cerita dewasa

Cerita Dewasa IGO 2017 Pelarian Demi Sebuah Kepuasan

Hyper Sex adalah sebutan yang cocok buwatku, karena aku selalu meminta lebih dengan pacarpacarku dulu. setiap kali aku berhubungan Sex degan pacarku, aku gak mau jika hanya bermain sekali, minmal aku minta maen sampai 56 kali baru aku bisa merasakan kepuasan yang sangat nyata. Kalau pacarku tidak kuat mengatasi birahi Sex ku yang tinggi, aku mencari lagi cowok yang dapat membuatku mencapai kepuasan. Sampai akhirnya pacarpacarku tidak ada yang bisa memuaskan nafsuSex ku akhirnya aku mensiasati dengan menikah dengan dua lakilaki agar nafsu
Sex ku yang liar bisa terpuaskan. Cerita Sex

Novel Seks Mas Ridwan adalah suamiku yang pertama, orangnya sangat penyabar sekali
jadi dia tidak mempermasalahkan aku memiliki suami lagi karena dia juga
tau kalau aku hyper Sex. Dan bahkan mas Ridwan juga pernah melihatku
disetubuhi oleh mas eros suamiku yang kedua didepan matanya. Namun mas
Ridwan diam saja, karena dia tak mampu memuaskan aku. Begitu halnya
dengan mas eros, suamiku yang kedua, sifatnya sama persis dengan mas
Ridwan, hampir gak ada bedanya.

Dari segi hubungan Sex mereka berdua sama saja, jadi aku baru bisa
merasa puas jika aku disetubuhi oleh kedua suamiku bergantian. Namun hal
itu jarang pernah terjadi karena kesibukan kedua suamiku yang sering
keluar kota secara bergantian. Jadi gak pernah dua suamiku dirumah
secara bersamaan. Cerita Sex Terbaru

Suatu hari aku diajak oleh mas Ridwan ke tempat kerjanya karena ada
acara kantor. Aku yang tak pernah ikut mas Ridwan kemanamana pun
sekejap merasa canggung, namun mas Ridwan menyaknkanku dengan memuji
kecantikanku malam itu dan membuatku PEDE dan akhirnya aku mau diajak ke
tempat mas Ridwan bekerja. Sesampainya disana, suasananya sangat ramai
sekali, mas Ridwan yang bertemu dengan temantemannya pun
meninggalkanku.

Aku yang merasa bingung mau ngapain lalu menolahnoleh dan akhirnya aku
melihat bu Retno dan aku langsung nyamperin bu Retno di tempatnya
berdiri. Bu Retno ini adalah istri dari jhoni teman kantor mas Ridwan.
Dan EeeehhBu Retno, sendirian ya?? tanyaku membuka percakapan.
Eeehh..mbak Rien, enggak kok, sama papahnya, tuuh disana jawabnya.
Waah sama donk bu, aku juga ditinggal sama papahnya disana jawabku
sambil menunjuk arah mas Ridwan. Cerita Mesum

Mbak Rien tambah seksi ajah yaaah ucap bu Retno.

Aaaahhh enggak buk, biasa aja kok buk, dari dulu badanku seginisegini aja kok, gak pernah berubah jawabku.

Aaaahhh tapi mbak Rien seksi banget kok, aku iri liat penampilan mbak Rien kata bu Retno.

Bu Retno bisa aja jawabku.

Apa siih rahasianya biar bisa awet seksi gitu mbak?? tanya bu Retno.

Minum Air liur burung bisikku sambil mendekat ke telinganya.

Burung apa Mbak kejarnya penasaran.

Burung.. Burungnya Mas Ridwan bisikku kubuat serius.

AH! Mbak guyon! jawab bu Retno.

Betul jeng, ini betul lho jeng jawabku.

Itukan biasa Mbak kata bu Retno.

Biasa gimana, kalau sekedar ML terus selesai ya biasa jeng tapi ada caranya jelasku.

Jeng Retno ML dengan Dik Jhony berapa kali seminggu? lanjutku.

Paling sekali ya kadang dua kali Mbak jawabnya.

Kalau ML apa saja yang jeng Retno lakukan ? tanyaku lagi.

Ya biasa Mbak bercumbu terus gitulah..! Terus selesai ya sudah begitu aja jawabnya.

Lho ya sudah gimana to jeng, mestinya kan ada pemanasan, permainan
terus pendinginan dan apakah jeng Retno selalu dapat mencapai puncak ?

Itulah Mbak masalahnya, saya sering ditinggal menggantung jawabnya sambil menerawang.

Terus tanyaku.

Ya kalau sudah begitu paling saya yang uringuringan dan biasanya cuma bisa melampiaskan ke pekerjaan rumah Mbak terusnya.

Nah itulah jeng bedanya, Mbak dengan Mas Ridwan selalu mencapai puncak
bahkan berkalikali lho jawabku. Kulihat wajahnya nampak takjub dan
kelihatan rasa ingin taunya yang terpancar dari matanya.

Jeng ML itu kalau dilakukan dengan benar dan senang hati bisa membuat
kita awet muda, karena kerja hormonhormon dalam tubuh kita jadi optimal
lanjutku menjelaskan bak seaorang dokter.

Oooh itu to Mbak rahasianya.. ! celetuknya.

Makanya saya bilang, meskipun Mbak kasih tau kan jeng Retno belum tentu bisa.. Bahkan.. jelasku sengaja memancing reaksinya.

Bahkan apa Mbak.? Tanyanya nggak sabar.

Bahkan kalau jeng Retno Mbak suruh belajar sama Mas Ridwan juga belum tentu mau lanjutku sambil berbisik.

Ahh Mbak jawabnya sambil mencubit lenganku. Cerita Sex HOT

Cerita kami berakhir dengan berakhirnya acara arisan, sebelum pergi
Retno sempat berbisik sewaktuwaktu mau konsultasi kujawab ya kapan
saja. Bahkan kubisiki nanti belajar langsung aja ama Mas Ridwan.
Seminggu setelah itu ketika itu jam 7 malam, Eros baru datang dari
Jakarta sedang aku lagi ada tamu jepang jadi aku bermaksud memberi
blowjob Eros sedang Mas Ridwan masih malasmalasan didekat kami berdua,
tibatiba telepon berdering, karena aku dan Eros sudah hampir telanjang
maka Mas Ridwan yang mengangkat telepon. Cerita Sex Tante

Halo selamat malam salam Mas Ridwan, aku nggak tahu apa jawaban disebelah sana.

Ya benar, mau bicara dengan Mbak Rien..? Sebentar ya, dari siapa? Retno! Oh jeng Retno, Retno Jhony ? tanya Mas Ridwan.

Mendengar itu aku bangkit, Eros terpaksa melepaskan dekapannya padaku.
Sebenarnya skenario ini aku yang buat, karena aku ingin Retno dapat main
kerumah sehingga kuminta Mas Ridwan menugaskan Jhony keluar kota untuk
supervisi selama 3 hari. Cerita Sex Janda

Halo jeng Retno kok tumben nelpon malammalam sapaku memulai
percakapan. Kami ngomong panjang lebar sampai akhirnya menyinggung
pembicaraan kami di arisan dulu. Kuulangi tawaranku untuk belajar
pemanasan dengan Mas Ridwan, atau melihat saja kami yang
mempraktekkannya berdua.

Retno penasaran masa aku dan Mas Ridwan mau bercinta dilihat orang lain,
kujawab bahwa aku hanya bisa kalau orangnya itu Retno, lain tidak
lagian cuma sebatas cara cara pemanasan. Retno rupanya mulai panas
akhirnya kuulangi lagi tawaranku dan jawabannya. Cerita Ngentot

Iya Mbak BT nih anakanak sudah pada tidur, Mas Jhony dinas luar jawabnya.

Ya sudah to main aja ke rumah, kami semua sedang nggak ada kegiatan kok lagian masih sore jawabku.

Tapi Mbak, Apa? Aku malu sama Mas Ridwan, .. jawabnya.

Nggak papa kami cuma berdua kok, jangan kuatir nanti pulangnya kami antar jawabku.

Baiklah Mbak tapi janji lho.. nggak usah dipraktekin sama aku.. pintanya mengakhiri pembicaraan.

Setelah itu kami tutup pembicaraan, rumah Retno kirakira 15 menit
dengan naik kendaraan. Kuminta Eros bersabar dan sembunyi di kamar
sementara aku dan Mas Ridwan yang akan menerima Retno. Rencana ini
pernah kuutarakan sebelumnya sama suamisuamiku.

Kirakira 25 menit kami menunggu ada orang memencet bel pintu pagar, Mas
Ridwan yang saat itu cuma pakai piyama tanpa dalaman yang membukakan
pintu.

Malam Mbak, sapa Retno begitu masuk pintu rumah diiringi Mas Ridwan.
Retno pakai baju agak ketat sehingga dadanya yang membusung kelihatan
samar tapi saya yakin lakilaki manapun akan penasaran ingin tahu
isinya, apalagi dengan kancing depan dan belahan dada yang agak kebawah
sedang bawahan ia pakai celana jean tampak seksi sekali bokongnya. Cerita Sex Selingkuh

Malam, wah.. Jeng Retno nggak nyangka lho kalau bisa main kerumah nggak
kesasarkan ? tanyaku. Setelah menyilahkan Retno duduk kami ngobrol
ngalorngidul sampai juga akhirnya menyinggung masalah ranjang, Mas
Ridwan dapat melihat air muka Retno yang jengah tahu kalau ia juga mulai
terpancing birahinya. Karena omongan kami yang merangsang saraf telinga
Retno dan kami tetap tidak mengatakannya secara vulgar, tanpa terasa
jam menunjukkan angka 9 malam, Retno gelisah.

Mbak sudah malam nih Retno mau mohon pamit pintanya tapi matanya nampak sayu.

Jangan dulu katanya pingin belajar rahasianya Mbak jawabku sambil memandang Mas Ridwan penuh arti.

Ah Mbak.. Malu ah sama Mas Ridwan . Aku mendekati Mas Ridwan dan kucium dia dibibirnya denga mesra dan lembut.

Nggak papa kan Mas? pintaku Mas Ridwan menganggangguk sambil
memelukku, kami berciuman, dan saling raba di depan Retno, sementara
Retno kulihat merah padam mukanya melihat adegan kami, meskipun demikian
aku melakukannya dengan halus dan hatihati sekali.

Beginilah kami melakukannya jeng, kataku menjelaskan seperti dosen aja.

Ah.. Mbak, Retno jadi bingung nih.., Retno pulang aja ya Mbak pintanya tapi nggak beranjak.

Ayolah.. nggak papa kami berpelukan mendekati Retno yang mulai kayak
cacing kepanasan. Mas Ridwan tahu keadaan segera mendekat sehingga duduk
berdampingan di sofa panjang yang diduduki Retno, terus dipegangnya
kedua tangan Retno, Retno menunduk malumalu.

Mbak.. Tapi cuma sebatas cara pemanasan aja lho Mbak pintanya sambil memandangku.

Ya, Mas cuma akan memperlihatkan cara pemanasan saja sama jeng Retno jawab Mas Ridwan sabar.

Perlahan disentuhnya dagu Retno dipandangnya matanya dalamdalam penuh
perasaan, mendapat perlakuan seperti itu dari Mas Ridwan Retno
memejamkan mata, perlahan Mas Ridwan mencium bibirnya tanpa melumatnya.

Ahh! Retno mendesah, diulanginya ciuaman itu oleh Mas Ridwan dengan
menempelkan bibirnya agak lama, Retno mulai bereaksi dengan mengulum
bibir Mas Ridwan dan Mas Ridwan mulai meningkatkan aksinya, tangannya
berpindah ke bawah ketiak Retno dan menarik badan Retno kepelukannya.

Semua ini dilakukan di sofa ruang tamu, sambil duduk bedempetan. Mas
Ridwan mulai meraba dada Retno yang membusung, dan Retno mulai
mendesahdesah mereka masih berciuman saling lumat dan saling hisap.
Setelah hampir sepuluh menit mereka saling raba Mas Ridwan meningkatkan
aksinya dari meraba bagian luar terus melepas kancing atas baju Retno
jarijari tangannya mulai menyisir pinggiran BHnya menuju ketengah.

Retno melenguh seperti sapi disembelih begitu tangan Mas Ridwan mancapai
putingnya dan menjepinya dengan dua jari. Sementara itu mulut Mas
Ridwan mulai merambat ke bawah ke arah belahan dadanya yang sekal. Tanpa
disadari Retno tangan kanan Mas Ridwan telah menyelinap ke punggung
Retno dan melepaskan kait BH Retno maka tampaklah buah dada Retno yang
kencang dan menantang, tanpa membuang kesempatan langsung Mas Ridwan
melumat putingnya. Cerita Mesum

Retno mulai tak dapat mengendalikan diri, dia lupa dengan janjinya
sendiri, tangannya secara reflek menggerayang bagian depan Mas Ridwan
dan mulai melakukan pijatanpijatan halus mulai dada, pusar dan terus ke
bawah pusar. Tanpa menolak Mas Ridwan malah memberi kesempatan pada
Retno menyorongkan badannya, sambil mulutnya tetap bergelayut di puting
Retno, tapi tanggannya sudah mulai menarik resleting celana jeannya.

Retno tak hentihenti mendesah, perlahan aku ke saklar lampu kukecilkan
sehingga suasana tampak redup dan makin romantis. Retno sudah meluruskan
kakinya di sofa sambil kepalanya bersandar di tanganan sofa, sementara
tinggal mengenakan CD warna merah, Mas Ridwan belum melepaskan
piayamanya dengan posisi diatas Retno tapi batangnya sudah nampak
mengacung karena diuruturut Retno.

Perlahan Mas Ridwan menggigit pinggiran CD Retno dan menariknya kebawah
sehingga bugil Retno masih tenang mungkin karena melihat Mas Ridwan
tidak melepaskan piyamanya. Mas Ridwan mulai mejilati perut Retno turun
ke arah pusar terus menciuminya dan meleletkan lidahnya kebawah mencium
rambut kemaluan Retno, diperlakukan begitu Retno meracau tak karuan.

Aduh Mas.. Mbak Retno nggak tahan.. oh Mas Ridwan Aku memberi kode
pada Eros, saat itu Mas Ridwan telah membenamkan mukanya di selangkangan
Retno, menjilati klitoris Retno, Retno dengan posisi membuka kedua
pahanya pinggulnya terganjal pegangan kursi sehingga sekarang kepalanya
berada dibawah.

Dengan posisi ini maka nampaklah gundukan bukit venus yang indah dan
merekah merah sehingga memudahkan untuk penetrasi. Perlahan Mas Ridwan
mundur dan Eros yang telah telanjang bulat maju dengan palkon siap
serbu, Retno masih tenggelam dalam kenikmatan yang didapatnya hampir
satu jam dicumbu Mas Ridwan, tidak menyangka bahwa ada pergantian posisi
dibawah.

Eros langsung mengenggam palkonnya dan mengarahkan ke lubang surga
Retno, dengan presisi Eros menghentak dan bles..! Ahh Mas aku nggak
mau.. nggak mau sambil meronta tapi secepat kilat aku membelai dan
mengulum putingnya, sedang Eros langsung mengunci kaki Retno maka Retno
hanya bisa mendesis dan mau berontak tapi karena serangan rasa nikmat
yang luar biasa ia hanya menggelenggelengkan kepalanya.

Ahh Mbak.. Mas.. Kalian curang aduhh.. Oh.. Kenapa ini ohh.. Ohh.. Mbak
aku nggak tahan.. Nggak ta.. Hhaan.. jerit Retno sambil mengejang
nafasnya memburu seluruh otototot badanya meregang pertanda orgasme
sampai. Eros mengimbangi dengan kocokankocokan perlahan dan teratur
bahkan dibiarkannya Retno menikmati orgasmenya yang pertama yang hampir
membuatnya tak sadarkan diri.

Setelah nafas Retno aga teratur perlahan Eros mulai memompa karena itu
perlahan Retno mulai membuka matanya dan.. Mbak kok bukan Mas Ridwan..
! teriaknya panik sambil mau berontak tapi kuncian Eros dan
kocokankocokan palkon Eros di memeknya membuat dia tak berdaya.

Gimana Mbak? Aku nggak mau Mbak, aku mau sama Mas Ridwan saja, teriaknya lagi.

Tenang jeng, tenang..! kucoba menenangkannya, sambil kukedipi Mas
Ridwan untuk siapsiap menggantikan posisiku. Mas Ridwan mendekat dan
mulai melumat puting Retno yang sebelah kiri sementara tangan kirinya
meremas remas puting yang sebelah kanan. Mendapat serangan bertubitubi
dari bawah dan atas Retno menjadi naik birahi lagi..

Ahh.. Mbak, Mas gimana ini kok begini to, ahh nikmat Mbak.. Retno nggak
tahan Mas, ayo terus Mas.. Yang keras.. ceracaunya Retno mengejang
lagi menapaki orgasmenya yang kedua.

Erospun tampak mulai berkerenyit dahinya dan makin keras kocokannya,
pertanda mau mencapai orgasme maka cepatcepat aku tarik sementara Mas
Ridwan langsung menggantikan posisi Eros mengocok memek Retno dengan
palkonnya tanpa memberi kesempatan pada Retno untuk mengatur nafas.
Kucium dan kukulum kepala penis Eros di depan Retno sambil mengocok
ngocok batangnya.. Dan.. Creett.. Crett.. Cret.. Kuminum sperma Eros
yang tumpah dimulutku. Retno melihat semua itu sambil mendelik menahan
nikmat karena kocokan Mas Ridwan.

Setelah hampir setengah jam mereka saling genjot akhirnya mulai ada
tanda tanda Mas Ridwan dan Retno akan mencapai puncaknya dan..

Aaahh Mas aku nggak kuat.. Aku.. begitu teriak Retno menapaki
orgasmenya yang ketiga. Mas Ridwan memberi kesempatan untuk mengambil
nafas sambil sesekali masih mengocok memek Retno pelanpelan.

Sini Mas.. Sini Mas.. pinta Retno pada Mas Ridwan sambil tangannya
menggapaigapai. Mas Ridwan mengakhiri kocokannya dan mencabut penisnya
dan menyorongkannya ke mulut Retno, sambil tetap tiduran terlentang di
sofa dikulumnya penis Mas Ridwan yang sudah bengkak dan berenyutdenyut.

Akhirnya.. Crett.. Crett.. Crett Muncratlah sperma Mas Ridwan di mulut
Retno, Retno menelannya sambil membeliakkan mata, mungkin belum biasa
tapi kemudian dijilatinya sisasisa sperma diujung penis Mas Ridwan.
Setelah itu mereka bertiga istirahat mengatur nafas, sambil menikmati
sisasisa orgasme yang mereka alami. Retno mengerling padaku. Waktu itu
sudah jam 11 malam.

Mbak Rien nakall..! rengeknya manja, sambil memukul bahuku.

Lho kan jeng Retno sendiri yang keterusan.. jawabku.

Ahh Mbak ni lho, Retno jadi malu ama Mas Ridwan.. Eh.. Mas yang satu siapa Mbak? tanyanya sambil mengerling ke Eros. Bacaan sex top: Cerita Dewasa IGO Hujan Yang Memberikan Kenikmatan

Adiknya Mas Ridwan! Eros jawabku.

Jeng Retno mau pulang..? tanyaku lagi.

Ya deh Mbak, sudah malam nih nanti anakanak mencari jawabnya.

Aku dan Eros mengantar Retno pulang sedang Mas Ridwan tunggu rumah, di
jalan Retno berterimakasih sama Eros, katanya baru kali ini dia
mengalami multiorgasme yang selama ini hanya anganangan saja. Retno
bahkan berani mencium Eros di depanku saat ia turun dari mobil.

Setelah mengantar Retno pulang aku mendapat ciuman istimewa dari Mas
Ridwan dan Eros katanya mereka tak pernah membayangkan wanita lain
selama ini karena sebenarnya selama ini mereka sudah merasa cukup dengan
pelayananku.

Tapi hadirnya Retno membuat mereka tambah bahagia. Dan selama tiga hari
mereka berdua selalu dapat memuaskan Retno bahkan saat hari terakhir
Retno minta nginap dirumah dan mereka main sampai empat kali. Sebagai
isteri aku tetap gelisah melihat keperkasaan mereka berdua, namun
hadirnya Retno dapat sedikit mengobati kegelisahanku.

Sampai saat ini sudah hampir satu tahun aku Retno, Eros dan Mas Ridwan
melakukan ini. Retno tambah rajin memelihara dirinya dan ia makin
berbinar ia sangat menyenangi Mas Ridwan walau demikian kami semua
bahagia dan senang di setiap waktu.

Post Terkait