cerita dewasa

Cerita Sex Cinta Ana

Pada suatu hari di kantorku, ketika aku sedang tidak begitu ada kerjaan, tibatiba aku teringat kalau 3 hari lagi adalah ultahnya Ana. Wah, kayaknya perlu diberi kejutan nih selama 2 hari 2 malam di hari jadinya. Di otakku langsung saja terbayang halhal yang berbau seksual. Kupikir aku perlu ambil cuti 2 hari nanti, begitu juga Ana. Lebih baik kutelpon dia sekarang.

Halo, selamat siang, bisa bicara dengan Ana

Tak lama kemudian,

Halo Faris sayang, ada apa nih, Ana bermanjamanja padaku.
Ndak ada apaapa, cuma pengen ngajak kamu keluar makan siang nanti, bisa enggak nih, tanyaku.
Oh kalau itu sih pasti bisa, kemana nih
bagaimana kalau di kantin deket kantor kamu, oke??
Oke boss, saya tunggu yah, awas, jangan sampe telat!, sambil ketawaketawa.
Bye lalu Ana menutup teleponnya.

Baca Juga: Demi uang Aku Rela Jual Diri

Lalu aku pun kembali bekerja, tapi di kepalaku sedang terbayangkan kirakira apa yang bakal aku belikan buat dia nanti. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11.35. Wah, aku harus cabut nih, tak boleh telat. Untung boss sedang keluar kantor, jadi aku tak perlu minta ijin dulu.

Akhirnya sampailah aku di kawasan perkantoran di daerah Sudirman. Setelah parkir, buru buru aku pergi ke kantin yang sudah dijanjikan. Kulihat Ana melambaikan tangannya dari jauh.

Hai Ris! Kami lalu mencari tempat makan yang sepi, namanya juga berduaan, mana enak makan di tempat yang rame banget. Setelah memesan makanan dan duduk di pojokan, lalu akupun berkata
Eh, Na, di kantor kamu lagi banyak kerjaan nggak?.
Emangnya kenapa Ana terlihat penasaran
Kalau enggak sibuk, bagaimana kalau kamu minta cuti sama boss kamu selama 2 hari mulai tgl 12″.
Buat apa Ris, apa kamu sedang merencanakan sesuatu?
Sesuatu yang akan membuat kamu tergilagila
Apa tuhhh
Tunggu aja tanggal mainnya sayang sambil kucubit lembut pipinya.

Selesai makan, kuantar Ana ke kantornya, lalu akupun balik ke kantorku dan menyelesaikan pekerjaanku. Kirakira 2 jam kemudian, Ana menelepon.

Cerita Dewasa Cinta Ana

Halo Ris, saya udah ngomong sama bossa katanya dengan suara lemas.
Lalu apa katanya tanyaku penasaran.
Saya tidak dapet cuti 2 hari
Yah payah boss kamu, Na. Kalau begitu nanti saya culik kamu pas harinya
Nah, kabar baiknya, saya dikasih cuti 3 hari, ha ha ha, kena kamu, Ana tertawa terbahakbahak.
Hey, dasar kurang ajar kamu, dasar setan cantik, nger jain orang aja bisanya
Biarin, daripada kamu setan jelek
Yah udah, entar surprisenya kagak jadi deh
Jangan ngambek dong sayang, setan cantik khan cuma bercanda
Yah udah, 2 hari lagi saya ke tempat kamu abis pulang kerja
Oke deh, kutunggu dikau nanti, bye bye sayang
Bye bye klik, lalu aku menemui bossku untuk minta cuti, dan untungnya dapet juga, mumpung bossku moodnya lagi bagus hari ini.

Tak terasa, 3 hari pun berlalu. Sepulang kerja, kujemput Ana di kantornya, lalu kami pergi ke supermarket untuk membeli makanan selama 3 hari, soalnya kami merencanakan untuk tidak kemanamana selama liburan. Tidak lupa aku membeli madu 1 botol.

Cerita Mesum Cinta Ana

Lho Ris, buat apa beli gituan Ana menatapku dengan heran.
Itu bagian dari surprise tersebut, tunggu aja, yang pasti kamu bakalan merem melek nantinya kataku mantap.
Wah, saya jadi penasaran nih sama surprise kamu
Just wait n see, honey Selesai belanja lalu kami bergegas menuju apartemen Ana.

Sesampainya di apartemen, aku langsung menarik Ana menuju kamar mandi.

Sabar dong boss, kayak enggak ada hari esok aja katanya manja.
Ultah kamu khan hari ini, so pasti memang tidak ada hari esok kataku sambil melepas bajunya satu persatu.

Setelah ia bugil total, lalu kujilat buah dadanya, mulai dari putingnya ke dasarnya. Kuhisaphisap putingnya dengan lembut.

Oooohhhh Ris, enak sekali, terussss desah Ana

Ketika Ana ingin membuka bajuku, kutahan tangannya.

Sayang, buka dong, nggak adil nih

Lalu kulepaskan semua pakaianku sehingga terlihat senjataku mengacung sangat tegak, ketika
Ana ingin meraihnya, kukatakan padanya,

Say, jangan dulu, hari ini kamu akan menjadi ratu, biarkan daku melayanimu sampai puas

Setelah itu, lalu kubasahi seluruh badannya, dan kusabun seluruh lekuk tubuhnya, tak lupa buah dadanya kuremas lembut lebih lama. Kuputarputar putingnya, Ana hanya bisa mendesah nikmat. Lama juga aku bermain di dadanya, kirakira ada 15 menit. Setelah itu tanganku mulai turun ke selangkangannya. Kumainkan klitorisnya, Ana semakin mengerang hebat.

Toonnnn, teerruss, terusss, auuughhh, enak sekali, terrruss
Ris, masukin dong penis kamu, saya udah gak tahan nihhh
Oh, yang itu nanti sayang, sabar aja
Tapi saya pengen banget nih, oohhh
Sabar aja, pokoknya hari ini kamu jadi ratuku, Aku bakalan membuat kamu orgasme ratusan kali selama 3 hari ini
Saaayyy, tulang saya bisa copot nih orgy ratusan kali
Biarin, salah sendiri punya body seksi sekali
Ahh aahhh aaahhh, seeessstt, guaa kayaknya pengen nyampe nih sayyy Ana meracau tak menentu.

Cerita Mesum Cinta Ana

Kupercepat gerakan jariku memainkan klitorisnya, sementara jariku yang lain sedang dihisaphisapnya seolaholah ia sedang menghisap penisku.

Aaaarrrggghh, Im comminngg, honey, commiiingg, commiiingg, ohhhh

Pinggulnya bergerak maju mundur sementara badannya melengkung kaku ke belakang, sepertinya Ana sangat menikmatinya.

Ris, tadi rasanya enak sekali seolah olah kamu lagi mengonani vagina saya, ohh Ana mendesah pelan.
Oh, itu masih belum apaapa, nanti masih ada lagi yang lebih hebat sayy kataku sambil meremasremas buah dadanya.
Wah, mati aku deh, bisa bisa nanti kagak bisa kerja

Kubilas tubuhnya dari busa yg masih melekat, terutama di bagian vaginanya karena banyak sekali cairannya yang mengalir keluar. Setelah tubuh Ana bersih, lalu akupun mulai menyabuni diriku sendiri. Tapi tanpa kusadari tibatiba Ana memelukku dari belakang dengan kuat lalu satu tangannya menangkap penisku.

Eh kenapa say, kan saya bilang nanti sambil aku melawan sedikit.
Khan hari ini ultahku, kamu mesti nurut sama saya, kalau kamu bisa bikin saya orgy ratusan kali, saya juga mesti sedot sperma kamu sampai habis, baru adil kata Ana sambil menyeringai manis.
Ya udah deh, saya nyerah sama ratuku, tapi bilas dulu dong sabunnya.

Lalu Ana membersihkan sabun terutama di sekitar penisku, lalu ia mulai mengocokngocok dan memainkan penisku, kadang pelan kadang cepat, ia mengocok sambil matanya menatapku dan tersenyum manis sekali.

Bagaimana sayang, enak khan seperti ini? Ana tersenyum manis sekali
Ohhh, aduuuh, enak sekali sayang, ohhh, uhhhh, wajah kamu manissss sekali sayangku kataku sambil menahan rasa nikmat yang tidak terkira.
Saaaayyyy, ganti dong pake mulut kamu

Lalu dia dekatkan kepalanya, dan dijulurkan lidahnya. Kepala batang kejantananku dijilatinya perlahan, seolah olah sedang menjilati es krim. Lidahnya mengitari kepala senjata meriam aku. Semilyard dollar rasanya wow enak sekali. Aku hanya bisa merem melek menikmatinya sambil bersandar di bath tub. Lalu dikulumnya batang kejantananku. Aku melihat mulutnya sampai penuh rasanya, tetapi belum seluruhnya tenggelam di dalam mulutnya yang mungil. Bibirnya yang tipis terAnan keluar masuk saat menghisap maju mundur.

Cerita Ngentot Cinta Ana

Ana memasukkan dan mengeluarkan kejantananku dari dalam mulutnya berulangulang, naik turun.

Gesekan gesekan antara kemaluanku dengan dinding mulutnya yang basah membangkitkan kenikmatan tersendiri bagi diriku.

Auuh aahhh akhirnya aku sudah tidak tahan lagi.

Batang kemaluanku menyemprotkan sperma kental berwarna putih ke dalam mulutnya. Bagai kehausan, Ana meneguk semua cairan kental tersebut sampai habis.

Duh, masa baru begitu saja sudah keluar. Ana meledek aku yang baru bermain oral saja sudah mencapai klimaks.
Na.., saya udah 3 hari nih tidak bercumbu dengan kamu jawabku terengahengah.
Tapi lumayan banyak juga sperma kamu, kayaknya boleh nih tiap 3 hari saya isep penis kamu, biar saya tambah awet muda katanya tanpa melepas pegangannya dari penisku.
Whatever you want, my queen kataku sambil mencium bibirnya.
Lalu Ana mulai menyabuni seluruh tubuhku, terutama di sekitar penisku agak lama, sehingga mau tidak mau penisku bangun lagi. Ana mulai memainkannya lagi.

Tapi aku tidak mau keluar lagi, jadi harus kustop dia.

Eh, Na, stop dulu, entar saya keluar lagi nih kataku sambil menahan nikmat.
Biarin aja, salah sendiri kenapa penis kamu gampang terangsang katanya sambil tertawa.

Lalu ia melanjutkan menyabuniku, setelah itu ia membilas tubuhku, oh rasanya segar sekali, nikmat sekali rasanya dimandikan oleh pacarku ini, sesekali ia menjilatjilat kepala penisku, sesekali ia menghisapnya, sambil matanya menatapku, oh manis sekali wajahnya. Selesai itu, aku mengambil handuk mengelap seluruh tubuhku dan tubuhnya, tak lupa aku melakukan gerakan memijat ketika sedang mengelap buah dadanya, ia hanya bisa merem melek sambil mulutnya megapmegap Lalu kutarik dia ke kamarnya, kuambil selimut baru lalu kugelar di atas lantainya. Kulihat Ana sepertinya penasaran dengan tindakanku ini.

Cerita sex, cerita mesum dan cerita dewasa

Lho Ris, ngapain kamu
Ini surprisenya, sayang, nah sekarang kamu baring aja di atas selimut, saya ambil madu dulu
Wah kayaknya saya bakalan orgy gilagilaan nih
Iya say, tunggu aja teriakku sambil mengambil madu dari kulkasnya.

Sekembalinya ke kamar, kulihat Ana masih berbaring, lalu aku duduk di atas pahanya, kubuka botol madu lalu kutuang di atas badannya, kulihat dia terkejut sedikit, mungkin akibat dinginnya madu tersebut, kugosokgosok madu tersebut di seluruh tubuhnya, terutama di buah dadanya.

Aaahh Ris sshhhss erang si Ana ketika kuusapusap permukaan dadanya rata terbungkus madu kecuali putingnya.
Sshhh terusss Ris ciumin dong Dia menggigit bibirnya sendiri.
Wah, ternyata dia suka surprisenya, aku cium putingnya sambil memainkan lidahku melilitlilit puting merah muda itu, kemudian kugigit manja.
Aahhh ssshhhss aku mao keluar Ris sshshhh bagaimana nih erangnya.

Segera kugosokkan madu ke arah paha dalamnya secara perlahan terus sampai mendekati daerah lipatan yang sangat hangat itu.

Ahh sshshs Ris jilat dong.. udah nggak tahan nih.. sss lirihnya.
Sshhh hmmm kok diam please rengek Ana.
Tunggu ya. jawabku.

Kemudian segera kujilati lubang kemaluannya sambil mengusapusap pAnadaranya, dan mulai kujilati bibir luar vaginanya

Ahhh Ris terus ssshhh kamu di situ ssshh, erangnya.

Dengan lidah kukaitkait klitorisnya sambil kutelusuri garis bibir vaginanya. Sambil menggoyangkan pinggulnya kirikanan Ana berkata,

Yesss di situ ahhh ssshs katanya ketika mulai kuhisap dan menjilati klitorisnya.

Setelah membesar, aku tusuktusukkan lidahku di liang senggamanya tetapi tak kuduga reaksinya.

Aahhh shshshsh mmmhh ssss terussss hhhmm, Ana menggelinjanggelinjang sambil memajumundurkan pinggulnya, vaginanya seolaholah merebut lidahku untuk masuk lebih dalam kerongga nikmat itu, sementara batang kemaluanku sudah merah padam dari tadi ingin segera menggantikan lidahku.
Ahhh teruuusss teruuusss.. lebih cepaat sssh gelinjang Ana semakin cepat.
Shshsss aku hampiiirrr shshhh mmyamyam memem.. sss, suaranya semakin kacau.

Pantatnya semakin cepat mengocok lidahku, sehingga selimut di lantai itu berantakan. Ketika gerakan lubang kemaluannya makin rutin, segera kuhentikan dan kutarik lidahku, terlihat alis si Ana mengkerut seperti sedang bertanyatanya, sementara dadanya masih naikturun dengan cepat. Tanpa menunggu lebih lama lagi, secepatnya kuposisikan kepala penisku ke lubang hangat dan basah itu.

Ahh sshsh mmmm erang manja si Ana. Memang penisku tidak terlalu besar, hanya kepalanya agak besar dan melengkung ke atas seperti terompet tapi panjang.

Badan Ana menjadi kaku seakan menantikan sesuatu

Rileks sayang sebentar kita lanjutkan perasaanmu, bisikku.

Kemudian kudorong perlahan kepala penisku. Setelah kepala penisku masuk, secara bertahap kudorong batangku agak dalam, kutarik lagi sedikit, dorong lebih dalam, tarik sedikit, sampai

Bluessss duk kiranya sudah mentok kebentur ujung rahimnya, padahal belum semuanya masuk lho. Terasa di tangan kiriku kirakira masih tiga lebar jariku tapi efeknya
Ssshhh mmmhhhh aaahhh auh! jerit tertahan Ana.

Kurasakan agak banjir di dalam sana dan jepitan di sepanjang kepala penis sampai hampir seluruh batangku itu makin erat.

Ahhh sssh shshss aku coba konsentrasi karena vagina yang nikmat dan sangat sempit ini mencoba menarik semua spermaku sehingga kepala penisku membesar dan berdenyutdenyut menahan kenikmatan yang nyaris memancar.

Kemudian aku coba goyang secara perlahan, makin lama makin cepat. Kupraktekkan rumus ini itu sambil membuatnya menikmati setiap gesekan penisku serta mengalihkan pikiranku untuk melupakan nikmatnya lubang kemaluan Ana, sempitnya vaginanya. Tubuhnya yang sempurna, pAnadaranya yang ranum dan kencang yang tertekan dadaku.

Ouch ssshhh hemmm sulit rasanya menghadapi kenyataan nikmat ini, apalagi setelah puncak kenikmatannya yang tertunda itu kembali melanda Ana, ini terbukti dengan goyangan pinggul dan pantatnya berputar dan sekarang majumundur, menentang setiap gerakanku yang semakin cepat tusuk dan tarik.
Aahhh

Kucium dan kulumat bibirnya, kulilit lidahnya, kulihat dia tidak bisa menahan kenikmatan yang melanda itu, sehingga Ana pun membalas ciumanku dengan ganasnya. Geregetan, rangsangan, kenikmatan, itu yang mungkin ada di pikirannya.

Cerita sex, cerita mesum dan cerita dewasa

Setelah hampir setengah jam kami goyang (kurasa Ana sudah mau orgasme) dan akhirnya vaginanya mulai menjepit dan mengurut penisku cepat sekali. Dengan nafasnya yang memburu dan gerakan pinggulnya.

Aaahhhh.. aku.. keluar.. ssshhmm.. aku keluar sayang ssshs hh shsh,

Ana mulai meracau tidak karuan sambil kakinya melingkari pinggangku dan menekan pantatku keras seakanakan dia sanggup menelan penis panjangku sehingga kurasa bahwa setiap kutusuk vaginanya terasa ada benturan dan terus memutar di ujung dalam kenikmatannya.

Sshshs aaassshhh enak sekali sssshhh aduhhh.. sshshsh jerit tertahan Ana.

Aku pun semakin mempercepat gerakanku, aku goyang dan memajumundurkan agak kasar liang vagina sempit ini.

Dukbluessss duuk bluess kulihat pangkal penisku agaknya nyaris semuanya masuk,
Sssh shhh shh terussss Ris ssshhh,
Aku puas ssshh hmmm Ris cepat ssshh, lanjutnya.
Tubuhmu seksi dan sempurna sayangapa boleh aku berbicara ngosngosan.
Di dalam saja shsh shhhh mmmhh Ana memotong sambil menaikkan pinggulnya sambil menekan pantatku serta membenamkan seluruh penisku seluruhnya
Aaahhh sssmmmhh hhmmm

Kurasakan vaginanya berdenyutdenyut keras membuat suara becek goyangan kami yang makin keras.

Aku sudah tidak kuat lagi, ilmuku seakan hilang, kesadaranku melayang. Kemudian sambil melenguh kutarik pinggulnya lengket ke pangkal penisku dan kujilat serta kugigit putingnya, kulepas semua spermaku.

Aaahh ssshh
Crot crot crot Hampir enam atau delapan kali semprotan maniku melesat ke dalam rahimnya.
Aaahh ss mmm hmmm enak hangat Ana mengerangerang, sambil terus menggoyangkan pinggulnya berputarputar.

Dalam keheningan nikmat, kubiarkan penisku di dalam vaginanya yang masih terasa sempit, kucium lembut bibirnya dan Ana pun membalas manja, kemudian kutatap matanya sambil tersenyum. Sambil bersikap manja Ana memeluk diriku serta menggigit hisap leherku. Wah.. merah nih jadinya.

Aku kemudian mengangkat tubuhnya dan mengajaknya ke balkon untuk cari angin.

Mau ngapain di balkon Ris?, tanya Ana terheran heran.
Aku pengen menutup surpriseku dengan mandiin kamu, kataku lagi.
Bagaimana mandiinnya?, tanya Ana tambah heran tapi nurut saja ketika kurebahkan tubuhnya di atas kursi panjang tanpa senderan di balkon yang sepi itu.

Tanpa menunggu lama, segera kuakhiri surpriseku dengan mandi kucing, yaitu dengan menjilatjilat lembut seluruh permukaan tubuhnya yang bermandi peluh bercampur madu dan berkilat terkena sinar rembulan yang membuatnya makin indah dengan posisinya yang menelentang pasrah itu. Ana senang sekali dengan perlakuanku itu, dan sambil mendesah kenikmatan dia berkata,

Ris, kalau bisa kamu seringsering nginap di sini, saya suka dijilati seperti ini.

Kira kira ada 10 menit aku menjilatnya, lalu kugendong dia ke kamar mandi, dan kami pun saling membersihkan badan, saling menggosok satu sama lain. Setelah selesai, kami pun masuk ke kamarnya, karena sudah lelah sekali kami tidur nyenyak sambil berpelukan dalam keadaan bugil.

Cerita sex, cerita mesum dan cerita dewasa

Keesokan paginya, antara sadar dan tidak, aku merasa seperti ada sesuatu yang aneh pada diriku. Ketika kubuka mataku, eh, ternyata Ana sudah bangun, dan lebih kaget lagi kulihat Ana sedang menghisaphisap penisku. Melihatku sudah bangun, Ana berhenti sejenak dan tersenyum.

Selamat pagi kekasihku, bagaimana tidurnya tanya Ana manja sambil tangannya tetap mengocok penisku.
Wah enak banget, tapi kok kamu curang sih, saya khan nggak ngerasain isepan kamu waktu tidur kataku sambil mengusapusap buah dadanya.
Abis kamu tidurnya lelap sekali, saya kagak tega bangunin kamu, tapi siapa tahu kamu mimpi lagi diisepin ha ha ha ia tertawa sambil terus mengocok penisku.
Eh Ris, kok waktu kamu tidur, saya ngocokin kamu kok penis kamu bisa bangun sih
Ya bisa lah yaw, namanya juga penis orang, emangnya penis plastik, bisa aja kamu, tapi terusin dong pake mulut kamu, Na
Ooooke boss, tapi kalau kamu mau keluar, bilang yah
Lho, emangnya kenapa? tanyaku heran.
saya mau pake sperma kamu buat olesin muka dan dada saya, biar kulit saya tambah kencang.

Lalu Ana kembali mengkaraoke penisku, oh, rasanya nikmat sekali, sesekali ia menatapku sambil tersenyum manis. Mulutnya bergerak maju mundur, sambil lidahnya menggelitik lubang kencingku, rasanya geligeli nikmat. Tak lama kemudian, aku merasa akan keluar lagi.

Na, saya mau keluar lagi, ohhh aduuuh kataku sambil menahan gemuruh di dadaku.

Langsung ia mengganti tangannya untuk mengocokku, dan akhirnya,

Aduuuh ohhhh, Na terruuss, enaaakk.

Penisku akhirnya memuntahkan sperma, tapi tidak sebanyak kemarin, dan Ana langsung mengarahkan dadanya ke penisku, sehingga dadanya terkena muncratan spermaku, langsung dia oleskan ke seluruh permukaan dadanya.

Yaahh Ris, kok dikit banget sayang, muka saya kagak dapet nih Ana sedikit merenggut.
Abis tiap hari bercumbu terus sih, ya udah sayang, mumpung penis saya masih tegak, sekarang kamu nunggangin saya aja, khan kamu dapet enaknya juga
Nah begitu dong Ris, itu baru namanya pacar saya Ana tersenyum lagi.

Lalu ia duduk di atas pahaku sambil mengarahkan penisku ke lubang vaginanya. Perlahan tapi pasti, penisku mulai memasuki lubang kenikmatannya. Aku sendiri heran juga kenapa hari ini penisku perkasa banget, tapi aku tidak memikirkannya lagi, yang penting enaknya, bung. Ana sendiri mulai bergoyanggoyang sambil meracau tak menentu, seolah olah sedang menunggang kuda, sementara aku meremas remas dadanya yang bergerak naik turun.

Cerita sex, cerita mesum dan cerita dewasa

Lumayan lama juga aku bertahan, kira kira ada satu jam, sementara kulihat Ana sepertinya sudah orgasme 2 kali, tapi kulihat Ana tidak berhenti juga, mungkin dipikirnya kapan lagi bisa dapat kesempatan seperti ini. Tak lama kemudian, setelah Ana orgasme ketiga kalinya, barulah aku mulai merasakan akan orgasme.

Na, bangun sayang, saya udah mau keluar nih

Langsung Ana bangun dan mendekatkan mukanya ke penisku sambil tangannya mengocokku.
Dan akhirnya

Aaarrrgggggghhh, aduuuh, haaaahhhh aku ngosngosan menahan nikmat.

Akhirnya penisku menyemprotkan spermanya ke wajahnya, lalu ia menggosoknya ke seluruh wajahnya sampai rata.

Terima kasih sayang, saya puas banget hari ini, saya tidak menyangka bisa orgy sampe 3 kali, kamu perkasa sekali kata Ana sambil berbaring memelukku.
Abis bodi kamu seksi banget sih, terutama dada kamu, apalagi pas lagi nunggang saya, kelihatannya seperti dewi dari langit yang lagi goyangin saya.
Ah ah, bisa aja kamu kata Ana sambil mencubit hidungku.

Tanpa terasa, kami tertidur lagi sambil berpelukan, mungkin saking lelahnya bersenggama tanpa henti.

Begitulah seterusnya, setiap ada waktu kosong aku dan Ana langsung main lagi, seolaholah nafsu kami tidak pernah terpuaskan. Selama 3 hari yang kami lakukan hanya makan, main, tidur.

Selama 3 hari itu pula kami seperti Tarzan dan Jane, bugil terus. Rasanya anda para pembaca bisa membayangkannya sendiri bagaimana nikmatnya hidup seperti itu. Tapi yang paling penting bagiku adalah cintaku padanya dan cintanya padaku, walaupun aku masih belum tahu sampai kapan kami bisa hidup bersama.

Post Terkait