kursi. Sy lalu menggeser kursi itu ke arah meja rias. Lalu sy menungging bertopang pada meja rias sedangkan meqi kuarahkan pada dildo.

Sy melihat posisiku yg cukup lucu karena sy berada dlm posisi nungging dan dildo itu ditopang dlm sandaran kursi. Lalu mulai kembali sy perlahan mengerakkan pantatku maju mundur. Dildo bisa masuk dgn baik dan kursinya sendiri tdk bisa bergerak kemana-mana karena tertahan oleh tempat tidur. Sy mulai mempercepat irama gerakanku. Gairah sex ku seperti tiada hentinya bergelora dlm diriku. Sepertinya dildo ini bisa memahami keinginan sex ku yg tinggi.

Berulang kali sy hunjamkan dildo itu ke dlm meqiku. Meqiku terasa berdenyut-denyut menerima sensasi sex yg diterima dari dildo itu. Nafasku terngah-engah. Rambutku berantakan dan keringat kembali bercucuran membasahi tubuhku. Sy meremas kudua buah dadaku dgn gemas sembari terus memacu meqiku dlm dildo itu. Sy ingat waktu itu dlm tempo waktu lima belas menit bersetubuh dgn dildo dlm posisi tersebut, sy orgasme kurang lebih lima kali.

Akhirnya sy berhenti karena lelah. Sy melepaskan dildo itu dari meqiku dan mencopotnya dari sandaran kursi. Sy membaringkan tubuhku yg lunglai di tempat tidur lalu tertidur selama 60 menit. Begitu terbangun, sy langsung buru-buru membereskan kamarku dan membuang bungkusan dildo dan pelumas. Dildo itu sendiri sy cuci lalu sy bungkus didlm kaos beserta botol pelumas supaya tdk ketahuan orang tuaku.

Sy melihat kartu nama si Sony di tasku. Sempat terlintas ide utk menelepon dia dan siapa tahu bisa diajak ngesex. Tetapi sy urungkan niat itu karena beresiko tinggi ketahuan orang tua. Lagipula saat ini sy sedang senang bermain-main dgn dildo baruku.

Post Terkait