cerita dewasa

Cerita Dewasa 2 ABG Bule

Aku tinggal di salah satu negara terbaik di dunia tepatnya di Amerika, kirakira sudah hampir 6 tahun aku tinggal sendiri di salah satu gedung apartemen yang berada di kota New York, kamarnya dua, ada ruang tamu, dapur, dan balcon buat smoking, kadang temantemanku juga sering datang menginap, untuk bermain komputer diapartemenku, aku juga punya TV LED 50 inch, PS4, DVD player dan lainlain, jadi tempat ini siip deh. Aku bukan orang yang berada banget, semua itu hadiah dari saudarasaudara yang ikut bahagia karena aku bisa kuliah disini. So, syukurlah hehe..

Mungkin karena apartemen dan barangbarang electronic di rumahku aku dikagumi wanitawanita bule disini dikira aku loaded banget, alias rich boy jadi banyak yang tidak nolak kalau aku ajak jalan bukannya mau showoff, but aku bisa mendapatkan perempuan yang aku mau kapan saja, tapi aku nggak mau perempuan yang mencintaiku karana harta
kekayaanku.

Soal pacaran, aku tidak pernah berlangsung lama, karena aku salah bergaul, setiap wanita yang aku pacarin, semuanya mata duitan, kalau tidak dibeliin barang ini, atau itu, marah deh, terus minta putus. Jadi sudah kirakira 3 tahun aku hidup menjomblo.

Terus suatu hari, aku menang lotre $800, aku pergi ngambil duitnya dari salah satu gedung lotre tersebut, dan jalan menuju pulang. Waktu itu cuaca lagi lumayan dingin, salju turun sedikitsedikit. Terus, waktu lagi jalan, tibatiba ada suara Excuse me, spare some change? Aku lihat ke arah kiri, ada dua gadis bule lagi duduk di lantai depan Starbuck Coffe sambil tangannya di ulurkan ke arahku. Yang satu lagi hanya duduk merangkul kakinya.

Duh kasihan banget pikirku. Aku lalu aku berhenti, merogoh kantong celanaku, dan aku berikan uang $2.
Thank you, kata gadis itu sambil menerima uang yang aku berikan. setelah itu aku jalan lagi, sambil jalan pergi memang benar, setelah aku memberi uang tersebut, ada rasa yang hangat dalam hati. Sesampai di apartemen, aku cari sleeping bag bekas dan beberapa baju tebel tapi saya lupa kalau semuanya sudah kusumbang ke Salvation Army beberapa minggu yang lalu, terus aku pikir, hmm.. sudah mau natalan, temanteman pada pulang ke Indonesia, aku nggak ada teman main, gimana kalau aku undang saja tu cewek.

Lalu aku pergi ke tempat kedua gadis itu lagi. Tapi mereka sudah tidak ada, aku lihat kiri kanan dan ternyata kedua gadis itu ada di depan McDonalds, sambil megang kantong buat memesan makanan. Aku tunggu mereka di deket Starbucks Coffe, dan sewaktu mereka melihatku lagi, si gadis yang aku kasih uang tadi senyum padaku dan bilang Hi, kau sedang apa?, Traktir kita dong, kita udah daritadi belom makan nih? sambil tertawa.

Aku senyum saja Oke, Nih beli aja apa yang kamu mau. Si cewek yang aku kasih duit, namanya Merry dan cewek yang satunya lagi ternyata adiknya, bernama Jessie. Merry berusia 22 dan Jessie berusia 20. Mereka datang dari kota
lain. Aku jongkok dengan mereka, ngobrolngobrol sebentar, sambil nebeng makan kentang gorengnya yang di tawari Jessie.

Kurang lebih setengah jam kemudian, entah kenapa aku jadi ingin berhubungan seks, lalu aku ajak saja mereka ke apartemenku untuk menginap. Mereka kaget, Pertamanya sih pada kagak mau, cuma ujungujungnya mau juga setelah aku yakinkan bahwa aku tinggal sendirian di apartemen.

Sesampainya di apartemenku, mereka ber wah.., wah.., wah. Aku dimintai handuk buat mereka mandi. Ternyata mereka nggak pakai baju tebaltebal banget. Si Merry cuma memakai tshirt polos berwarna abuabu, sweater gap yang kotor dan jaket kulit, dan Jessie memakai lebih tebal, mungkin karena diberi sama Merry.

Duaduanya memang cakep sih, kulitnya putih banget (habis orang bule), tinggi mereka kirakira 170cm. Merry berambut coklat kotor (dirtyblonde) sebahu, dan Jessie berambut coklat juga lebih panjang dikit, agak berombak. Aku beri 2 pasang tshirtku dan beberapa celana pendek milik mantan pacarku. Mereka masuk ke kamar mandi bersama dan dan aku cuekcuek saja, habis adikkakak. Aku siapkan hot chocolate dan cookies.

Sehabis mereka keluar dari kamar mandi, waduh, cantiknya mereka berdua, Merry memakai tshirt GAPku yang berwarna putih, tanpa bra, karna aku bisa melihat putingnya yang pink dengan jelas, Jessie memakai tshirt Planet Hollywoodku yang berwarna putih juga dan tanta bra juga.

Setelah itu kita ngobrolngobrol sambil minum coklat panas, Jessie orangnya pendiam, tapi senyum terus, kalau Merry agak energetic dan bawel, sewaktu kita ngobrolngobrol, si Jessie berdiri dan berjalan menuju kulkas.
Mau Minum Chivas Regal? tanyanya.
Boleh, kataku, Tapi.., kamu kan masih anakanak kataku sambil
tertawa karena aku pikir si Jessie cuma bercanda.

Dia buka botol Chivas Regal tersebut dan meminumnya sedikit, lalu dia bawa
buat kakaknya, Gile, kirain dia bercanda pikirku.

Beberapa jam kemudian, aku meminta izin untuk tidur, tapi dipaksa temenin ngobrol semabri minum, aku suruh nonton TV saja mereka, tapi mereka tidak mau. Kelihatannya sih duaduanya juga sudah agak mabuk, soalnya wajah mereka merah banget, dan ngomongnya sedikit ngelantur.

Lalu aku suruh mereka tidur di kamarku yang queensized bed, dan aku tidur di sofa. Mereka menarikku untuk tidur dengan mereka. Waduh, rejeki anak soleh nih, pikirku, aku ikut saja, tibatiba mabuk dan puyengku hilang! hehehehe, mungkin karena pikiran kotor dan feeling bahwa aku akan score dengan mereka berdua.

Kami bertiga tiduran di ranjang, terus aku memeluk Merry karena dia lebih deket dengan tanganku. Aku menciumnya dan dia juga membalas ciumanku, Tanganku mulai bermain dari rambut, leher, sampai payudaranya. Kulepas Tshirtnya dengan cepat karna sudah napsu banget lama tidak berhubungan seks!

Kusedotsedot dengan kencang puting susunya, dan Merry merintih rintih Aku melirik ke arah Jessie ternyata dia berbaring sambil melihat aku dan kakanya bermain, Aku cuek saja dan nerusin plorotin celana dan celana dalam Merry. Bulu kemaluannya masih jarangjarang dan berwarna pirang juga, Hmm.., lezat, sudah lama nggak dapat nih, pikirku sambil memainkan lidahku di vaginanya yang sudah memerah, kumainkan lidahku di clitorisnya dengan cepat, dan Merry merintihrintih, rintihannya semakin membuatku menjadi bersemangat aku keluarkan teknik cunnilingus yang diajari teman dari jepangku, teknik meminum air. Merry meraungraung seperti orang kerasukan siluman macan, tangannya menjambak rambutku dan pinggangnya bergeliat naik turun, Setelah dia beberapa kali orgasme, aku cium seluruh tubuhnya sampai bibirnya harum dan nikmat sekali body orang bule. Terus dia berkata do my sister

Aku melihat ke arah Jessie dan dia sudah telanjang dan bermain dengan klitorisnya, aku cium dan sedot payudaranya yang masih sekal seperti mangga muda itu, dengan putingnya yang pink, Jessie menggigit bibir
bawahnya, menahan rasa geli pada daerah dadanya, lalu pelanpelan kuciumi seluruh tubuhnya
sampai ke arah vaginanya, Wah merah dan rapet banget! rezeki besar. Kumainkan lidahku di vaginanya, Jessie merintihrintih. Aku keluarkan tehnik meminum air sampai Jessie orgasme dua kali.

Kemudian aku berbaring dan kakakadik itu menciumi seluruh tubuhku, Aduh, aku merasa duniaku akan hancur, saking enaknya. Sampai mereka lepas celana boxerku dan bermain dengan penis dan biji kelotku. penisku nggak besarbesar banget sih, tapi bisa bikin wanita puas kok! he.., he.., he.., he.., kirakira 17cm, keras dan berurat, mereka berdua berebut penisku, dan akhirnya aku menarik Merry untuk mengangkang dimukaku dan aku bagai disurga, aku jilati memeknya yang nikmat itu, tidak berapa lama Merry orgasme lagi, aku tidurkan dia di sampingku, dan aku suruh dia untuk memasukan penisku ke memeknya, dengan pelanpelan, Merry naik memasukkan penisku ke liang kenikmatannya dengan susah.

Setelah kusuruh dia membasahi penisku dengan ludahnya, akhirnya masuk juga penisku ke dalam memeknya. Setelah masuk penisku semuanya, pelanpelan aku naik turun dan bergerak memutar, sambil memijatmijat payudara Merry yang tegak dan kenyal. Aku peluk dia sambil menghunjam penisku dengan cepat. Merry berteriak teriak keenakan sambil cursing. Kusuruh dia berbalik, punggungnya menghadap dadaku. My favorite position. Aku naik turun dengan cepat juga sambil aku menyuruhnya untuk menggoyangkan pinggulnya sambil memijitmijit payudaranya. Entah berapa kali aku merasakan sesuatu yang hangat di penisku Merry berteriak, Aahh yeahh.. fuck fuck.. ahh!

Aku rasa dia orgasme sampai 3 kali! Aku jilat cairan kewanitaannya sampai bersih, terus pindah ke Jessie, aku jilat dan basahi lagi liang kewanitaannya yang masih merah dan berdenyutdenyut, aku coba untuk memasukkan penisku tapi lubang memeknya Jessie masih belum terlalu besar seperti kakaknya. Aku naik ke mulut Jessie dan menyuruh untuk mengisap dan membasahi penisku, Dengan mata tertutup setengah sadar, dia mengulum kontolku dengan nikmatnya. Setelah cukup basah, aku coba lagi, senti demi senti masuk semuanya Jessie meraungraung kesakitan. Aku goyang pelanpelan, sambil menyedot puting susunya yang masih pink dan muda banget, missionary style.

Terus aku menyuruhnya untuk doggie style, tanpa melepas penisku dari memeknya, Aku dorongdorong, memutar, naik turun seperti rodeo, sambil memeluk tubuh Jessie yang merontaronta seperti ikan kehabisan air aku cium rambutnya, menggigit gigit pelan bahunya dan meremasremas payudaranya.

Sekitar 18 menit kemudian, setelah beberapa gaya dan setelah Jessie orgasme untuk ke entah berapa kalinya, aku keluar juga. Aku tiduri mereka berdua side by side dan memuncratkan spermaku ke muka mereka. Sehabis itu kita tidur, tapi aku belum puas juga dengan Jessie yang memeknya masih lumayan rapat untuk penisku. Dengan posisi 69 aku bermain dengan memeknya, entah sampai berapa lama.

Besoknya, di meja makan, kami ketawatawa dan bercandacanda, tapi malamnya, mereka bercerita apa yang sebenarnya terjadi pada mereka. Ternyata mereka di perkosa oleh pacar ibu mereka, dan mereka lari dari
rumah. Selama 5 hari penuh berpesta seks, aku akhirnya menyuruh mereka untuk telepon ibunya, setelah lama aku bujuk, akhirnya mereka telepon juga, Ibu mereka khawatir sekali dan ingin mereka pulang segera. Pacar ibunya sudah di tangkap oleh yang polisi Amerika.

Aku beri $200 buat Merry dan Jessie, untuk uang jajan dan ongkos naik bus. Setelah itu, aku antar ke Bus Station, dan mereka mengatakan Thank you, say good bye dengan ciuman mesra di pipi kiri dan kananku.

Post Terkait